Senin, 09 Agustus 2010

Kaca Gorilla Tren Kaca Terbaru Yang Jauh Lebih Kuat Dari Kaca Biasa


Inilah salah satu hasil dari kemajuan teknologi masa lalu yang dikembangkan lagi sehingga berguna sebagai penunjang bagi kemajuan teknologi saat ini. Kaca sangat kuat ditemukan pada 1962 diperkirakan akan menjadi sumber kekayaan luar biasa. Kaca ini akan jadi tren baru bagi komputer tablet layar sentuh dan TV mutakhir.

Kaca berusia 159 tahun itu sering disebut sebagai kaca Gorila. Kaca itu membuktikan kehebatannya di era 60-an, tetapi gagal digunakan dalam industri komersial. Kaca itu menghabiskan waktu sekitar satu setengah abad untuk penelitian.

Pelanggan pertama kaca itu baru muncul di 2008 dan perusahaan berhasil meraih pendapatan senilai US$170 juta (Rp1,5 triliun) untuk lapisan pelindung layar ponsel dan perangkat seluler lainnya.

Saat ini, tren dunia televisi telah melontarkan bisnis miliaran dolar. Penggunaan kaca tanpa bingkai dapat mengesankan sebuah karya seni yang menarik. Karena Gorilla sangat sulit untuk dirusak, penyok atau tergores, maka produsennya Corning mempertaruhkan inovasi agar menjadi kaca pilihan bagi industri TV.

Gorilla adalah kaca yang memliki kekuatan tiga sampai empat kali lebih kuat dari kaca biasa. Akan tetapi, kaca Gorilla ini bahkan lebih tipis dari uang logam, sehingga dapat menghemat beban dan biaya pengiriman.

Corning sedang dalam pembicaraan dengan produsen Asia untuk membawa kaca Gorilla ini masuk ke pasar TV di awal 2011. Perusahaan itu telah bekerja sama dengan perusahaan di Harrodsburg dan pabrik di Shizuoka , Jepang. “Ini akan menunjukkan kepada Anda betapa kami percaya diri soal ini,” ujar Presiden Corning Peter Volanakis.

Investor juga mulai menunjukkan perhatian pada Corning . Pada Juni lalu, Sanford C Bernstein & Co New York , meningkatkan proyeksi harga saham Cornings dan memperkirakan kaca Gorilla akan menjadi bisnis terbesar nomor dua di 2015. “ Ada berbagai pandangan mengapa produk ini akan berhasil,” kata analis Deutsche Bank Carter Shoop.

Investor akan berpikir, ini merupakan kesempatan yang luar biasa. “Kita harus melihat bagaimana konsumen bereaksi. Ini merupakan tren gaya hidup, bukan tren fungsional dan ini yang membuat peningkatan rasio pertumbuhan sangat sulit diprediksi,” ujar Volanakis.

“Produk ini akan menjadi pasar yang sangat potensial sebagai bagian dari jumlah kaca yang digunakan untuk tiap TV layar besar, maka kami akan berkembang dengan sangat cepat,” kata Presiden Corning. Berbasis di barat New York , Cornings menjadi produsen kaca liquid-crystal (LCD) terbesar di dunia untuk penggunaan komputer dan TV.

Corning memperkirakan lembaran Chemcor dapat diciptakan dengan cara ini, sehingga menjadi bahan kaca depan mobil pilihan. Tetapi saingan mereka Pilkington Bros asal Inggris melakukan pendekatan produksi massal sehingga harga jauh lebih murah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar