Selasa, 18 Januari 2011

Rahasia Unik Cacing Planaria Telah Di Bongkar Oleh Ilmuwan

cacing-planaria
Setiap hewan biasanya memiliki sebuah kemampuan unik yang jarang atau bahkan tidak dimiliki oleh hewan yang lainya. Salah satunya seperti kemampuan yang dimiliki oleh cacing planaria ini. Cacing planaria tersebut dapat menumbuhkan bagian tubuhnya yang telah terpotong. Kemampuan cacing Planaria disebabkan oleh sebuah gen. Hal ini ditemukan oleh ilmuwan dari University of Nottingham.

Riset ini mengilhami para ilmuwan, untuk bisa mewujudkan hal ini pada manusia. Dengan demikian, bukan tidak mungkin jika suatu hari nanti manusia bisa menumbuhkan lagi organ tubuhnya yang rusak atau menua seperti yang dilakuakn cacing planaria tersebut.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Aziz Aboobaker ini, memperlihatkan sebuah gen bernama 'Smed-prep'. Gen inilah yang berperan memperbaiki dan menumbuhkan lagi anggota badan seperti kepala dan otak pada cacing Planaria.

Dilansir Daily Mail, cacing Planaria berisi sel induk dewasa yang secara konstan membagi diri dan bisa berubah menggantikan semua jenis sel tubuh yang hilang. Cacing ini juga memiliki sekumpulan gen yang bekerja menumbuhkan bagian tubuh yang terpotong dengan ukuran yang pas serta di tempat yang tepat.

"Cacing mengagumkan ini membuka mata kita untuk melakukan observasi lebih lengkap tentang regenerasi jaringan tubuh pada cacing. Hewan sederhana ini bisa meregenerasi dirinya dengan cara yang ajaib," kata Aboobaker.

Dalam penelitian ini mereka menemukan bahwa kehadiran Smed-prep sangat penting sehingga kepala dan otak yang teramputasi bisa tumbuh kembali di tempat yang tepat.

Selain itu, sel induk cacing masih bisa 'dibujuk' untuk membentuk sel otak akibat dari aktivitas gen lain yang tidak berhubungan. Tanpa Smed-prep, sel-sel ini tidak mengatur diri mereka untuk membentuk otak secara normal.

Ternyata sebuah hewan kecil terkadang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa jika dibandingkan dengan manusia, salah satu contohnya adalah cacing planaria tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar