Tampilkan postingan dengan label lebah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lebah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 September 2014

Para Peneliti Gunakan Racun Lebah Untuk Deteksi Bahan Peledak

http://bintangkarang.blogspot.com/

Lebah adalah salah satu hewan kecil yang unik yang sering kali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Selain unik hewan yang satu ini punya banyak manfaat diantaranya menghasilkan madu yang sangat baik bagi kesehatan bila dikonsumsi secara teratur. Tapi mungkin ada fakta lain yang belum kita ketahui bahwa lebah juga mampu mendeteksi bahan peledak atau bom.

Lebah menggunakan racun yang ada pada dirinya untuk mendeteksi adanya bom. Hal tersebut diungkapkan para peneliti dari MIT atau Massachusetts Institute of Technology. Para peneliti tersebut mendapati adanya sebuah fragmen protein yang terkandung dalam racun seekor lebah. Fragmen yang bernama bombitin tersebut dikatakan dapat mendeteksi keberadaan dari adanya bahan peledak semisal TNT.

Para peneliti melakukan percobaan dengan melapiskan bombitin pada bagian dalam sebuah tabung yang terbuat dari karbon. Tabung tersebut kemudian diletakan pada sampel udara yang diambil dari sekitar bahan peledak. Para peneliti menemukan adanya perubahan dari panjang gelombang pendaran tabung yang berubah ketika terjadi persenyawaan antara nitroaromatik dengan protein yang terdapat dalam racun lebah.

Perubahan yang terjadi memang tidak tampak oleh mata, namun perubahan tersebut dapat terdeteksi dengan menggunakan sebuah mikroskop khusus. Para peneliti yang berasal dari MIT tersebut ternyata juga mampu membedakan jenis-jenis bahan peledak yang ada dengan bantuan dari racun lebah tersebut. Ketika hal tersebut dipadankan dengan sensor bahan peledak yang digunakan dibandara  ternyata bombitin mampu meningkatkan sensitifitas sensor tersebut sehingga lebih efektif.

Teknologi mendeteksi bahan peledak dengan menggunakan racun lebah ini sekarang sedang dalam proses untuk dipatenkan. Pihak militer maupun beberapa perusahaan kelihatanya mulai tertarik denagn penemuan yang telah dilakukan oleh para peneliti dari MIT mengenai mendeteksi bahan peledak atau bom dengan racun lebah

Jumat, 20 Juli 2012

Lebah, Hewan Yang Unik Dan Bermanfaat

bintangkarang.blogspot.com
Lebah merupakan sebuah hewan kecil yang sudah sering kita jumpai. Hewan kecil yang satu ini sering kita temukan pada kebun atau tempat-tempat tumbuhnya bunga yang sedang bermekaran atau pada pohon-pohon yang juga sedang berbunga. Lebah merupakan sebuah hewan yang kita ketahui dapat menghasilkan madu yang banyak memiliki kegunaan bagi manusia. Mulai untuk dikonsumsi sampai bahan obat-obatan serta sebagai bahan kosmotik dan kecantikan.

Lebah pada mulanya hidup dan membuat sarangnya secara liar pada pohon atau pada rumah tempat bermukim manusia. Namun pada masa sekarang lebah sudah banyak dipelihara dan diternakan oleh manusia untuk diambil madunya. Mungkin diantara kita hanya mengenal sebagai pengahasil madu dan dapat membangun sarang yang unik.

Tapi sebenarnya lebah memiliki beberapa keunikan yang mungkin belum banyak diketahui oleh orang pada umumnya. Berikut adalah beberapa keunikan dari hewan yang bernama lebah:
  1. Se-ekor Lebah Ratu dapat menyimpan sperma dari se-ekor lebah pejantan dalam spermathecanya, sehingga ratu lebah tersebut tidak perlu lagi melakukan perkawinan seumur hidupnya.
  2. Ratu lebah memiliki sistem khusus dalam melakukan pembuahan, sehingga aliran sperma dapat diatur pada saat meletakan telur-telurnya.
  3. Telur lebah yang dibuahi akan menjadi se-ekor lebah betina, sedangkan telur lebah yang tidak dibuahi akan tumbuh menjadi se-ekor lebah jantan.
  4. Masa hidup dari ratu lebah bias mencapai umur 2 sampai 3 tahun dan dapat mengeluarkan telur sebanyak 2500 telur lebah dalam sehari.
  5. Ratu lebah merupakan satu-satunya lebah betina yang berkembang biak dalam satu koloni lebah.
Itulah beberapa keunikan dari lebah. Meskipun hewan ini mungkin sering kita hindari karena sengatnya yang bisa membuat kulit kita bengkak dan melepuh, namun hewan yang bernama lebah ini sebenarnya sangat unik dan bermanfaat bagi manusia.

Kamis, 20 Januari 2011

Unik, Lebah Oriental Mampu Hasilkan Listrik Dari Dalam Tubuhnya

Inilah satu lagi keunikan dari dunia fauna, keunikan ini ditemukan pada salah satu jenis lebah yang biasanya disebut sebagai oriental hornet atau lebah oriental. Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa oriental hornet, untuk alasan yang masih belum diketahui oleh para ilmuwan, mampu memproduksi listrik di dalam kerangka tubuhnya. Akan tetapi, Marian Plotkin, peneliti dari Tel-Aviv University memutuskan untuk meneliti lebih lanjut tentang listrik yang dihasilkan dalam tubuh lebah tersebut.

Bersama timnya, Plotkin mencari tahu bagaimana lebah oriental tersebut bisa memproduksi listrik. Setelah melakukan penelitian, ternyata diketahui bahwa pigmen pada jaringan kuning lebah tersebut mampu menangkap cahaya. Setelah itu, oleh jaringan coklat, cahaya matahari yang ditangkap itu diubah menjadi listrik.

Sebagai informasi, jaringan coklat milik lebah mengandung melanin, pigmen yang melindungi sel kulit manusia dari penyerapan sinar ultraviolet yang berpotensi berbahaya. Meski begitu, Plotkin menyebutkan, untuk apa listrik itu digunakan masih belum diketahui sepenuhnya dan masih membutuhkan penelitian yang lebih mendalam.

Dari penelitian itu, diketahui juga bahwa sel pada lebah hanya mampu menghasilkan energi dengan efisiensi hanya 0,335 persen. Sebagai gambaran, pembangkit listrik tenaga Matahari buatan manusia saat ini mampu menghasilkan energi dengan efisiensi 10 sampai 11 persen.

“Lebah masih mendapatkan mayoritas energinya dari makanan yang ia makan,” kata Plotkin, seperti dikutip dari National Geographic, 18 Januari 2011. “Meski begitu, kemampuan membangkitkan listrik itulah yang menjadi inti penelitian ini,” ucapnya.

Alasannya, kata Plotkin, kita sudah mengetahui bahwa tanaman dan bakteria memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber energi. “Akan tetapi, pemanfaatan matahari sebagai sumber energi pada hewan belum pernah diketahui,” ucapnya.

Ternyata banyak kemampuan unik hewan yang selama ini belum diketahui oleh manusia dan membutuhkan penelitian yang lebih mendalam untuk mengungkap semua keunikan dan kemampuan dari berbagai jenis hewan yang ada di dunia ini.

Jumat, 22 Oktober 2010

Lebah Terbesar Di Dunia Berasal Dari Indonesia


Anda pasti pernah atau bahkan sering melihat yang namnya lebah. Hewan yang bernama lebah tersebut sering kita ambil madunya yang kaya akan manfaat. Tapi kali ini kita tidak akan membahas tentang khasiat dari madu lebah, melainkan membahas mengenai jenis lebah yang dianaggap sebagai lebah terbesar di dunia.

Tahukah anda jika lebah terbesar di dunia bernama Megachile Pluto dan terdapat di Indonesia. Lebah ini menggunakan resin untuk membuat kompartemen di sarangnya. Betinanya dapat tumbuh sebesar 3,9 cm dengan panjang lebar sayap 6,33 cm.

Megachile Pluto dianggap sebagai lebah terbesar di dunia, dan disebut juga sebagai Wallace's Giant Bee. Sedangkan pejantannya hanya tumbuh sekitar 2,3 cm.

Megachile Pluto pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1859 oleh naturalis Alfred Russel Wallace. Pernah dianggap punah sampai ditemukan kembali pada tahun 1981 oleh Adam C. Messer, seorang entomologi Amerika, yang menemukan enam sarang di pulau Bacan dan pulau-pulau terdekat lainnya.

Lebah ini membangun sarang mereka di dalam sarang rayap aktif, yang menjelaskan mengapa penduduk pulau tempat habitat lebah tersebut bahkan tidak mengetahui keberadaan lebah-lebah terbesar tersebut.

Senin, 02 Agustus 2010

Radiasi Ponsel Sebabkan Gangguan Pada Navigasi Lebah

Kemajuan teknologi sangat berguna bagi manusia. Tapi hal itu juga memiliki dampak buruk yang harus kita waspadai. Inilah salah satu dari dampak buruk kemajuan teknologi yang ada sekarang. Para ilmuwan di Punjab University menemukan bahwa telepon seluler atau ponsel dapat menyebabkan perubahan pada perilaku lebah. Dan tak hanya itu, gadget canggih itu dikhawatirkan bisa mematikan sarang lebah.

Uji coba dilakukan dengan menghadirkan dua buah sarang. Kemudian ponsel ditaruh pada setiap sisi di salah satu sarang dan sarang lainnya bebas tanpa ponsel. Setelah itu, mereka melakukan panggilan di ponsel dua kali sehari selama 15 menit dalam tiga bulan.

Apa hasilnya? Lebah dalam sarang yang terkena radiasi ponsel mulai menunjukkan perubahan drastis dalam kegiatan mereka sehari-hari. Setiap kali ponsel berdering, sepertiga lebah menjadi bingung dan menghentikan pekerjaan mengumpulkan madu. Akhirnya lebah-lebah itu kembali dengan tangan kosong. Sementara sarang lain yang bebas ponsel, tidak menampilkan perilaku yang aneh.

Seperti dikutip dari IT Proportal, Jumat (4/6/2010). Dari hasil uji coba itu, para ilmuwan menemukan bahwa radiasi yang dihasilkan ponsel dapat menghambat kemampuan lebah untuk menavigasi tempat.

Laporan yang juga dibukukan dalam Jurnal Current Science menyatakan bahwa, peningkatan penggunaan gadget elektronik telah menyebabkan Electropollution Environment. Yakni sebuah polusi yang dihasilkan oleh perangkat elektronik, misalnya ponsel.

Hal tersebut jelas sangat menggangu lebah, pasalnya perilaku hewan ini dipengaruhi oleh electrosmog. Dan polusi yang dihasilkan ponsel, berpotensi untuk menggangu navigasi kawanan lebah madu.

Mungkin saat ini hal itu hanya terjadi pada lebah, tapi tidak menutup kemungkinanan bahwa radiasi ponsel juga akan memiliki dampak buruk bagi bagi manusia.

Minggu, 30 Agustus 2009

Sarang-sarang Hewan Yang Luar Biasa Dan Menakjubkan

Ternyata manusia bukan yang terhebat dalam segalanya. Sejak dulu manusia berlomba-lomba membangun bangunan yang megah yang memiliki nilai arsitektur yang tinggi. Tidak mau kalah dengan manusia, binatang pun memiliki nilai arsitektur yang tinggi dalam membangun sarangnya, bahkan keindahannya sering tidak bisa kita bayangkan bagaimana cara mereka membuatnya.

Berikut ini adalah foto-foto dari sarang binatang yang indah dan menakjubkan. Antara lain sarang burung, semut, rayap, katak, berang-berang, dan lain sebagainya. Sarang-sarang ini mereka bangun dengan “tangan” mereka sendiri, tanpa bantuan ahli arsitek maupun ahli bangunan.

1. Sarang Burung Penenun

Burung penenun membangun sarang permanen pada pohon dan objek lainnya yang tinggi. Sarang ini akan cukup besar untuk rumah puluhan keluarga burung, berisi beberapa generasi sekaligus.

Sarang yang sangat terstruktur memberikan burung rasa yang lebih nyaman dibanding kondisi di luar. Pusat kamar tetap panas dan digunakan untuk malam hari dan mengerami telur. Luar ruangan yang digunakan untuk berteduh di siang hari.

sarang burung penenun 1

sarang burung penenun 2

2. Sarang Semut

Komplek sarang semut dibangun oleh banyak anggota koloni. Sarang semut dibangun di bawah tanah atau di atas pohon. Sarang semut ini dapat ditemukan di dalam tanah, di bawah batu atau kayu dan di dalam batu berongga. Bahan yang digunakan untuk pembangunan adalah tanah dan tanaman.Sarang semut selalu dijaga ketat, jadi jangan sampai mengganggunya.


sarang semut


3. Sarang Bendungan Berang–berang

Bendungan berang–berang dibuat sebagai perlindungan terhadap predator, seperti coyotes, serigala dan beruang, dan untuk memberikan kemudahan akses ke makanan selama musim dingin. Berang–berang selalu bekerja di malam hari dan produktif pembangun, membawa lumpur dan batu dengan bagian depan dipagari dengan kayu yg dipotong dengan gigi.

Karena itu, menghancurkan sebuah bendungan beaver tanpa mengeluarkan berang–berang sulit, terutama jika bendungan hilir adalah sebuah penginapan aktif. Berang–berang dapat membangun dasar seperti bendungan dalam semalam.


sarang berang berang


4. Sarang Lebah Madu

Lebah madu adalah salah satu spesies dari lebah yang membangun sarangnya dari lilin yg berasal dari nektar bunga yang lalu diproduksi menjadi lilin oleh tubuh lebah sendiri. Sarang lebah sendiri selalu memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia.


sarang lebah madu


5. Sarang Rayap

Rayap pekerja membangun dan mempertahankan sarang koloni mereka seperti rumah. Ini adalah struktur rumit dibuat dengan menggunakan kombinasi dari tanah, lumpur, kayu yang dikunya/ selulosa, dan air liur.

Sarang Rayap terdiri dari terowongan seperti galeri yang efektif memberikan udara dan mengontrol keseimbangan CO2/O2, serta memungkinkan untuk memindahkan rayap melalui sarang.

Sarang biasanya dibangun di bawah tanah, dalam potongan-potongan kayu besar, pohon-pohon tumbang di dalam atau tinggal di puncak pohon. Beberapa spesies membangun di atas tanah, dan dapat berkembang menjadi gundukan yang menakjubkan.


sarang rayap


6. Katak Pohon

Seperti namanya, katak ini biasanya ditemukan di sangat tinggi atau pohon dan tumbuh-tumbuhan yang tinggi. Mereka biasanya tidak turun ke tanah, ketika bertelur mereka membangun busa pada daun dan selama hidup mereka hingga dewasa jarang sekali meninggalkan pohon.


sarang katak pohon

Bagaimana, anda pasti juga merasa takjub bukan melihat kemampuan yang dapat dilakukan oleh para hewan-hewan ini.