Sabtu, 31 Juli 2010

Ratusan Penguin Ditemukan Mati Karena Kelaparan


Nasib penguin kelihatanya benar-benar berada pada tingkat yang kritis. Penguin-penguin tersebut kini terancam kepunahan dengan adanya ratusan penguin yang mati akibat kelaparan di sepanjang pantai Brazil. Para ilmuwan yang khawatir terus melakukan penyelidikan mengenai penyebab kematian tersebut.

"Sekitar 500 hewan bertubuh hitam-putih ini ditemukan mati dalam kurun 10 hari terakhir di kawasan Peruibe, Praia Grande, dan pantai Itanhaem di kawasan Sao Paulo," ujar Thiago Do Nascimento, ahli biologi di Peruibe Aquarium.

Seperti dikutip dari Yahoo News, sebagian besar penguin Magellan ini berimigrasi ke utara dari Argentina, Chile dan Kepulauan Falkland untuk mencari makanan di perairan hangat. Namun, kenyataannya banyak penguin tidak menemukan lokasi yang diinginkan.

"Otopsi yang dilakukan pada beberapa burung mengungkapkan bahwa perut mereka sama sekali kosong sehingga kemungkinan besar penguin ini mati kelaparan," kata Nascimento.

Para ilmuwan sedang menyelidiki apakah kehadiran arus yang kuat dan air dingin melebihi normal telah menyakiti populasi atau menggangu pola makan penguin. Tidak hanya itu, aktivitas manusia diperkirakan memiliki peran dalam kematian pinguin ini.

"Penangkapan ikan melebihi batas telah membuat jumlah ikan dan cumi-cumi menjadi langka," kata Nascimento.

Nascimento mengatakan bahwa penguin memang memiliki kebiasaan berenang ke arah utara setiap tahun. Namun mereka kemungkinan tersesat di sepanjang jalan atau kelelahan dan mati kelaparan, sehingga berakhir di pantai Brazil yang nyatanya jauh dari tempat hidup mereka.

Jumlah ini, menurut Mascimento, sangat aneh karena biasanya hanya 100-150 penguin yang muncul di kawasan itu setiap tahun dan sekitar 10 penguin yang mati.

"Apa yang mengkhawatirkan bagi kita,” kata Nascimento, "adalah jumlah yang sangat tinggi dari kematian penguin dalam jangka waktu yang pendek.

Mari kita mulai selamatkan hewan-hewan lanka dari kepunahan dengan tidak mengekploitasi sumber daya yang ada secara besar-besaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar