Rabu, 21 Juli 2010

Sekolah Bayar Sayur, Ajarkan 4 Bahasa Pada Siswanya


Sekolah yang satu ini tergolong unik. Puluhan orang tua hari ini berbondong-bondong mendatangi sekolah alam di Dusun Jenesari, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Bila di sekolah umum lainnya proes belajar mengajar sudah mulai, namun di sekolah yang terbuka bagi siapapun itu, justru masih membuka pendaftaran siswa baru.

"Saya memilih disini karena memang tidak mempuanyai biaya untuk menyekolahkan anak saya di sekolah umum. Sebab, disini saya hanya cukup membawa sayur saja sudah bisa. Dan saya tidak kekhawatiran soal kualitas, karena dari informasi yang saya terima, kualitas sekolah alam ini juga tidak kalah dibanding RSBI sekalipun. Malah disini ada 4 bahasa yang diajarkan," ujar Purnomo (45), salah satu wali murid yang mendaftarkan anaknya, Senin (19/07/2010).

Perlu diketahui, Sekolah Alam atau Sekolah Sayur ini, masih membuka pendaftaran untuk SD dan SMP. Bahkan, siswa yang sekolah itu, ternyata tidak hanya dari Banyuwangi atau Indonesia saja. Sebab, tahun ini juga ada beberapa siswa yang berasal dari Malaysia. Makanya itu, di sekolah ini juga diberikan mata pelajaran bahasa asing seperti Bahasa Mandarin, Jepang dan Inggris dan Bahasa Arab serta bahasa percakapan sehari hari. Termasuk pelajaran informatika dan teknologi layaknya sekolah RSBI.

Tak hanya itu, untuk ekstrakurikuler, sekolah alam ini juga memberikan kegiatan Pramuka dan Outbound. "Saya sudah satu bulan disini. Dan saya senang sekali karena sekolah disini saya bisa mendapatkan pelajaran akhlaq, sedangkan di Malaysia tidak ada. Selain itu, pelajaran bahasa juga komplit disini selain Indonesia, juga diajarkan bahasa Arab, Mandarin, Inggris dan Bahasa Jepang. Saya sekolah disini karena Ayah saya diberitahu temannya," kata Hafidatus Syarifah (15), pelajar dari Malaysia.

Para wali murid yang mendaftarkan anaknya, tampak membawa bermacam jenis sayuran seperti kacang panjang, sayur bayam, dan kelapa, bahkan ada pula yang membawa seekor bebek. Dan kebanyakan, sayur yang dibawa wali murid itu, juga menjadi santapan siswa karena di sekolah tersebut, semua murid juga diajar untuk memasak.

Benar-benar sekolah yang unik bukan, ditengah mahalnya biaya pendidikan tapi sekolah ini malah memberikan alternatif jalan keluar yang luar biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar