Selasa, 10 Agustus 2010

Ahli Akupuntur Asal Vietnam Klaim Bisa Ketahui Keperjakaan Seorang Pria


Ternyata keperjakaan seseorang dapat diketahui oleh orang ini. Seorang wanita yang memiliki keahlian dalam bidang akupuntur asal Vietnam, Pham Thi Hong, 53, mengklaim dirinya mampu mendeteksi keperjakaan pria melalui titik kecil di bagian telinga.

Menurut Pham, setiap pria memiliki titik kecil berwarna merah di belakang telinga. Titik itu akan hilang jika pria tersebut telah melakukan hubungan intim dengan wanita. Titik tak akan hilang ketika pria berhubungan dengan sesama jenis atau masturbasi.

Pham mendadak menjadi selebriti di Vietnam setelah berhasil membebaskan tiga tersangka pemerkosa di negaranya. "Mereka semua memiliki titik kecil merah di belakang telinga," kata Pham, seperti dikutip dari laman Associated Press. "Pengalaman saya selama bertahun-tahun meyakinkan saya bahwa tiga pria itu belum pernah berhubungan seks."

Setelah melakukan tes keperjakaan terhadap tiga pria, Pham kemudian melancarkan lobi kepada aparat penegak hukum untuk menolong ketiga pria. Ia bahkan membawa kasus itu presiden.

Jaksa penuntut umum akhirnya memutuskan untuk memeriksa kembali kasus tersebut. Meski keputusan itu sebenarnya ditunda karena prosedur cacat hukum yang dilakukan penyidik sebelumnya. "Kami berterima kasih atas usahanya," kata Nong Thi Hong Ha, pengacara dari salah satu tersangka yang dibebaskan.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa suatu hari nanti aku akan menggunakan metode ini untuk membantu tiga orang membuktikan ketidakbersalahan mereka," kata Pham yang mengembangkan metode itu dari pemeriksaan denyut nadi.

Metode dan klaim Pham mengundang skeptisisme dari sejumlah praktisi pengobatan alternatif di Vietnam. "Aku tidak pernah mendengar metode ini sebelumnya," kata Nguyen Van Hao, 60, seorang ahli akupuntur yang telah berlatih selama 14 tahun. "Dari sudut pandang medis, tidak mungkin untuk menentukan apakah seorang pria berhubungan seks atau tidak dengan merasakan denyut nadi atau memeriksa tempat merah di telinga mereka."

Mulai sekarang kelihatanya akan banyak pria di vietnam yang lebih berhati-hati dalam mengatakan status keperjakaan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar