Tampilkan postingan dengan label ponsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ponsel. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

Ponsel Kinetik Dari Nokia, Berdiri Jika Ada Panggilan


Bagi anda yang punya telepon seluler atau hand phone pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu vendor asal Finlandia ini, dialah Nokia. Kali ini Nokia mengeluarkan produk barunya yang sangat unik yang disebut ponsel kinetik. Ponsel kinetik Nokia mungkin tak akan diproduksi secara luas. Namun gagasan ponsel ini sangat unik karena akan berdiri saat ada panggilan masuk.
Konsep kinetika ini dibuat oleh Jeremy Innes-Hopkins, seorang mahasiswa desain yang ingin membuat ponsel benar-benar unik.
HP kinetik ini spesial, karena bagaimanapun posisinya maka akan berdiri saat ada panggilan masuk.
Perangkat ini terlihat seperti smartphone lainnya pada pandangan pertama, dengan layar besar dan tombol-tombol di bagian bawah.
Ponsel juga memiliki kamera untuk mengambil gambar, dan mini-USB, serta kamera di bagian belakang.
Apakah anda cukup tertarik dengan fitur yang ditawarkan Nokia tersebut? Jika iya, maka bersiap-siaplah untuk menunggu ponsel unik ini diluncurkan dipasaran.

Senin, 09 Agustus 2010

Kaca Gorilla Tren Kaca Terbaru Yang Jauh Lebih Kuat Dari Kaca Biasa


Inilah salah satu hasil dari kemajuan teknologi masa lalu yang dikembangkan lagi sehingga berguna sebagai penunjang bagi kemajuan teknologi saat ini. Kaca sangat kuat ditemukan pada 1962 diperkirakan akan menjadi sumber kekayaan luar biasa. Kaca ini akan jadi tren baru bagi komputer tablet layar sentuh dan TV mutakhir.

Kaca berusia 159 tahun itu sering disebut sebagai kaca Gorila. Kaca itu membuktikan kehebatannya di era 60-an, tetapi gagal digunakan dalam industri komersial. Kaca itu menghabiskan waktu sekitar satu setengah abad untuk penelitian.

Pelanggan pertama kaca itu baru muncul di 2008 dan perusahaan berhasil meraih pendapatan senilai US$170 juta (Rp1,5 triliun) untuk lapisan pelindung layar ponsel dan perangkat seluler lainnya.

Saat ini, tren dunia televisi telah melontarkan bisnis miliaran dolar. Penggunaan kaca tanpa bingkai dapat mengesankan sebuah karya seni yang menarik. Karena Gorilla sangat sulit untuk dirusak, penyok atau tergores, maka produsennya Corning mempertaruhkan inovasi agar menjadi kaca pilihan bagi industri TV.

Gorilla adalah kaca yang memliki kekuatan tiga sampai empat kali lebih kuat dari kaca biasa. Akan tetapi, kaca Gorilla ini bahkan lebih tipis dari uang logam, sehingga dapat menghemat beban dan biaya pengiriman.

Corning sedang dalam pembicaraan dengan produsen Asia untuk membawa kaca Gorilla ini masuk ke pasar TV di awal 2011. Perusahaan itu telah bekerja sama dengan perusahaan di Harrodsburg dan pabrik di Shizuoka , Jepang. “Ini akan menunjukkan kepada Anda betapa kami percaya diri soal ini,” ujar Presiden Corning Peter Volanakis.

Investor juga mulai menunjukkan perhatian pada Corning . Pada Juni lalu, Sanford C Bernstein & Co New York , meningkatkan proyeksi harga saham Cornings dan memperkirakan kaca Gorilla akan menjadi bisnis terbesar nomor dua di 2015. “ Ada berbagai pandangan mengapa produk ini akan berhasil,” kata analis Deutsche Bank Carter Shoop.

Investor akan berpikir, ini merupakan kesempatan yang luar biasa. “Kita harus melihat bagaimana konsumen bereaksi. Ini merupakan tren gaya hidup, bukan tren fungsional dan ini yang membuat peningkatan rasio pertumbuhan sangat sulit diprediksi,” ujar Volanakis.

“Produk ini akan menjadi pasar yang sangat potensial sebagai bagian dari jumlah kaca yang digunakan untuk tiap TV layar besar, maka kami akan berkembang dengan sangat cepat,” kata Presiden Corning. Berbasis di barat New York , Cornings menjadi produsen kaca liquid-crystal (LCD) terbesar di dunia untuk penggunaan komputer dan TV.

Corning memperkirakan lembaran Chemcor dapat diciptakan dengan cara ini, sehingga menjadi bahan kaca depan mobil pilihan. Tetapi saingan mereka Pilkington Bros asal Inggris melakukan pendekatan produksi massal sehingga harga jauh lebih murah.

Senin, 02 Agustus 2010

Radiasi Ponsel Sebabkan Gangguan Pada Navigasi Lebah

Kemajuan teknologi sangat berguna bagi manusia. Tapi hal itu juga memiliki dampak buruk yang harus kita waspadai. Inilah salah satu dari dampak buruk kemajuan teknologi yang ada sekarang. Para ilmuwan di Punjab University menemukan bahwa telepon seluler atau ponsel dapat menyebabkan perubahan pada perilaku lebah. Dan tak hanya itu, gadget canggih itu dikhawatirkan bisa mematikan sarang lebah.

Uji coba dilakukan dengan menghadirkan dua buah sarang. Kemudian ponsel ditaruh pada setiap sisi di salah satu sarang dan sarang lainnya bebas tanpa ponsel. Setelah itu, mereka melakukan panggilan di ponsel dua kali sehari selama 15 menit dalam tiga bulan.

Apa hasilnya? Lebah dalam sarang yang terkena radiasi ponsel mulai menunjukkan perubahan drastis dalam kegiatan mereka sehari-hari. Setiap kali ponsel berdering, sepertiga lebah menjadi bingung dan menghentikan pekerjaan mengumpulkan madu. Akhirnya lebah-lebah itu kembali dengan tangan kosong. Sementara sarang lain yang bebas ponsel, tidak menampilkan perilaku yang aneh.

Seperti dikutip dari IT Proportal, Jumat (4/6/2010). Dari hasil uji coba itu, para ilmuwan menemukan bahwa radiasi yang dihasilkan ponsel dapat menghambat kemampuan lebah untuk menavigasi tempat.

Laporan yang juga dibukukan dalam Jurnal Current Science menyatakan bahwa, peningkatan penggunaan gadget elektronik telah menyebabkan Electropollution Environment. Yakni sebuah polusi yang dihasilkan oleh perangkat elektronik, misalnya ponsel.

Hal tersebut jelas sangat menggangu lebah, pasalnya perilaku hewan ini dipengaruhi oleh electrosmog. Dan polusi yang dihasilkan ponsel, berpotensi untuk menggangu navigasi kawanan lebah madu.

Mungkin saat ini hal itu hanya terjadi pada lebah, tapi tidak menutup kemungkinanan bahwa radiasi ponsel juga akan memiliki dampak buruk bagi bagi manusia.

Jumat, 23 Juli 2010

Tempat-tempat Yang terlarang Untuk Meletakan Ponsel



Pada masa sekarang siapa lagi yang tidak kenal dengan yang namanya ponsel atau telepon genggam. Seakan-akan ponsel adalah barang yang wajib dimiliki setiap orang, apalagi yang hobi dengan gadget & teknologi. Nah buat sobat yang punya ponsel, coba deh perhatiin artikel ini, karena ternyata ponsel gak bisa ditaruh ditempat sembarangan.

1. Jangan Taruh Dalam Saku
Bagi para pria yg senang meletakkan ponsel di saku celana, sebaiknya dipikir ulang dech.. Alasannya, ponsel menghasilkan paparan medan elektrostatik & elektromagnetik yang mengakibatkan infertilitas (ketidaksuburan) lelaki.

2. Jangan Letakkan Bersama Barang Elektronik
Jangan gunakan ponsel ketika sinyal lemah dekat dengan barang elektronik berpresisi tinggi. Barang elektronik mengeluarkan medan elektonik yg tinggi yaitu, TV, oven, kulkas, dll.. Perangkat berdaya listrik tinggi dapat merusak sirkuit ponsel terbakar.

3. Dilarang Dekat Kunci Mobil
Dalam keadaan tertentu, ponsel yang digunakan dalam kendaraan akan memberikan dampak merusak terhadap peralatan elektronik kendaraan. Ponsel yang diletakkan terlalu dekat dengan kunci mobil ternyata bisa menghapus kode elektronik yang ada di kunci tersebut.

4. Jangan Posisikan Dekat Komputer
Komputer & ponsel sama-sama memancarkan gelombang elektromagnetik. Jika berada dalam jarak yang dekat, maka keduanya akan saling merusak. Anda tidak ingin kan langsung kehilangan dua benda favorit anda ?

5. Jangan Simpan di Tempat Bersuhu Tinggi
Tempat bersuhu tinggi, kelembaban tinggi, & berdebu merupakan kumpulan musuh ponsel anda.. Mungkin anda tdk menyadari sering “menjemur” ponsel anda di dashboard mobil, dekat jendela & bagasi.

6. Hindari Meletakkan Kartu SIM Dekat Magnet
Bahaya kartu SIM dekat dg benda-benda mengandung magnet karena radiasi yang ditimbulkan. Ponsel bisa merusak floppy disk, kartu memori, & kartu kredit anda.

7. Jauhkan Dari Logam
Hindari ponsel dari benda logam kecil karena magnet pada speaker ponsel anda akan menarik benda-benda tersebut. Ponsel anda bisa mengalami cidera fisik/kerusakan.

8. Jangan Dekat Alat Pacu Jantung
Rumah Sakit memang bukan tempat yang baik untuk menggunakan ponsel. Selain alasan pasien butuh ketenangan, peralatan media seperti alat bantu dengar & alat pacu jantung dpt terganggu. Jangan sampai anda membunuh orang dengan ponsel yang anda miliki.

9. Jangan Tempatkan Dekat Gas yg Mudah Terbakar
Gas berbahaya karena memiliki tekanan tinggi dan mudah terbakar. Berada dengan gas yang mudah terbakar bisa mengakibatkan ponsel tidak dapat berfungsi dengan baik.

10. Hindari Daerah Basah
Rasanya kita semua sadar betapa bahayanya air bagi ponsel. Air juga musuh kamera ponsel.
Apalagi saat musim hujan, bisa mengundang banyak resiko. Bagi pengendara sepeda motor, segera selamatkan ponsel anda dengan menyimpan di tempat yg kedap air saat hujan tiba.


Jadi berhati-hatilah dalam menempatkan ponsel anda, karena penempatan yang salah selain dapat merusak ponsel juga dapat merugikan kesehatan diri anda.

Beberapa Phobia Paling Aneh Yang Ada Di Dunia

Setiap orang biasanya punya ketakutau atau phobia terhadap sesuatu, namun phobia yang ini dapat dianggap sebagai phobia yang aneh. Inilah beberapa phobia tersebut:

1. Papaphobia: takut Paus
Dihormati sebagai seseorang yang penuh kebaikan dan sangat hebat di dunia, jutaan jemaah meiminta restunya. Terkecuali bagi mereka yang menderita “Papaphobia”, ketakutan terhadap paus atau kepausan. Gejalanya bisa berupa nafas pendek, nafas cepat, detak jantung tidak menentu, berkeringat, muak dan perasaan takut. Dan ketakutan ini mungkin tidak hanya pada paus sendiri, seseorang yang menderita papaphobia kemungkinan juga takut pada Gereja Katolik Roma.

2. Arachibutyrophobia: takut memakan selai kacang
Memakan selai kacang sangat menantang bagi orang-orang dengan arachibutyrophobia, karena mereka akan sangat takut bila selai itu masuk ke mulut mereka.

3. Trichophobia: takut rambut rontok
Kalau ada rambut di makanan anda berarti anda baik-baik saja, tapi bila anda melihatnya di mana-mana, anda mungkin menderita Trichophobia. Dari bahasa Yunani Thrix (rambut) dan phobia (takut), ini adalah ketakutan atau ketidaksukaan yang disebabkan melihat rambut rontok di baju atau di manapun.

4. Nomophobia: takut bepergian tanpa kontak ponsel
Bagaimana perasaan anda saat ponsel anda tidak ada sinyal? Bisakah anda mematikan ponsel anda seharian? Apa anda telah kehabisan pulsa atau batrai, kehilangan ponsel anda atau berada di daerah tanpa sinyal, tidak ada ponsel menjadi panik adalah gejala di kebiasaan sehari-hari, disebut sebagai “Nomophobia”.

5. Ephebiphobia: takut remaja
Pertama disebut sebagai “takut dan segan pada remaja”, sekarang fenomena ini lebih dikenal dengan “karakterisasi anak muda yang tidak teliti, berlebihan dan sensasional” di berbagai tempat di dunia. Sosiologis Ray Oldenburg menghubungkan slek antar generasi dan “menjauhnya remaja dari fisik, orang dewasa di masyarakat Amerika” ke “orang dewasa yang merasa aneh dan takut pada remaja.” Takut remaja dan penolakannya sering disamarkan dengan kebebasan antara mereka.

6. Scopophobia: takut diperhatikan
Perasaan sangat takut yang berlebihan bila diperhatikan atau dipandang, Scopophobics cenderung menghindari daerah yang ramai seperti mall dan tempat berkumpul orang lainnya. Bahkan pekerjaan mudah seperti menyetir mobil bisa menjadi sangat sulit, karena penderita phobia ini akan merasakan perasaan takut yang akut dan resah karena mereka merasa diperhatikan, juga oleh mobil di sebelah mereka, atau dari mobil di belakang atau depan mereka lewat kaca spion.

7. Spectrophobia: takut cermin
Ketakutan seperti ini menumbuhkan rasa takut atau phobia yang tidak wajar pada cermin dan saat melihat bayangan sendiri. Penganalisa jiwa (psychoanalyst) Sandor Ferenczi membagi masalah ini ke dalam dua penyebab: takut pengetahuan sendiri dan takut sifat sendiri.

8. Phagophobia: takut menelan
Di keadaan lebih sejuk seorang phagophobe hanya mengkonsumsi makanan cair dan makanan lembut, ketakutan ini ditunjukkan dengan berbagai keluhan menelan tanpa alasan fisik yang terdeteksi oleh pemeriksaan dan analisis laboratorium. Phagophobia mungkin mengarah (dan dipusingkan) pada takut makan, dan salah makan juga kehilangan berat badan.

9. Vomitophobia: takut muntah
Vomitophobia adalah takut luar biasa pada muntah dan juga pada orang muntah. Pada kasus seperti ini, penderita cenderung tidak mau makan, bersosial dan pergi ke pesta. Mereka mungkin sulit makan dan itulah mengapa banyak yang didiagnosa anorexic (takut gemuk), tapi bukan bulimia karena penyakit ini juga membuat berat badan berlebih atau berat ideal.

10. Triskaidekaphobia: takut nomor 13
Salah satu dari ketakutan biasa, tapi tetap dirasa bodoh, bahkan Adolf Hitler adalah triskaidekaphobic. Ada istilah tersendiri untuk ketakutan pada Jum’at tanggal 13, disebut paraskavedekatriaphobia. Tetraphobia adalah takut pada nomor 4, lebih terkenal di Cina, Jepang dan Korea.

Apakah anda merupakan salah satu pengidap dari phobia tersebut, jika iya bearti anda perlu menemui psikiater anda untuk mandapatkan bantuan konseling dalam mengatasi phobia anda.

Kamis, 08 Juli 2010

Sinyal Wi-Fi Beri Dampak Negatif Terhadap Tubuh Kita



Dunia sudah semakin maju dan perkembangan teknologi juga semakin pesat, termasuk perkembangan yang terjadi dalam dunia maya. Siapa sekarang yang tidak lagi kenal dengan fasilitas internet berupa Wi-fi (wireless fidelity) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nirkabel semakin populer terutama di negara-negara maju dan berkembang. Dengan wi-fi orang bisa masuk ke jaringan internet tanpa harus repot menyambungkan kabel dari komputer ke line telepon.

Memang enak ya kalau kita berada di lingkungan yang ada wi-fi nya(seperti sekolah saya). Tapi selidik punya selidik siyal wi-fi berpengaruh juga terhadap tubuh kita. Mau tahu?

Di balik kemudahan yang ditawarkan wi-fi, ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan. Mereka yang tidak setuju dengan kehadiran wi-fi beralasan radiasi elektro magnetik dari wi-fi bisa menyebabkan nyeri di kepala, gangguan tidur dan mual-mual, terutama bagi mereka yang electrosensitive. Tapi benarkah wi-fi berbahaya bagi kesehatan?

Ketakutan akan dampak buruk wi-fi terhadap kesehatan ini dimentahkan ilmuwan Inggris. Seperti yang diungkapkan Sir William Stewart, ketua Health Protection Agency, mengatakan pada BBC Programme Panorama, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan teknologi wi-fi. Tak ada bukti pasti yang menyebutkan, perangkat seperti ponsel dan wi-fi menyebabkan kesehatan terganggu.

Hal senada juga diungkapkan Professor Lawrie Challis, dari Nottingham University. Dalam pernyataannya pada BBC, Senin (21/05), Prof Challis, yang menjabat sebagai ketua Mobile Telecommunications and Health Research (MTHR) menyebutkan: "Radiasi elektro magnetik dari Wi-fi sangat kecil, pemancarnya juga berkekuatan rendah, selain itu masih ada jarak dengan tubuh.

"Bisa jadi radiasi elektro magnetik sangat dekat dengan tubuh, ketika kita memangku laptop, namun dalam pengamaatan saya setiap orang tua akan meminta anak mereka untuk tidak terlalu sering menggunakan ponsel mereka dan selalu meminta mereka untuk menaruhlaptop di atas meja, bukan di pangkuan, jika mereka berinternet terlalu lama."

Untuk mendukung pernyataan ini, tim Panorama BBC mengunjungi sebuah sekolah di Norwich, yang memiliki seribu siswa, dan mencoba membandingkan tingkat radiasi dari ponsel dan penggunaan wi-fi di dalam kelas. Hasilnya menunjukkan radiasi wi-fi di ruang kelas tiga kali lebih besar dibanding pancaran yang dikeluarkan ponsel.

Namun ahli kesehatan psikis Professor Malcolm Sperrin mengatakan sinyal wi-fi yang lebih besar tiga kali lipat dibanding radiasi ponsel di suatu sekolah masih belum relevan, karena belum ditemukan pengaruhnya terhadap kesehatan.

"Wi-fi adalah teknologi yang menggunakan gelombang radio elektro magnetik rendah, yang sebanding dengan oven microwave, bahkan 100 ribu kali lebih rendah dari microwave."

Tipe radiasi yang dipancarkan gelombang radio (wi-fi), microwaves, dan ponsel telah menunjukkan kenaikan level temperatur jaringan yang sangat tinggi, yang biasa disebut thermal interaction, namun masih belum ada bukti level tersebut menyebabkan kerusakan.

Health Protection Agency menyebutkan duduk di ruangan yang memiliki hotspot selama setahun sebanding dengan gelombang radio yang dipancarkan saat bercakap-cakap dengan ponsel selama dua puluh menit.

"Gelombang radio sudah menjadi bagian dari kehidupan kita selama hampir seabad atau lebih, namun jika ada gangguan yang signifikan terhadap kesehatan, pasti ada kajian yang akan mencatatnya, dan selama ini berbagai studi masih belum menemukan bukti transmisi wi-fi bagi kesehatan.

Hal senada juga didukung Professor Will J Stewart, rekan dari Royal Academy of Engineering, yang mengatakan: "Ilmu pengetahunan telah mempelajari pengaruh ponsel bagi kesehatan selama bertahun-tahun dan kekhawatiran akan dampak radiasi ponsel masih sangat kecil.

"Begitu juga dengan wi-fi, jika digunakan dalam batas yang wajar tak akan ada pengaruhnya bagi kesehatan dalam waktu yang lama. Namun bukan berarti semua radiasi elektro magnetik tak berbahaya, misalnya sinar matahari yang terbukti menyebabkan kanker kulit, jadi jika Anda menggunakanlaptop saat berjemur di pantai, ada baiknya mencari tempat yang teduh," tambah Sperrin yang mengatakan sampai saat masih belum ada banyak bukti yang cukup berarrti akan dampak negatif wi-fi.

Namun yang lebih dikhawatirkan Sperrin bukan pada gelombang wi-fi, namun pada perilaku dalam penggunaan laptop, dan panas yang dihasilkan laptop pada beberapa bagian sensitif pada tubuh, yang berdampak pada kesehatan.

Jadi kita harus bijak dalam memanfaatkan sesuatu dan tidak berlebihan dalam penggunaan nya, sehingga akan tetap aman bagi kesehatan tubuh kita.

Kamis, 03 September 2009

Inilah Fakta Pengaruh Radiasi Ponsel Terhadap Otak Manusia

Ternyata telepon seluler juga punya banyak sisi negatif yang harus kita waspadai. Peringatan tentang bahaya radiasi dari penggunaan telepon seluler terhadap kesehatan sudah disuarakan selama bertahun-tahun. Begitu sulitnya membuat percaya banyak orang, ahli bedah saraf dari Inggris, Vini Khurana, sampai-sampai pernah menerjemahkan tingkat bahaya itu lebih tinggi ketimbang asbes dan merokok.

Khurana mengaku tak berlebihan soal terjemahannya tersebut. Iia, yang telah menulis lebih dari 30 makalah ilmiah dan mengulas lebih dari 100 studi tentang efek telepon seluler, mengatakan saat ini sudah tiga miliar orang di dunia yang menggunakan telepon seluler.

Angka itu tiga kali lipat lebih banyak daripada jumlah orang yang merokok di seluruh negara di dunia. Padahal, dengan angka itu saja, lima juta perokok meninggal tiap tahun.

Sekarang, masalahnya, apakah telepon seluler seseram rokok. Khurana senada dengan tim ilmuwan Collaborative dengan menyatakan bukti semakin kuat dan signifikan yang mengaitkan penggunaan ponsel dengan tumor di otak. “Risikonya akan semakin nyata pada tahun-tahun ke depan,” katanya.

Toh, masih sangat berat memisahkan orang-orang dari telepon seluler mereka. Industri ponsel pun masih belum yakin akan bahaya-bahaya tersebut dan cenderung menganggapnya sebagai suara-suara miring. “Diskusi literatur ilmiah terbatas oleh individual,” begitu Asosiasi Operator Seluler di Inggris pernah bilang.

Kelompok Industri itu bahkan siap menggebrak dengan riset tandingannya yang digelar serentak di 13 negara. Efek hasil riset inilah yang coba dilawan tim Collaborative dalam laporannya yang terbaru. Morgan, Herberman, dan yang lainnya menilai ada 15 alasan yang mesti menjadi pertimbangan setiap orang di dunia.

1. Riset mereka sendiri menunjukkan ponsel menyebabkan tumor otak.
2. Riset yang mereka danai juga menunjukkan penggunaan ponsel mengatrol risiko tumor otak (2000-2002).
3. Studi Interphone secara konsisten menunjukkan penggunaan ponsel kurang dari 10 tahun melindungi penggunanya dari tumor otak.
4. Riset independen menunjukkan ada risiko tumor otak dari penggunaan ponsel.
5. Meski ada pemelintiran hasil yang sistemik di seluruh studi Interphone, risiko tumor otak yang signifikan dari penggunaan ponsel masih muncul.
6. Studi-studi kemandirian pendanaan industri menunjukkan apa yang bisa diharapkan apabila telepon nirkabel menyebabkan tumor otak.
7. Tingkat bahaya tumor otak dari penggunaan ponsel tertinggi terjadi pada anak-anak, dan semakin belia anak itu mulai mengenal telepon seluler, semakin tinggi risikonya.
8. Sudah banyak pemerintah yang mengingatkan akan bahaya penggunaan ponsel pada anak-anak.
9. Batas paparan ponsel hanya berdasarkan panas yang ditimbulkannya.
10. Perubahan dalam masalah kesehatan terkait dengan medan elektromagnetik sudah disepakati dalam parlemen Eropa.
11. Radiasi ponsel merusak DNA, sebuah sebab kanker yang tak terbantahkan.
12. Radiasi ponsel dapat ditunjukkan membocorkan penghalang otak-darah.
13. Panduan manual ponsel mengingatkan kepada penggunanya untuk menjauhkan ponselnya itu dari tubuh bahkan ketika ia tidak aktif sekalipun.
14. Komisi Komunikasi Federal di Amerika Serikat mengingatkan tentang penggunaan telepon nirkabel.
15. Kesuburan pria bisa rusak akibat radiasi ponsel.
ternyata ponsel yang sering kita gunakan punya banyak sisi negatif yang harus kita waspadai.