Sabtu, 07 Agustus 2010

Migrasi Kepiting Merah Di Pulau Christmas Australia


Ternyata bukan hanya burung atau bebek saja yang melakukan migrasi besar-besaran. Kepiting pun juga melakukan hal yang sama. Diperkirakan hingga 120 juta kepiting merah dari 14 spesies melakuakn migrasi. Selama migrasi mereka makan daun2 gugur, bunga atau jenis tanaman lainnya. Akan tetapi juga memakan binatang lainnya seperti serangga yang mereka temui, bahkan terkadang mereka juga makan kepiting sesamanya (kanibal). Kepiting ini ukurannya berkisar antara 10-20 cm, kepiting betina ukarannya lebih besar daripada sang jantan

Kepiting Merah di daerah Burrows Pulau Christmas Australia, merupakan jenis kepiting daerah endemik samudra Hindia. Tiap tahunnya, memasuki bulan Oktober-Desember kepiting merah ini akan migrasi besar-besaran, melewati daratan kemudian masuk ke pantai guna mencari tempat bertelur, selama migrasi, kepiting ini tetap bernafas menggunakan insangnya, untuk itu mereka menghindari terpaan sinar matahari guna menghindari kekeringan atau dehidrasi, selama dalam perjalan migrasi, karena hal tersebut akan menjadi ancaman bagi mereka.


Selama migrasi kepiting tersebut akan menutupi jalan-jalan, hingga untuk berjalan diantaranya sangat susah, mereka menutupi got, masuk rumah-rumah dan lain sebagainya. Penduduk setempat dibantu para relawan biasanya menggunakan sekop untuk membuka jalan, membuat jalur dengan cara memagari dan kemudian mengalihkan ke tempat lain. Namun, tidak sedikit yang mati, karena kepanasan, terinjak dan terlindas mobil. diperkirakan 10-15 juta kepiting mati dalam masa migrasi tersebut. Kepiting Merah Pulau Christmas tidak berbahaya. Tetapi karena jumlahnya cukup besar saat melakuakn migrasi, hal itu cukup meresahkan bagi penduduk setempat dan dianggap seperti halnya hama perusak. Meskipun begitu mereka tetap merupakan hewan yang perlu kita tolong agar keberadaanya tidak punah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar