Senin, 23 Agustus 2010

Sumber Energi Listrik Terbaru Yang Terinspirasi Dari Makhluk Laut


Inilah salah satu sumber energi yang baru-baru ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang ada di Australia. BioPower System adalah perusahaan teknologi energi terbaru berbasis di Sydney Australia.

Saat ini BioPower telah berhasil mengembangkan teknologi pembangkit energi arus laut bioSTREAM yang diinspirasi oleh gerakan ikan hiu dan bioWAVE yang terinspirasi dari tanaman laut. Teknologi lain yang dikembangkan adalah bioBase yang merupakan teknologi mooring untuk instalasi dasar laut yang juga mengambil prinsip-prinsip dari tanaman laut.

Teknologi bioSTREAM didesain untuk mengkonversi energi pasang surut dan arus laut menjadi listrik. Terinspirasi dari gerakan ikan hiu, bioSTREAM meniru gerakan tubuh bagian belakang ikan hiu (thunniform-mode swimming propulsion).

Sirip yang mirip ekor ikan hiu terpasang dibagian belakang dan akan bergerak melenggak-lenggok mengikuti gerakan air laut. Gerakan lenggak-lenggok inilah yang dikonversi menjadi listrik dengan menggunakan generator O-DRIVE.

bioStream berhasil memanfaatkan produk evolusi hydrodinamic selama 3,8 juta tahun yang telah dikembangkan oleh ikan hiu, tuna atau mackarel yang dikenal sebagai perenang paling efisien. Warisan alam luar biasa ini menghasilkan teknologi energi terbarukan yang efektif, ramah lingkungan dan murah.

Sistem bioSTREAM bergerak secara otomatis dan memiliki hanya dua bagian sederhana sehingga mudah dalam isntalasi. Sedikitnya bagian yang bergerak pada sistem bioSTREAM juga memungkinkan minimnya perawatan yang diperlukan.

Dari sisi lingkungan, sistem ini terbukti memiliki zero visual impact, gerakan yang lambat dan natural dari bioDTREAM menghasilkan gangguan ekosistem dasar laut yang minimal dan tidak menghasilkan polusi.

Secara koninyu, bioSTREAM secara otomatis mengikuti arah aliran air. Di alam bebas, sudah terbukti teknologi ini dapat bertahan dalam semua kondisi, termasuk mampu bertahan dalam badai sekalipun. Luasan gerakan yang lebar memungkinkannya untuk dapat menghasilkan sampai 2 MW per unit.

Pada tahun 2008, BioPower berencana mengembangkan skala pilot proyek dengan kapasitas 250 kW di lepas pantai Flinders Island negara bagian Tasmania. Di negara bagian yang sama juga akan diinstal sistem bioWAVE, tepatnya di lepas pantai barat King Island.

�Tujuan kami adalah kedua sistem dapat terhubung dengan jaringan distribusi di Tasmania. Saat ini diskusi awal telah dilakukan dengan Hydro Tasmania yang menyediakan listrik bagi kedua pulau tersebut.� demikian ungkap Dr Finnigan Chief Executive Officer BioPower.

Proyek ini memungkinkan pengembangan bioSTREAM dan bioWAVE sehingga siap untuk produksi komersial dalam beberapa tahun mendatang�, lanjutnya.

�Desain dan konsep kedua teknologi tersebut telah diverifikasi melalui serangkaian uji di the Australian Maritime College engineering laboratories dimana semua kemungkinan terbaik gelombang dan arus laut dihitung dan dianalisa menggunakan fasilitas simulasi aliran gelombang oleh ahli oseanografi di CSIRO Marine Research Laboratories.

Pada awal 2009 diharapkan instalasi keduanya dapat selesai. Unit ini akan menggantikan sistem pembangkit diesel yang selama ini dipakai di kedua pulau tersebut.Belum lama, BioPower berhasil mendapatkan hibah sebesar 5 juta dollar dalam kerangka the Australian Governments Industry Renewable Energy Development Initiative (REDI). Hibah ini melengkapi kebutuhan total dana proyek tersebut yang mencapai 10.3 juta dollar.

Dengan adanya pengembangan sumber energi baru ini diharapkan kebutuhan energi dapat lebih tercukupi dan lebih rendah terhadap polusi bila dibandingkan dengan sumber energi yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar