Jumat, 19 September 2014

Bagian Pada Otak Manusia Yang paling Bertanggung Jawab Atas Terjadinya Dusta

http://bintangkarang.blogspot.com/

Selama ini kita mungkin mengira bahwa jika kita berdusta maka dusta tersebut hanya berupa sebuah ucapan tanpa ada hubunganya dengan bagian otak tertentu dalam tubuh kita. Mungkin kita hanya berfikir bahwa semua bagian otak yang telah merencanakan dan membantu kita untuk mempersiapkan kedustaan tersebut. Menurut para ahli yang telah melakukan berbagai penelitian ternyata sebuah dusta memiliki hubvungan yang erat dengan bagian otak tertentu. Bagian tersebut dikatakan sebagai bagian yang paling bertanggung jawab jika seseorang telah berdusta.

Bagian otak yang dimaksud adalah otak pada bagian paling depan atau otak yang berada pada ubun-ubun. Ternyata kesimpulan tersebut secara tersirat telah terangkum dalam Al-Qur’an sejak 14 abad yang lalu. Inilah salah satu bukti bahwa kitab Al-Qur’an benar-benar adalah sebuah wahyu yang diturunkan oleh Allah. Dalam Al-Qur’an yang yaitu pada surat Al-Alaq ayat 15 dan 16 yang membicarakan tentang salah satu musuh nabi Muhammad Saw Allah telah berfirman yang artinya :

Ketahuilah, sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.

Jika kita cermati seolah-olah ubun-ubun adalah bagian yang paling bertanggung jawab terhadap perbuatan orang-orang yang suka mendustakan dan durhaka. Kenyataan yang diungkapakan para ilmuwan memang menyatakan bahwa ubun-ubun adalah bagian yang memiliki andil paling dominan terhadap kedustaan seseorang setelah diteliti dengan cara pemindaian resonansi magnetik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar