Tampilkan postingan dengan label dinosaurus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dinosaurus. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 September 2009

Ternyata Nenek Moyang Gajah Sebesar Kelinci


Gajah adalah salah satu binatang terbesar yang pernah hidup sekarang ini. tapi para p
eneliti mendapati moyang gajah modern yang ada sekarang ternyata hanya sedikit lebih besar dari ukuran kelinci. Padahal gajah pada saat ini adalah mamalia terbesar di muka bumi.

Sebuah tengkorak yang ditemukan di Maroko berusia 60 juta tahun diidentifikasi sebagai binatang yang kini merupakan mamalia terbesar di muka bumi.

Hewan itu berukuran hanya 50 cm dari belalai hingga ekor dan beratnya hanya 4kg hingga 5kg. Disebut sebagai Eritherium azzouzorum, binatang itu tidak mirip dengan gajah yang ada sekarang.

Karena yang ditemukan hanya bagian kepala, sulit bagi tim dari Prancis dibalik penemuan itu untuk secara akurat memperkirakan bentuknya seperti apa.

Analisis dari gigi menunjukkan tengkorak itu itu berhubungan, meskipun berbeda dengan gajah modern. Binatang itu 10 juta tahun lebih tua dibandingkan fosil gajah tertua yang ditemukan.

Tapi itu penemuan penting karena menunjukkan keluarga baru dari mamalia modern mulai berkembang segera setelah kematian dinosaurus.

Dinosaurus musnah sekitar 65 juta tahun lalu dan Eritherium mulai muncul bersama dengan beberapa primata lima juta tahun berikutnya.

Binatang ini tidak akan punya kesempatan berkembang di zaman dinosaurus karena kalah bersaing dalam mencari makanan. Tim itu menyimpulkan, saat binatang yang lebih besar sudah hilang, maka yang lebih kecil dan lebih bisa beradaptasi yang mampu berkembang.

kalau nenek moyang gajah hanya sebesar kelinci berarti nenek moyang kelinci sebesar apa ya, mungkin sebesar tikus ya?

Rabu, 26 Agustus 2009

Ternyata Ada Dinosaurus Yang Sebesar Ayam

Kita selama ini mungkin berfikir bahwa dinosaurus itu berukuran raksasa atau sangat besar. Di antara reptil raksasa yang hidup di zaman purba, ternyata terdapat dinosaurus yang hanya seukuran ayam. Mungkin inilah dinosaurus terkecil yang pernah hidup di Amerika Utara jutaan tahun silam.




Spesies dinosaurus yang diberi nama Albertonykus borealis tersebut merupakan anggota kelompok dinosaurus yang disebut Alvarezsaurus. Kelompok satwa purba itu pernah mendiami pula kawasan Asia dan Amerika Selatan.

Tingginya hanya 70 centimeter dan merupakan kelompok Alvarezsaurus paling kecil yang pernah ditemukan. Keberadaannya diketahui dari lusinan fosil tulang lengan dan kaki yang ditemuakn di Alberta Kanada sejak tahun 2002. Namun, hasil analisisnya baru dirampungkan tahun ini dan diketahui bahwa usianya 70 juta tahun.



"Mereka benar-benar hewan yang aneh," ujar Nick Longrich, paleontolog dari Universitas Calgary Kanada yang bersama timnya melaporkan penemuan tersebut dalam jurnal Cretaceous Research edisi terbaru. Betapa tidak, hewan tersebut memiliki moncong yang kuat seperti penjepit, kaki ramping seperti burung, ekor panjang dan kaku, serta lengan pendek seperti T-rex.

Meski lengannya pendek, fungsinya mungkin tetap penting. Di ujung tangannya terdapat dua buah jari dan sebuah ibu jari yang panjang dan melengkung seperti cakar.

Para peneliti meduga dinosaurus tersebut memangsa serangga kecil. Hal ini terlihat dari gigi-giginya yang kecil. Ibu jarinya yang kuat dan tajam mungkin dipakai mengorek lubang pohon untuk mencari semut atau rayap. Ternyata tidak semua hewan purba jenis dinosaurus berukuran besar ya?

Selasa, 25 Agustus 2009

Ribuan Jejak Kaki Misterius Terlihat di Chongqing Tiongkok

http://erabaru.net/images/stories/sejarah/dino_china.jpg


Apakah benar bahwa ini merupakan bukti bahwa dinosaurus pernah hidup mendiami bumi kita di jaman purba.Enam tahun yang lalu, pada lapisan batu karang di lereng sebuah gunung di Kecamatan Sanjiao, Kabupaten Qijiang, Provinsi Chongqing, Tiongkok ditemukan sejumlah jejak kaki misterius.

Juni tahun ini, para ilmuwan Tiongkok dan Amerika membentuk tim "Empat Arkeolog" untuk melakukan penelitian bersama atas temuan ini.

Pada 6 Juli mereka berhasil menyimpulkan bahwa ribuan jejak kaki yang ditemukan itu adalah jejak kaki dinosaurus, ilmuwan sekaligus juga menyimpulkan bahwa lebih dari seratus juta tahun yang lalu Kabupaten Qijiang itu adalah rawa, merupakan tempat berkumpulnya banyak dinosaurus.

Temukan Jejak Kaki di Lokasi Bencana

Menurut pemberitaan Harian Ekonomi Chongqing edisi 7 Juli, pada 2003 ketika wakil kepala Dinas Pertanahan dan Perumahan Nasional Kabupaten Qijiang, Wang Fengping, memimpin tim survei untuk meneliti keadaan lokasi yang dilanda bencana di Kecamatan Sanjiao, secara tidak sengaja menemukan sejumlah jejak kaki misterius di dalam sebuah goa yang terletak di lereng gunung dengan ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut dekat kamp perlindungan Lianhua di Desa Hongyan.

Menurut penuturan, lokasi tempat ditemukan jejak kaki tersebut hanya berjarak 200 meter di atas aliran sungai yang terletak di kaki gunung, dan goa itu hanya memiliki satu-satunya jalan yang dapat ditempuh untuk mencapainya.

Pada saat itu begitu berita tersebar, sempat mengundang masyarakat di sekitar untuk "bertamasya" ke lokasi temuan. Instansi terkait setempat pun segera mengambil tindakan perlindungan, dengan cara membangun sebuah pintu di mulut goa.

Pada 2006, ada sejumlah pakar yang berkunjung ke Chongqing untuk menelitinya, kesimpulan awal yang diperoleh pada waktu itu adalah jejak kaki dinosaurus, namun belum dilakukan tindakan lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

Jarak Langkah Kaki Terbesar


dino_china1

21 Mei 2007, jejak kaki dinosaurus tersimpan di dalam goa di tebing terjal ini. (INTERNET)

Pada 13 Juni tahun ini, Profesor Jared Harris dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Institut Dixie Utah, AS, bersama dengan seorang geolog bernama Jing Lida dari Institut Geologi Tiongkok, terbang dari Beijing ke Chongqing. Kemudian mereka bergabung dengan tim "Empat Arkeolog" yang dibentuk oleh mantan Kepala Museum Ilmiah Chongqing yakni Zhou Shiwu sehingga menjadi tim Arkeolog Tiongkok Amerika, tiba di Qijiang untuk melakukan penelitian bersama.

Di lokasi tersebut mereka mendapati, semua jejak kaki ini sedikitnya tersebar pada 5 lapisan. Jarak setiap lapisan terpisah sekitar 2 meter tingginya, dan jumlah jejak kaki tersebut sedikitnya mencapai lebih dari seribu buah.

Tim ahli menjelaskan, jika dilihat dari panjangnya jejak kaki, yang paling pendek sekitar 11 cm, dan yang paling panjang sekitar 35 cm. Jika dilihat dari bentuk jejak kaki itu, ada yang bercakar 3, ada yang berbentuk kelopak bunga Plum, ada juga yang berbentuk piring bulat. Jika dilihat dari lebar langkahnya, yang paling lebar mencapai 1,6 meter. Mereka menyimpulkan, bentuk tubuh dinosaurus yang hidup pada masa itu bisa mencapai 20 meter lebih panjangnya.

Jejak Kaki Dibagi Empat Kelompok

Menurut penuturan para ahli, jejak kaki misterius yang tersebar di areal seluas 140 meter persegi ini, adalah jejak kaki dinosaurus, yang merupakan kumpulan jejak kaki dinosaurus dari masa pertengahan zaman Cretaceous berskala terbesar di wilayah Barat Daya Tiongkok hingga saat ini, terdiri dari dinosaurus jenis naga Alpha, jenis berkaki unggas dan juga jenis berkaki hewan, di antaranya jejak kaki dinosaurus jenis naga Alpha merupakan yang pertama kalinya ditemukan di Tiongkok.

Pakar juga menyebutkan, dilihat dari jejak kaki dinosaurus di lokasi temuan dapat dibagi menjadi 4 kelompok, yakni jejak kaki dinosaurus jenis predator, jejak kaki dinosaurus besar yang menggiring dinosaurus kecil, jejak kaki dinosaurus pincang, dan juga jejak kaki dinosaurus jenis petarung.

Mereka juga menyimpulkan bahwa dinosaurus tersebut hidup sekitar 140 juta tahun silam, pada waktu itu Qijiang adalah sebuah rawa-rawa yang sangat luas, dinosaurus hidup secara berkelompok di situ, kemudian setelah terjadinya perubahan pada lapisan kerak bumi maka terbentuklah kontur tanah bergunung tinggi seperti sekarang ini.

Pemerintah Qijiang berencana akan memindahkan semua jejak kaki ini ke dalam Museum Geologi Kabupaten Qijiang yang sudah selesai dibangun, dan pada akhir tahun ini diharapkan sudah dapat diperlihatkan untuk khalayak umum.