Tampilkan postingan dengan label gunung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gunung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 September 2010

Ilmuwan Prediksi Lapisan Gletser Di Puncak Jaya Wijaya Papua Akan Menghilang

Mungkin inilah salah satu dampak buruk dari adanya global warming yang semakin hari semakin bertambah parah. Ilmuwan mengkhawatirkan hilangnyalapisan gletser di Puncak Jaya, Irian Jaya. Inti es gletser sangat bernilai, karena mirip kapsul waktu iklim yang terkubur ribuan tahun.

Batuan es telah diekstraksi pada bulan Juni lalu. Para glaciologist melakukan pengeboran selama dua minggu untuk melelehkan inti es di atas Puncak Jaya, Indonesia. Seperti dikutip dari Yahoo News, tim ini dipimpin oleh Dwi Santoso dari Columbia University. Ahli gletser yang melakukan pengeboran, Lonnie Thompson dari Ohio State University, mengatakan bahwa lapisan es ini akan benar-benar menghilang beberapa tahun mendatang.

Inti es gletser sangat bernilai karena mirip kapsul waktu iklim yang terkubur ribuan tahun, terlihat dari lapisan es dan salju yang berada di atas gletser. Inti es menyerupai gelembung kecil berisi sampel atmosfer yang terperangkap saat lapisan es pertama terbentuk. Dengan membuka ‘rahasia’ ini, ilmuwan akan mengetahui bagaimana perubahan iklim selama ribuan tahun.

Para peneliti berhasil mendapatkan tiga inti es dari puncak gletser Northwall Firn. Di Puncak Sumantri, ilmuwan memperoleh dua inti es dari kedalaman 30 meter. Di Puncak Soekarno, tim berhasil mengekstraksi inti es dari kedalaman 26 meter.

Para glaciologist berharap bahwa data baru ini akan memberikan catatan jangka panjang dari fenomena El Nino-Southern Oscillation (ENSO) yang mengontrol perubahan iklim di daerah tropis, serta mempengaruhi pola cuaca di tempat lain termasuk Amerika Serikat.

Analisis pertama dari inti es ini diharapkan muncul pada bulan Desember, kata para peneliti. Semoga saja dampak dari adanya global warming tidak semakin bertambah parah sehingga dampak buruk dari kerusakan lingkungan hidup dapat terselamatkan.

Senin, 16 Agustus 2010

Bakteri Di Danau Argentina Menjadi Petunjuk Mengungkap Awal Mula Kehidupan Di Bumi

Penemuan bakteri jenis baru ini sangat berguna sekali untuk mengungkap asal muasal kehidupan manusia maupun untuk pengembangan kehidupan manusia diluar planet bumi.

Seperti dikutip dari Yahoo News, para peneliti telah menemukan jutaan bakteri super yang berkembang di danau Diamante, danau yang berada di tengah kawah gunung berapi raksasa yang terletak di 15.400 kaki di atas permukaan laut. Habitat bakteri di danau ini mirip dengan kehidupan primitif bumi dimana belum ada organisme yang hidup dan bernafas.

Kondisi air danau ini mengandung arsenik tinggi dan alkaline sehingga memberikan penerangan pada kehidupan di luar Bumi. "Ini adalah ketertarikan ilmiah yang besar di mana berfungsi sebagai jendela untuk melihat ke masa lalu kita. Penemuan ini juga berfungsi sebagai ilmu astrobiologi untuk mengetahui kehidupan di planet lain," kata Maria Eugenia Farias, bagian dari tim yang menemukan bentuk-bentuk kehidupan di Danau Diamante awal tahun ini.

Jika bakteri dapat bertahan di danau ini, ujar Maria, teori tersebut juga bisa diterapkan di tempat lain seperti Mars. Perkiraan bahwa "extremophiles" telah ditemukan di bagian lain di dunia maka ini dapat mempunyai nilai komersial yang signifikan.

“Apa yang kita miliki saat ini merupakan bagian dari rangkaian kondisi ekstrim yang terkumpul dalam satu tempat. Ini yang membuat tempat tersebut paling unik di seluruh dunia,” kata Faras, ahli mikrobiologi di National Scientific and Technical Research Council di Tucuman.

Danau tersebut memiliki tingkat arsenik 20.000 kali lebih tinggi dibandingkan tingkat yang dianggap aman untuk minum air. Suhu danau juga sering di bawah titik beku. Air di danau Argentina tersebut sangat asin-lima kali lebih asin daripada air laut, sehingga es tidak pernah terbentuk.

Mutasi bakteri DNA yang dapat bertahan hidup di radiasi ultra-violet dan level oksigen rendah yang ditemukan pada ketinggian tersebut mampu menarik perhatian industri farmasi untuk mengembangkan produk tabir surya.

Penemuan bakteri ini bisa menjadi awal yag bagus untuk berbagai pengembangan teknologi yang berguna untuk kelanjutan hidup manusia dimasa yang akan datang.

Jumat, 23 Juli 2010

Teori Bumi Berongga, Hollow Earth

Pernahkah anda mendengar teori yang menyatakan bahwa bumi memiliki rongga dan ada dunia lain di bawah bumi yang kita diami. Pada masa Sumeria kuno, dunia bawah tanah sudah pernah disinggung dalam Epic of Gilgamesh. Di Babylonia, ada kisah mengenai turunnya Ishtar ke dunia bawah tanah. Dalam buku Mesir Kuno "Egyptian book of the Dead", dunia di bawah tanah juga disinggung berkali-kali.

Dalam legenda suku Indian Hopi, bahkan ada panduan bagi kita untuk bisa masuk ke dalam perut bumi yang berongga. Menurut suku ini, dunia yang kita diami adalah dunia keempat. Tiga dunia lainnya berada di dalam perut bumi dan salah satu pintunya berada di antara ngarai-ngarai raksasa Colorado.

Mungkin yang paling menarik dari semuanya adalah legenda Tibet mengenai Agharta yang secara harfiah berarti "Kerajaan bawah tanah di pusat bumi dimana raja dunia memerintah".

Menarik, karena masyarakat Tibet menggambarkannya dengan cukup lengkap. Bahkan menurut mereka, kerajaan Shambhala yang misterius juga berada di dalam perut bumi.

Pantas, tidak ada yang bisa menemukannya.

Setelah cukup lama dikenal di dalam legenda-legenda kuno masyarakat dunia, ide bahwa bumi ini memiliki rongga mulai mendapat tempat di dunia sains modern.

Hollow Earth dalam Sains
Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, Plato memang telah menyinggung adanya lorong-lorong bawah tanah yang membentuk struktur bumi. Namun, pandangan ini baru mendapatkan perhatian ketika dicetuskan oleh ilmuwan ternama bernama Edmund Halley.

Edmund Halley (1656-1742) adalah seorang astronom Inggris yang secara tepat berhasil mengkalkulasi orbit komet yang melewati bumi setiap 76 tahun. Kita mengenalnya sebagai komet Halley.

Ia mencetuskan ide mengenai hollow earth pada tahun 1692. Menurutnya, di bawah kerak bumi yang setebal 500 kaki, ada ruang berongga yang di dalamnya memiliki atmosfer yang mendukung kehidupan.

Bagi kita yang mendengarnya, mungkin mengira Halley terjebak ke dalam pseudo science yang mendasarkan teorinya pada legenda semata. Namun, ternyata ia punya alasan sains yang cukup masuk akal.

Bahkan ia menuangkannya ke dalam sebuah paper yang memiliki judul cukup panjang, yaitu: "An account of the cause of the change of the variation of the magnetical needle with an hypothesis of the structure of the internal parts of the earth: as it was proposed to the Royal Society in one of their later meetings".

Teori ini diambil oleh Halley karena ia menemukan adanya variasi-variasi di dalam medan magnet bumi. Salah satunya, menurutnya, adalah medan magnet yang berasal dari bola di dalam perut bumi. Ini membuatnya berkesimpulan kalau ada empat bola konsentris berongga di dalam perut bumi. Bola-bola berongga ini memiliki atmosfer yang bisa mendukung kehidupan.


Menurutnya, Aurora borealis yang sering terlihat di kutub sebenarnya adalah gas bercahaya di dalam perut bumi yang berhasil lolos dari lapisan tipis kerak bumi di wilayah kutub.

Teori yang diajukan oleh Halley kemudian diadopsi oleh ilmuwan ternama lainnya, seorang ahli matematika bernama Leonhard Euler (1707-1783) dan John Leslie (1766-1832).

Bedanya, Euler menolak ide adanya beberapa bola konsentris seperti yang diajukan Halley dan menggantikannya dengan satu bola berongga yang memiliki matahari berdiameter 600 mil yang menyediakan cahaya dan panas untuk peradaban luar biasa yang hidup disana.


Di lain pihak, John Leslie memang memiliki pendapat yang mirip dengan Euler. Bedanya, ia percaya kalau matahari yang ada di dalam bola berongga itu ada dua, bukan satu. Ia memberi keduanya nama Pluto dan Proserpine.

Lalu, teori hollow earth kembali diadopsi oleh John Cleves Symmes (1780) yang sampai akhir hayatnya memperjuangkan teori ini tanpa kenal lelah.

Symmes adalah mantan tentara dan pengusaha. Ia juga percaya kalau bumi ini memiliki rongga dan jalan masuk menuju rongga itu berada di kutub utara dan selatan. Ia memperkirakan jalan masuk ini memiliki lebar 4.000 mil dan 6.000 mil.


Perjuangan Symmes bahkan sampai membuatnya berhasil melobi kongres Amerika sehingga presiden Amerika saat, John Quincy Adams, menyetujui pendanaan ekspedisi menuju Antartika. Namun, sebelum sempat dikucurkan, presiden berikutnya, Andrew Jackson, membekukan pendanaan itu.

Ekspedisi mencari pintu Hollow Earth
Setelah kematian Symmes, salah seorang pengikutnya yang bernama Jeremiah Reynolds, berhasil meyakinkan pemerintah Amerika untuk melakukan ekspedisi ke Antartika pada tahun 1838.

Memang para penjelajah tidak menemukan lubang raksasa disana, namun mereka menemukan bukti kalau Antartika bukan cuma sekedar wilayah es, melainkan benua bumi yang ke-7.

Teori Hollow Earth kembali mendapat perhatian pada tahun 1846 karena adanya penemuan bangkai utuh seekor Mammoth di Siberia.

Dalam tubuh mammoth itu ditemukan tanaman yang belum tercerna. Ini menunjukkan kalau hewan ini mati dengan tiba-tiba ketika sedang makan. Beberapa orang percaya kalau makhluk itu awalnya hidup di wilayah hangat di dalam hollow earth. Lalu, tanpa sengaja tersesat keluar lewat lubang di kutub utara. Ketika bertemu dengan wilayah dingin, hewan ini mati seketika.

Tentu saja, ini cuma teori yang tidak bisa dibuktikan. Tapi paling tidak penemuan ini membuat antusiasme mengenai Hollow earth terus berkembang hingga menarik perhatian Jules Verne, seorang penulis fiksi sains.

Pada tahun 1864, ia menerbitkan buku berjudul Journey to the Center of the Earth yang menceritakan mengenai sebuah lubang di Islandia yang menuju ke dalam perut bumi.

Pada tahun 1869, teori Hollow earth mulai berkembang menjadi semakin mengada-ngada.

Cyrus Teed dan Hollow Earth

Cyrus Reed Teed, seorang herbalis dan alkemis, mengaku kalau ia mendapatkan penglihatan mengenai seorang wanita yang memberitahukan kepadanya kalau ia berasal dari dalam rongga di dalam perut bumi.

Penglihatan ini cukup mempengaruhi hidup Teed. Empat puluh tahun berikutnya, ia mempromosikan ide ini ke seluruh dunia. Bahkan ia mendirikan sebuah sekte bernama Koreshans yang pengajarannya berkisar kepada dunia Hollow Earth.

Tidak sampai disitu, Teed kemudian memperkenalkan modifikasi baru dari teori hollow earth yang sering disebut Concave Sphere. Menurutnya, KITA-lah yang sedang hidup di dalam rongga bumi. Jadi, ada manusia lain yang hidup di dunia atas.


Tidak ada Lubang di Kutub
Pada awal abad ke-20, transportasi sangat minim. Wilayah kutub belum terjelajahi dengan sepenuhnya. Karena itu, tentu saja teori Hollow Earth akan menjadi sangat susah dibantah.

Tapi, semuanya berubah ketika penerbang Richard E.Byrd (1888-1957) berhasil melakukan penerbangan melintasi kutub utara dan selatan. Ia tidak menemukan adanya lubang raksasa seperti yang dipercaya para penganut teori Hollow earth.

Pada abad 20. kutub utara dan selatan bukan lagi wilayah yang misterius. Transportasi yang lebih maju dan satelit yang secara teratur menghasilkan citra bumi dari luar angkasa sebenarnya sudah bisa menjelaskan kalau di kutub utara dan selatan, tidak terdapat lubang menuju Hollow Earth.

Hollow Earth dan UFO

Walaupun begitu, teori ini masih saja menarik perhatian banyak orang. Bahkan, mereka mulai mengaitkannya dengan fenomena UFO. Contohnya Ernst Zundel yang menulis buku berjudul UFOs - Nazi Secret Weapons?.

Ia mengklaim kalau Hitler dan batalyon terakhirnya berhasil lari ke Argentina dengan sebuah kapal selam, lalu mendirikan sebuah markas untuk piring terbang di sebuah lubang di kutub selatan yang mengarah ke dalam perut bumi. Zundel juga percaya kalau Nazi berasal dari ras terpisah yang berasal dari dalam perut bumi. Sepertinya Zundel memiliki pandangan yang sama dengan Hitler.

Pandangan ini mungkin muncul karena pada tahun 1940an, Hitler yang menjadi sangat tertarik dengan ide mengenai Hollow Earth disebut pernah mengirim ekspedisi menuju Rugen, salah satu pulau di Baltic, walaupun tidak membawa hasil.

Ray Palmer adalah penulis lain yang mengkaitkan antara Hollow earth dengan piring terbang. Pada tahun 1940an, bersama Richard Shaver, ia berspekulasi: 'Karena UFO sering terlihat di langit bumi sepanjang sejarah, maka pastilah UFO-UFO tersebut berasal dari bumi'.

Jadi, menurut mereka, UFO tersebut sebenarnya berasal dari dalam perut bumi yang berongga. Shaver bahkan mengaku pernah tinggal bersama orang-orang dari dalam perut bumi. Pandangan ini membuat keduanya dikenal sebagai bapak gerakan ufology modern. Tentu saja teori ini akan sangat sulit dibuktikan. Tetapi, tetap saja banyak orang lain yang masih percaya adanya rongga di dalam perut bumi.

Beberapa bahkan mengaku pernah masuk kedalamnya. Ada yang bilang kalau mereka mencapai rongga di dalam perut bumi lewat gua-gua purba atau lubang pertambangan kuno. Ada lagi yang berteori kalau segitiga bermuda adalah jalan masuk menuju rongga di dalam perut bumi.

Sebagian percaya kalau pintu masuk yang sebenarnya bukan di wilayah kutub, melainkan di wilayah lainnya di dunia seperti Gunung Shasta di California, Gua Mammoth di Kentucky atau pegunungan Himalaya di Tibet.

Gunung Shasta

Pada tahun 1993, Katharina Wilson menulis sebuah buku berjudul The Alien Jigsaw. Dalam bukunya, ia menceritakan mengenai pengalamannya diculik oleh alien dan dibawa ke dunia bawah tanah. Buku serupa juga pernah ditulis tahun 1995 oleh Timothy Good yang menceritakan pengalamannya dibawa ke markas UFO di dalam tanah.

Ketika Halley dan Euler merumuskan teori Hollow Earth, tidak ada yang menganggapnya mengada-ngada. Soalnya, para ilmuwan itu hidup di abad ke-17 dimana ilmu pengetahuan mengenai struktur bumi belum sempurna. Lagipula, banyak wilayah bumi yang belum terjelajahi. Tapi, ketika sains modern mulai berkembang, kitapun tahu kalau bumi ini tidak berongga.

Struktur Bumi yang Sebenarnya
Bagaimana kita bisa yakin kalau bumi ini tidak berongga?

Ada beberapa argumen, misalnya, walaupun kita tidak pernah melihat isi perut bumi, namun kita bisa "melihatnya" dengan menggunakan vibrasi (umumnya lewat gempa bumi) yang bergerak dari ujung bumi yang satu ke yang lain. Dengan menggunakan metode ini, para geologis bisa menggambarkan kondisi struktur bumi yang sebenarnya. Dari sini kita tahu kalau bumi ini memiliki inti dan kerak bumi, tanpa rongga tentu saja.


Jika bumi ini berongga, maka ia akan memberikan hasil yang berbeda dalam pengamatan seismik.

Lalu, kita juga tahu kalau di bawah kerak bumi, terdapat batu-batuan panas cair yang bernama magma. Ini bisa terjadi karena suhu akan menjadi semakin tinggi sesuai dengan kedalaman. Pada kedalaman sekitar 100 kilometer, suhu di dalam perut bumi diperkirakan sebesar 1.200 derajat celcius.

Magma ini bisa keluar menuju permukaan bumi lewat gunung-gunung api di seluruh dunia. Magma yang keluar dari perut bumi disebut dengan Lava. Kalau ada rongga di dalam perut bumi, Bagaimana menjelaskan pengaruh suhu yang tinggi ini terhadap rongga tersebut?

Struktur bumi yang kita kenal sekarang juga terlihat ketika manusia membuat lubang ke dalam perut bumi. Lubang terdalam yang dibuat oleh manusia saat ini adalah lubang yang terdapat di Sovyet. Dalamnya 12,3 kilometer. Sampai sejauh ini apa yang diamati dari pengeboran itu masih sesuai dengan ilmu geologi yang dikenal saat ini.

Jadi, kita tidak pernah menemukan lubang raksasa di kutub. Kita juga tidak punya bukti kalau bumi ini berongga dan ada matahari yang menyertainya. Sekarang, bahkan dengan mudah kita dapat mengakses google earth dan melihat sendiri kondisi di kutub atau tempat-tempat lain di dunia.

Jumat, 16 Juli 2010

Roraima, Gunung Datar Terbesar Di Dunia


Gunung yang satu ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan gunung-gunung yang lain. Gunung Roraima mulai terkenal pada tahun 1912 ketika Sir Arthur Conan Doyle-menulis novel fiksi yang berjudul The Lost World. dia melakuan pendakian ke gunung Roraima-untuk melakukan eksplorasi dalam riset pencarian spesies tanaman prasejarah dan dinosaurus yang diyakini hidup terisolasi dan tidak berubah selama jutaan tahun di puncak gunung.


Conan-Doyle diilhami oleh ahli botani Inggris Everard Im Thurn yang pada 18 Desember 1884 dengan Harry Perkins, mereka merupakan orang pertama yang mencapai puncak Gunung Roraima. Im Thurn dan Perkins bukan orang Eropa pertama yang melihat Gunung Roraima, orang pertama eropa yang melihatnya adalah seorang penjelajah Jerman Robert Schomburgk yang seorang ilmuwan yang penjelajah daerah Britains Royal Society pada 1838.


Menyampaikan ceramah dalam ekspedisi nya yang ketika itu dihadiri Conan-Doyle. yang kemudian mengilhaminya untuk melakukan penjelajahan ke gunung roraima

Im Thurn dan Perkins mendaki Gunung Roraima dari tenggara dengan apa yang sekarang disebut Im Thurn rute, satu-satunya cara termudah untuk mencapai puncak. dalam ekspedisiNya Im Thurn harus berjuang menempuh jarak ratusan kilometer juga melewati sungai dan hutan-hutan liar beserta binatang buas yang berbahaya.

Setelah Im Thurn dan Perkins, banyak ekspedisi ilmiah Inggris yang datang untuk mengumpulkan dan melakukan penelitian mengenai flora dan fauna aneh yang ada di gunung roraima dan menghasilkan banyak spesies baru yang ada di sana. dan gunung ini sudah ditetapkan dalam daftar situs warisan dunia. Jadi kita harus tetap menjaga warisan dunia yang satu ini.

Selasa, 08 September 2009

Spesies Tikus Baru Dari Papua Nugini

Pedalaman papua nugini memang banyak menyimpan berbagai hal yang baru untuk ditemukan. Sebuah spesies tikus raksasa ditemukan di pedalaman hutan Papua Nugini. Tikus tersebut tidak takut sedikit pun pada manusia dan membuatnya sebagai spesies tikus terbesar di seluruh dunia.

Makhluk sepanjang 82 cm itu ditemukan oleh sebuah tim ekspedisi BBC yang sedang memfilmkan program Lost Land of the Volcano. Tikus itu merupakan salah satu dari sejumlah hewan eksotik yang ditemukan tim ekspedisi tersebut.

Seperti spesies eksotis lainnya, tikus itu dipercaya hanya hidup di kawah gunung Bosavi saja. "Ini merupakan salah satu tikus terbesar di dunia. Ini seekor tikus sengguhan, sama seperti yang ada di selokan," kata Dr Kristofer Helgen, mammalogist (ahli mamalia) yang bekerja di museum nasional sejarah dan alam Smithsonian, dan ikut mendampingi tim ekspedisi BBC.

Awalnya, tikus raksasa ini terlihat oleh jebakan kamera inframerah. Secepatnya tim itu menerka merupakan spesies yang tidak pernah tercatat oleh ilmu pengetahuan sebelumnya, akan tetapi agar yakin mereka membutuhkan hewan itu hidup.

Lalu pemandu yang menemani tim itu menangkap spesimen itu hidup-hidup. "Saya pernah punya kucing yang seukuran dengan tikus ini," kata Buchanan.

Tikus yang tertangkap tersebut memiliki panjang 82 cm diukur dari hidung hingga buntutnya, dan memiliki berat 1.5kg. Hewan itu memiliki bulu tebal berwarna abu-abu kecoklatan, hal tersebut dipercayai para ilmuwan yang memeriksanya untuk menolong hewan tersebut dalam kondisi basah dan dingin yang dapat terjadi di kawah gunung. Lokasi penemuan tikus tersebut berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Pada penelitian awal dikatakan tikus tersebut tergolong dalam genus Mallomys, yang dihuni oleh spesies besar lainnya. Untuk sementara waktu tikus tersebut dikatakan sebagai tikus berbulu tebal Bosavi, sedangkan nama ilmiahnya belum disepakati

Selanjutnya spesies apalagi ya yang akan di temukan dari daratan papua nugini tersebut.

Senin, 07 September 2009

Kubah Kiamat Penyimpan Biji-bijian Sudah Mulai Di Fungsikan Di Kutub Utara

Pernahkah anda mendengar tentang sebuah tempat yang dibangun di kutub utara yang disebut Kubah Kiamat. Sebuah bangunan sangat kuat yang dibangun di Kutub Utara untuk menyimpan biji-bijian dari seluruh dunia resmi difungsikan. Fasilitas yang disebut sebagai Kubah Kiamat (Doomsday Vault) ini dibuat di dalam sebuah gunung beku di Kepulauan Svalbard, Norwegia, 1100 kilometer dari kutub utara.
Kubah ini akan berfungsi untuk menyimpan biji-bijian dari seluruh dunia guna melindungi plasma nutfah. Harapannya, jika terjadi bencana besar yang melanda dunia, biji-bijian yang disimpan di kubah itu akan bisa menjadi sumber penyelamat manusia sebelum terjadi kelaparan.

Karena fungsi sebagai penyelamat manusia, maka kubah itu diberi nama Kubah Kiamat (Doomsday Vault). Kubah tersebut terletak di dalam sebuah gunung beku di Kepulauan Svalbard, Norwegia, 1100 kilometer dari Kutub Utara.

Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg menyebut bahwa Svalbard Global Seed Vault merupakan kebijakan penyelamatan kami. “Ini adalah ‘Bahtera Nuh’ untuk melindungi keragaman biologi generasi masa depan,” ujar Jens Stoltenberg dalam upacara peresmian kubah itu.

Acara yang monumental tersebut juga dihadiri oleh Presiden Komisi Eropa, Jose Manual Barroso, dan penerima Nobel Perdamaian 2004, Wangari Maathai, dari Kenya.

Setelah diresmikan, kubah yang berada di dalam perut gunung sedalam 127,5 meter ini akan menyimpan cadangan bibit dari ratusan bank benih dari seluruh dunia. Ruangan di dalamnya dapat memuat 4,5 juta sampel benih.

Kubah yang pembangunannya memakan biaya US$9,1 juta-hasil kerja sama Global Crop Diversity Trust, lembaga yang didanai badan PBB untuk urusan pangan atau FAO (Food and Agriculture Organization) dan Biodiversity Internasional yang berbasis di Roma, Italia-diharapkan benar-benar bisa jadi solusi masa depan demi kelangsungan kehidupan manusia.

Apakah kiamat benar-benar sudah dekat dan akan terjadi sehingga bangunan ini sudah mulai di fungsikan.

Minggu, 30 Agustus 2009

Beberapa Kanibalisme Yang Terkenal Di Dunia

Inilah Beberapa kanibalisme yang pernah terjadi dan sangat terkenal di dunia.

1. Stella Maris College Rugby Team,Uruguay

Pada tanggal 13 Oktober 1972 tim rugby sekolah Stella Maris mengadakan perjalanan dari Montevideo, Uruguay untuk bermain di Santiago Chile. Akibat cuaca buruk dan kesalahan pilot, pesawat jatuh dipuncak gunung yang tak dikenal di perbatasan Chile dan Argentina.dengan berpenumpang 45 orang,pesawat tersebut tidak ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 11 hari, dan semua penumpang pun diperkirakan sudah mati. Mereka tinggal di atas gunung selama dua bulan, dengan tidak adanya makanan diatas gunung, maka mereka memakan teman mereka satu persatu siapa saja yang mati duluan.

2. Carib West Indian Tribes

Pada tahun 1492, Christoprus Colombus menemukan kepulauan Karibia. Dan penduduk aslinya yang setengah telanjang ternyata adalah kanibal. Bagi bangsa Eropa waktu itu, kanibal merupakan makhluk yang sangat berbahaya. Inilah asal-muasal terjadinya pembantaian dan eksploitasi. Etnis asal Amerika Selatan yang tinggal di sekitar Brazilia, Paraguay, dan Argentina, bernama Tupinamba, memiliki kebiasaan menyantap tawanan perangnya sebagai aksi balas dendam demi keluarga yang gugur dalam peperangan. Praktik semacam ini dikenal sebagai Endokanibalisme. Adat tersebut tetap dilakukan sampai awal abad 17. Setelah masuknya bangsa Eropa, terutama Spanyol, suku ini kemudian menghilang. Sebagian berpindah tempat dan sisanya berasimilasi dengan masyarakat Brazilia. Di Amerika Serikat ditemukan bekas-bekas kanibalisme yang dilakukan oleh Anasazis, Suku Indian kuno yang musnah 1.300 tahun yang lalu. Di sana ditemukan debu dan pecahan tulang, bekas-bekas pengelupasan kulit kepala, mutilasi, bekas luka bakar, dan pemanggangan daging manusia di atas periuk. Suku Aztec melakukan kanibalisme dalam ritual keagamaannya. Semula, yang menjadi korban adalah tawanan perang, tetapi kemudian merambat pula pada anggota suku sendiri. Diduga, sebagai hukuman bagi kejahatan yang telah dilakukan oleh anggota suku tersebut.

3. Jeffrey Dahmer

Adalah seorang laki-laki biasa kelahiran Amerika pada tanggal 12 Mei 1960, yang konon katanya disebut-sebut sebagai Jack the Ripper ke-2, dan tak hanya itu saja, menurut sumber, Jeffrey juga melakukan kanibalisme pada setiap korban yang dibunuhnya, waaoow apakah sumanto reinkarnasi dari Jeffrey ? Masa kecil Jeffrey layaknya seperti keluarga normal lainnya kecuali si Jeffrey itu sendiri, Jeffrey kecil bersekolah di SD Revere school dan pada saat itu dia mempunyai kebiasaan aneh yaitu memutilasi binatang-binatang yang sudah mati, ya misal anak kucing yang terlindas mobil dan badannya sudah hancur pun masih sempat dipotong-potong lagi olehnya. Kehidupa remaja Jeffrey pun makin menjadi, dia pemabuk berat dan mempunyai orientasi seks yang menyimpang, Jeffrey homo!!. Dan sejak itu dia mulai kencan dengan sesama jenisnya dan dia pun tidak segan-segan membunuh teman kencannya itu sendiri. Kegilaan Jeffrey pun semakin mantap dan paten pada saat dia tumbuh dewasa, Setiap ada party homo dia selalu datang dan membawa teman-teman kencannya, yang pastinya pria, dan setelah puas dengan hawa nafsunya, di bunuhlah teman kencannya itu dengan cara mutilasi atau mencincang. Semua korban dari kegiatan sadis jeffrey ini adalah laki-laki kisaran umur antara 14-36 tahun. Korban pertamanya, anak laki-laki berumur 14 tahun bernama Konerak Sinthasomphone.
Orang-orang yang telah dibunuh:

4. Armin Meiwes
Apa yang terjadi pada malam tanggal 9 Maret 2001, di luar jangkauan pemikiran orang normal. Dua pria dewasa yang usianya terpaut satu tahun itu, naik ke tempat tidur di rumah Meiwes. Brandes menelan 20 pil tidur terlebih dahulu. Dan dengan persetujuan Brandes, Meiwes memotong penisnya. Potongan penis itu kemudian digoreng dan dinikmati bersama-sama. Menjelang pagi, Meiwes menyelesaikan tugasnya. Ia membunuh Brandes, dengan menikam lehernya menggunakan pisau dapur. Sebelumnya, Meiwes mencium korbannya terlebih dahulu. Pria kanibal itu memotong-motong tubuh Brandes, kemudian menyimpannya di kulkas. Sementara, tengkorak kepalanya dikubur di pekarangan. Setelah beberapa minggu, Meiwes memasak 20 kilogram daging tadi sedikit demi sedikit menggunakan minyak zaitun, dibumbui bawang putih. "Dalam setiap gigitan, ingatanku kepadanya (Brandes) semakin kuat", tuturnya. Dibalik jeruji penjara, Meiwes berceritera kepada detektif polisi, dia menyantap daging korbannya dengan cara sangat istimewa. Ia menggunakan koleksi peralatan makan terbaiknya, ditemani sebotol anggur merah dan nyala lilin.“Rasanya mirip daging babi”, katanya.

5. Albert Fish (1870-1936)

ia adalah seorang kanibal yang memakan sedikitnya lima belas anak-anak, namun dia hanya dihukum untuk dua kasus pembunuhan, dan korban terakhirnya adalah seorang anak berusia sekitar sepuluh tahun bernama Grace Budd, yang dipotongnya dalam ukuran-ukuran kecil dan kemudian dimasaknya dengan potongan-potongan wartel dan bawang. Di dalam surat kepada ibunya ia menulis “ini adalah keledai kecilnya yang dipanggangnya di dalam tungku”.

6. Andrei Chikatilo

Di Rusia ada Andrei Chikatilo yang membunuh 53 wanita dan anak-anak pada 1978. Beberapa korban di antaranya dipotong-potong tubuhnya dengan cara digigit. Chikatilo menderita kelainan sejak ia percaya bahwa adiknya diculik dan tubuhnya dimakan saat Ukraina dilanda kelaparan pada 1930-an.

7. Issei Sagawa

Ketika sedang belajar di Paris, mahasiswa Jepang ini melihat Renee Hartevelt, seorang wanita cantik. Dia (Issei) langsung jatuh cinta dan tidak bisa berhenti memikirkan kulit Renee yang putih. Renee adalah wanita yang sempurna yang Issei inginkan.
Renee adalah wanita berusia 25 tahun, pirang, dan mandiri. Dia bisa berbicara dalam 3 bahasa dan punya masa depan yang cerah, dan sedang berjuang meraih gelar Ph.D dalam bidang French literature. Issei meminta Renee untuk mengajarinya bahasa jerman, dan karena Bapaknya (Issei) orang kaya, si Renee dibayar, dan Renee menerima tawaran itu. Singkat cerita... dia membujuk Renee untuk mampir ke rumahnya, dengan niat untuk membunuh Renee. Setelah dibunuh, mayat Renee di makan oleh Issei, karena untuk memuaskan fantasi seks yang sudah lama terpendam.

8. Revolutionary United Front

RUF adalah seorang revolusioner berbasis di Sierra Leone di Afrika Barat. Pada akhir 1990 mereka telah terjadi kampanye untuk menjatuhkan pemerintah pusat. Pemberontak ini melakukan teror di pedesaan Sierra Leone upaya untuk mengontrol pertambangan berlian. Aided oleh golongan dari Front Nasional Patriotik Liberia, kelompok ini berkomitmen melakukan kerusuhan yang termasuk memaksa anak-anak untuk menjadi tentara, amputations dari anggota badan dan kanibalisme orang musuh, termasuk peacekeepers dan personil Perserikatan Bangsa-Bangsa. Motif mereka untuk makan musuh-musuh mereka telah menerima "kekuatan" dari makan daging manusia dan sebagai alat untuk intimidasi.

9. Alferd Packer

Alferd Packer (21 November 1842 - 23 April 1907) sering dikenal sebagai satu-satunya warga Amerika yang pernah dihukum dengan tuntutan kanibalisme, meskipun sebenarnya tuntutannya adalah pembunuhan, bukan kanibalisme. Para anggota Partai Donner yang terkenal itu pun tidak dihukum karena kanibalisme di California, karena secara hukum, kanibalisme bukanlah kejahatan di Amerika Serikat. Pada 9 Februari 1874, dia dengan 5 orang lainnya melakukan ekspedisi di pegunungan Colorado. Dua bulan kemudian Packer kembali dari ekspedisi sendirian. Ketika ditanya kemana orang-orang yang telah pergi dengan dia, Packer mengatakan bahwa dia telah membunuh mereka semua untuk bertahan hidup dengan terpaksa memakan tubuh teman-temannya.

10. The Maori People

The Maori were the first settlers of New Zealand - arriving many centuries before Europeans. Their culture dates back to the early modern era. They had been known to practice cannibalism during warfare. In October 1809 a European convict ship was attacked by a large group of Maori warriors in revenge for the mistreatment of a chief’s son. The Maori killed most of the 66 people on board and carried dead and alive victims off the boat and back to shore to be eaten. A few lucky survivors who were able to find a hiding spot inside the mast of the boat were horrified as they watched the Maori devour their shipmates through the night until the next morning.

Sungguh mengerikan sekali ya tindakan kanibalisme yang mereka lakukan.

Kamis, 27 Agustus 2009

Binatang-binatang Yang Paling Tangguh di Bumi

Inilah beberapa binatang yang dianggap punya ketangguhan yang luar biasa di banding dengan binatang-binatang yang lain, siap sajakah mereka:
10. Kambing Gunung




Mereka dapat bertahan hidup di daerah yang sangat tinggi tanpa terserang penyakit, mereka dapat bertahan hidup pada ketinggian 15.000 kaki tanpa terserang penyakit. mereka adalah binatang berkaki 4 paling tangguh di daerah tinggi.


9. Beruang Kutub



Mereka mampu bertahan di area yang sangat dingin, para beruang kutub dapat hidup dan bertahan pada musim dingin yang amat ekstrim. mereka adalah binatang berkaki 4 paling tangguh di area dingin.


8. Burung Laut




Mereka mampu hidup di sekitar laut, untuk makan biasanya mereka memburunya dari ikan ikan di laut. mereka satu satunya binatang yag mampu bertahan setelah menabrak permukaan air dengan kecepatan tinggi yaitu 90 hingga 120km per jam.


7. Unta




Mereka mampu bertahan hidup di daerah yang amat sangat panas dan tandus dimana jarang sekali terdapat air untuk minum. mereka mampu bertahan hidup tanpa air selama 8 hari. Unta adalah binatang paling tangguh diantara binatang berkaki 4 untuk hidup di daerah kering dan tandus.


6. Emperor Penguin




Mereka mampu bertahan dalam suhu musim dingin yang ekstrim. bahkan mereka mampu bertahan pada suhu minus 70 derajat celcius sekalipun. dan mereka juga mampu bertahan dari hembusan angin dingin pada kecepatan 100 – 140km/jam.


5. Tikus




Mereka memiliki tulang tubuh yang flexibel. mereka dapat bertahan hidup setelah jatuh dari tempat yang tinggi. seperti jatuh dari gedung berlantai 2. Tidak seperti binatang lainnya, mereka ini sulit dibunuh dengan racun, karena tubuhnya kebal terhadap racun.


4. Kecoa



Mereka dapat hidup walaupun terkena radiasi dosis tinggi ataupun racun. bahkan mereka masih dapat bertahan hidup selama 9 hari walaupun kepalanya telah terpisah dari badannya, mereka mati bukan karena rasa sakitnya melainkan akibat kelaparan.


3. Cacing Silinder Raksasa



Mereka mampu bertahan hidup hingga ribuan kaki di bawah air, meskipun air itu berisi dengan cairan limbah beracun. mereka juga dapat bertahan hidup pada air yang membeku. dan juga bisa hidup pada air mendidih.


2. Weta



Mereka bisa bertahan setelah membeku selama berbulan bulan, mereka dapat bertahan setelah kehilangan 99% air dari tubuh mereka disaat mereka membeku, saat mereka membeku denyut jantung dan juga otak mereka langsung berhenti.


1. Beruang Air



Mereka dapat bertahan 1000x lipat terhadap radiasi dibandingkan binatang lain dan juga manusia, bahkan mereka bisa hidup pada suhu minus 272 derajat celcius dan juga suhu sepanas 151 derajat celcius. bukan hanya itu, bahkan binatang ini bisa bertahan lama tanpa air, dan juga sanggup hidup di ruangan hampa udara selama 10 hari.
Bagaimana ya, seandainya manusia punya ketangguhan seperti binatang-binatang tersebut diatas?

Selasa, 25 Agustus 2009

Ribuan Jejak Kaki Misterius Terlihat di Chongqing Tiongkok

http://erabaru.net/images/stories/sejarah/dino_china.jpg


Apakah benar bahwa ini merupakan bukti bahwa dinosaurus pernah hidup mendiami bumi kita di jaman purba.Enam tahun yang lalu, pada lapisan batu karang di lereng sebuah gunung di Kecamatan Sanjiao, Kabupaten Qijiang, Provinsi Chongqing, Tiongkok ditemukan sejumlah jejak kaki misterius.

Juni tahun ini, para ilmuwan Tiongkok dan Amerika membentuk tim "Empat Arkeolog" untuk melakukan penelitian bersama atas temuan ini.

Pada 6 Juli mereka berhasil menyimpulkan bahwa ribuan jejak kaki yang ditemukan itu adalah jejak kaki dinosaurus, ilmuwan sekaligus juga menyimpulkan bahwa lebih dari seratus juta tahun yang lalu Kabupaten Qijiang itu adalah rawa, merupakan tempat berkumpulnya banyak dinosaurus.

Temukan Jejak Kaki di Lokasi Bencana

Menurut pemberitaan Harian Ekonomi Chongqing edisi 7 Juli, pada 2003 ketika wakil kepala Dinas Pertanahan dan Perumahan Nasional Kabupaten Qijiang, Wang Fengping, memimpin tim survei untuk meneliti keadaan lokasi yang dilanda bencana di Kecamatan Sanjiao, secara tidak sengaja menemukan sejumlah jejak kaki misterius di dalam sebuah goa yang terletak di lereng gunung dengan ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut dekat kamp perlindungan Lianhua di Desa Hongyan.

Menurut penuturan, lokasi tempat ditemukan jejak kaki tersebut hanya berjarak 200 meter di atas aliran sungai yang terletak di kaki gunung, dan goa itu hanya memiliki satu-satunya jalan yang dapat ditempuh untuk mencapainya.

Pada saat itu begitu berita tersebar, sempat mengundang masyarakat di sekitar untuk "bertamasya" ke lokasi temuan. Instansi terkait setempat pun segera mengambil tindakan perlindungan, dengan cara membangun sebuah pintu di mulut goa.

Pada 2006, ada sejumlah pakar yang berkunjung ke Chongqing untuk menelitinya, kesimpulan awal yang diperoleh pada waktu itu adalah jejak kaki dinosaurus, namun belum dilakukan tindakan lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

Jarak Langkah Kaki Terbesar


dino_china1

21 Mei 2007, jejak kaki dinosaurus tersimpan di dalam goa di tebing terjal ini. (INTERNET)

Pada 13 Juni tahun ini, Profesor Jared Harris dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Institut Dixie Utah, AS, bersama dengan seorang geolog bernama Jing Lida dari Institut Geologi Tiongkok, terbang dari Beijing ke Chongqing. Kemudian mereka bergabung dengan tim "Empat Arkeolog" yang dibentuk oleh mantan Kepala Museum Ilmiah Chongqing yakni Zhou Shiwu sehingga menjadi tim Arkeolog Tiongkok Amerika, tiba di Qijiang untuk melakukan penelitian bersama.

Di lokasi tersebut mereka mendapati, semua jejak kaki ini sedikitnya tersebar pada 5 lapisan. Jarak setiap lapisan terpisah sekitar 2 meter tingginya, dan jumlah jejak kaki tersebut sedikitnya mencapai lebih dari seribu buah.

Tim ahli menjelaskan, jika dilihat dari panjangnya jejak kaki, yang paling pendek sekitar 11 cm, dan yang paling panjang sekitar 35 cm. Jika dilihat dari bentuk jejak kaki itu, ada yang bercakar 3, ada yang berbentuk kelopak bunga Plum, ada juga yang berbentuk piring bulat. Jika dilihat dari lebar langkahnya, yang paling lebar mencapai 1,6 meter. Mereka menyimpulkan, bentuk tubuh dinosaurus yang hidup pada masa itu bisa mencapai 20 meter lebih panjangnya.

Jejak Kaki Dibagi Empat Kelompok

Menurut penuturan para ahli, jejak kaki misterius yang tersebar di areal seluas 140 meter persegi ini, adalah jejak kaki dinosaurus, yang merupakan kumpulan jejak kaki dinosaurus dari masa pertengahan zaman Cretaceous berskala terbesar di wilayah Barat Daya Tiongkok hingga saat ini, terdiri dari dinosaurus jenis naga Alpha, jenis berkaki unggas dan juga jenis berkaki hewan, di antaranya jejak kaki dinosaurus jenis naga Alpha merupakan yang pertama kalinya ditemukan di Tiongkok.

Pakar juga menyebutkan, dilihat dari jejak kaki dinosaurus di lokasi temuan dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yakni jejak kaki dinosaurus jenis predator, jejak kaki dinosaurus besar yang menggiring dinosaurus kecil, jejak kaki dinosaurus pincang, dan juga jejak kaki dinosaurus jenis petarung.

Mereka juga menyimpulkan bahwa dinosaurus tersebut hidup sekitar 140 juta tahun silam, pada waktu itu Qijiang adalah sebuah rawa-rawa yang sangat luas, dinosaurus hidup secara berkelompok di situ, kemudian setelah terjadinya perubahan pada lapisan kerak bumi maka terbentuklah kontur tanah bergunung tinggi seperti sekarang ini.

Pemerintah Qijiang berencana akan memindahkan semua jejak kaki ini ke dalam Museum Geologi Kabupaten Qijiang yang sudah selesai dibangun, dan pada akhir tahun ini diharapkan sudah dapat diperlihatkan untuk khalayak umum.