Jumat, 07 Januari 2011

Tuyul, Makhluk Gaib Dengan Bibir Vertikal

tuyul
Kita pasti sudah sering mendengar yang namanya tuyul. Makhluk gaib yang konon katanya sering dipelihara oleh manusia untuk membantu sang majikan tersebut mendapatkan kekayaan secara tidak wajar. Mungkin sebagian orang merasa bahwa itu hanyalah sebuah mitos, tapi sebagian orang menganggap bahwa keberadaan tuyul itu nyata dan benar-benar ada. 
Keberadaan tuyul sangat mirip dengan penampakan anak kecil, hanya bagian yang paling mencolok adalah bentuk bibirnya. Jika anak kecil memiliki letak bibir yang horizontal, sangat berbeda dengan tuyul yang katanya bentuk bibirnya adalah vetikal.Tuyul yang memiliki bibir vertikal tersebut adalah jenis tuyul yang paling banyak diPelihara orang, biasanya tuyul ini hidup bersama sang majikan. Yang menarik si tuyul ini di anggap seolah - olah seperti anaknya sendiri. Tidur juga bersama sang majikan. Sehingga tidak jarang si tuyul ini kerap terlihat menyusu dari wanita yang ada dirumah tersebut, entah itu si ibu atau anak gadis dengan di sadari atau tampa di sadari oleh mereka.Oleh karean itu, kadang ada beberapa kasus jika si majikan pemilik tuyul memiliki anak gadis maka tidak jarang si anak gadis terebut tidak laku-laku atau susah mendapatkan jodoh.

Jika si anak gadis dari pemilik tuyul tidak laku lama tidak mendapatkan jodoh, itu lebih karena aura tuyul memperburuk aura positif dari anak gadis tersbut, Aura negatif yang ditimbulkan oleh tuyul tersebut terjadi karena seringnya tuyul ini dekat atau bersentuhan dengan gadis. Disisi lain, kadang si tuyul ini tidak rela jika anak gadis yang tiap malam menemaninya tidur dimiliki orang lain.

si tuyul ini merasa bahwa gadis tersebut adalah kakak yang harus menemaninya setiap saat, sebagai ritual yang harus di lakoni tuyul menjelang tidur. hal ini yang sebenarnya menjadi sebab akan susah dapat jodohnya si anak gadis tersbut

Kebiasaan yang lain adalah tuyul ini sering diajak-ajak jalan-jalan oleh majikannya pada sore hari sebelum magrib, seperti layaknya hewan, tuyul ini diikat dan di ajak berkeliling oleh majikanya. Daerah tempat mereka jalan-jalan biasanya di dekat pasar tradisional. Si majikan duduk menunggu di suatu tempat, sedang si tuyul di biarkan mengembara di pasar tesebut untuk mengambil beberapa lembar uang pemilik para pedagang dan pada saat menjelang adzan magrib mereka akan kembali pulang. Begitulah cara kerja tuyul untuk membantu sang majikan mendapatkan kekayaan lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar