Tampilkan postingan dengan label gajah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gajah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 September 2010

Gajah Afrika Takut Pada Gerombolan Semut

Siapa sangka hewan kecil yang satu ini dapat menakuti hewan yang sangat besar, bahkan dapat dikatakan hewan herbivora terbesar didunia yang hidup di darat saat ini yaitu gajah. Peneliti mengatakan salah satu makhluk terkecil di Afrika yaitu semut, memiliki tugas melindungi pohon dari gajah.

Profesor biologi Todd Palmer dari University of Florida mengatakan bahwa segerombolan semut marah akan merayap ke belalai gajah untuk menghalau hewan rakus ini melahap pohon yang sedang dilanda kekeringan di savana Afrika Timur, rilis universitas itu.

“Benar-benar mirip cerita David dan Goliath di mana semut-semut kecil itu melawan herbivora besar untuk melindungi pohon yang memiliki peran penting pada kehidupan mereka,” kata Palmer. “Gerombolan semut yang masing-masing memiliki bobot 5 miligram itu dapat melindungi pohon dari binatang yang besarnya 1 miliar lebih besar.”

Curah hujan, nutrisi tanah, herbivora pemakan tanaman dan api merupakan regulator utama campuran pohon dan rumput yang membentuk ekosistem savana.

”Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa pertahanan tanaman harus ditambahkan ke dalam daftar,” katanya.

“Semut ini memainkan peran sentral dalam mencegah hewan melakukan kerusakan luas terhadap pohon-pohon.”

Penelitian ini dilakukan di dataran tinggi Kenya tengah, Palmer mengatakan dia jarang melihat gajah memakan jenis pohon drepanolobium Acacia di mana semut pelindung secara agresif menyerang apa saja yang menyentuh pohon itu.

Namun, gajah-gajah itu masih makan pohon-pohon lain yang tidak terdapat semut itu, katanya.

Saat berbicara spesies pohon yang terdapat semut, gajah-gajah menghindari pohon-pohon ini seperti anak kecil menghindari brokoli, kata Palmer.

Mungkin inilah yang disebut sebagai keseimbangan ekosistem dimana setiap hewan yang hidup memiliki peranannya masing-masing.

Jumat, 04 September 2009

Ternyata Nenek Moyang Gajah Sebesar Kelinci


Gajah adalah salah satu binatang terbesar yang pernah hidup sekarang ini. tapi para p
eneliti mendapati moyang gajah modern yang ada sekarang ternyata hanya sedikit lebih besar dari ukuran kelinci. Padahal gajah pada saat ini adalah mamalia terbesar di muka bumi.

Sebuah tengkorak yang ditemukan di Maroko berusia 60 juta tahun diidentifikasi sebagai binatang yang kini merupakan mamalia terbesar di muka bumi.

Hewan itu berukuran hanya 50 cm dari belalai hingga ekor dan beratnya hanya 4kg hingga 5kg. Disebut sebagai Eritherium azzouzorum, binatang itu tidak mirip dengan gajah yang ada sekarang.

Karena yang ditemukan hanya bagian kepala, sulit bagi tim dari Prancis dibalik penemuan itu untuk secara akurat memperkirakan bentuknya seperti apa.

Analisis dari gigi menunjukkan tengkorak itu itu berhubungan, meskipun berbeda dengan gajah modern. Binatang itu 10 juta tahun lebih tua dibandingkan fosil gajah tertua yang ditemukan.

Tapi itu penemuan penting karena menunjukkan keluarga baru dari mamalia modern mulai berkembang segera setelah kematian dinosaurus.

Dinosaurus musnah sekitar 65 juta tahun lalu dan Eritherium mulai muncul bersama dengan beberapa primata lima juta tahun berikutnya.

Binatang ini tidak akan punya kesempatan berkembang di zaman dinosaurus karena kalah bersaing dalam mencari makanan. Tim itu menyimpulkan, saat binatang yang lebih besar sudah hilang, maka yang lebih kecil dan lebih bisa beradaptasi yang mampu berkembang.

kalau nenek moyang gajah hanya sebesar kelinci berarti nenek moyang kelinci sebesar apa ya, mungkin sebesar tikus ya?