Rabu, 26 Agustus 2009

Berbagai Macam Jenis Kalajengking Yang Mematikan

Kalajengking atau scorpion bukanlah nama asing untuk didengar, berikut ini beberapa daftar kalajengking yang beracun.

Death Stalker (Leiurus Quinquestriatus)

Type : Terrestrial, Opportunistic Burrower
Habitat : Timur Tengah dan Afrika Utara
Size : 10-13 cm
Temperamen : Agresive

Deathstalker dikenal sebagai spesies yang memiliki racun paling mematikan racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat yang dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian.

Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh. Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (misalnya jantung lemah)berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini.

Arabian Fat-tailed scorpion (Androctonus crassicauda)

Type : Terrestrial dessert
Habitat : Timur Tengah dan Afrika Utara
Size : Sekitar 10 cm
Temperamen : Tidak terlalu agresive

Fat-tailed scorpion atau Androctonus merupakan salah satu spesies kalajengking paling beracun di dunia. namanya aj “Androctonus” yang berarti man-killer. Diantara seluruh spesies Androctonus mungkin yang paling bahaya adalah Arabian Fat-tailed Scorpion ini, racun yg dia miliki bisa menyaingi racun Deathstalker.

Racun yang spesies ini miliki juga terdiri dari neurotoxin. Spesies ini bertanggung jwb atas kematian beberapa orang tiap tahunnya. Saat ini masih menjadi perdebatan siapakah kalajengking paling mematikan, apakah Deathstalker atau Arabian Fat-tailed

Yellow Fat-tailed scorpion (Androctonus australis)

Type : Terrestrial
Habitat : Timur Tengah, Afrika Utara, India
Size : Lebih dari 9 cm
Temperamen : Kadang agresive, kadang calm

Sesuai dengan jenisnya yaitu jenis “Androctonus”, yellow fat-tailed merupakan jenis yang sangat mematikan, walaupun racun nya tidak sekuat Deathstalker ataupun Arabian fat-tailed, racun yellow fat-tailed bisa membunuh seseorang dalam waktu 2 jam apabila tidak segera diberi serumnya. Mendapatkan serumnya juga tidak terlalu mudah, bahkan di Amerika Serikat saja dalam mendapatkan serumnya sangat sulit.

Black Spitting Thicktail Scorpion (Parabuthus transvaalicus)

Type : Opportunistic Burrower
Habitat : Afrika
Size : Sekitar 12 cm
Temperamen : Cukup agresive

Kenapa jenis yang satu ini mendapat julukan Black Spitting Thicktail Scorpion? Ini dikarenakan mereka bisa menyemburkan racun mereka seperti halnya kobra. racun yg mereka semburkan dapat sampai berjarak 1 meter, dan apabila terkena mata dapat menyebabkan rasa yang sangat perih dan kebutaan sementara, namun kebutaan ini bisa menjadi permanen jika racun tidak segera dibersihkan.

Kemampuannya inilah yang membuat ia dianggap sebagai spesies yang cukup berbahaya, namun kadar racunnya tidak tergolong mematikan. walaupun begitu racun yg dimiliki jenis ini berbahaya untuk anak-anak dan orang yang alergi terhadap racun ini.

Striped bark scorpion (Centruroides vittatus)

Type : Opportunistic Burrower
Habitat : Amerika Utara
Size : 5-7 cm
Temperamen : Tukup agresive

Seperti kebanyakan kalajengking lainnya, jenis ini juga gampang ditemukan disekitar habitatnya. namun karena kedekatannya dengan manusia, jenis ini (walaupun tidak agresive) cukup sering merugikan manusia. Sengatannya sangatlah menyakitkan.

Untuk beberapa orang dapat terjadi selama 15-20 menit dan tidak jarang sampai hingga 2-3 hari. namun jenis ini jarang sekali hingga menyebabkan kematian, beberapa laporan menyebutkan bahwa jenis ini bertanggung jawab atas kematian beberapa orang namun itu semua masih menjadi perdebatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar