Kamis, 06 Maret 2014

Nasib Badak Afrika Dahulu Sekarang Dan Masa Yang Akan Datang

bintangkarang.blogspot.com

Dimulai pada tahun 1910 mantan presiden Amerika serikat Theodore Rooselvelt  memulai perjalanan bersejarahnya ke benua Afrika. Hasil dari perjalan tersebut adalah berhasil terkumpulnya data dari sekitar 14.000 jenis specimen hewan yang hidup di Afrika, terdiri dari specimen jenis reptil, mamalia, ikan dan berbagai jenis burung.

Salah satu specimen yang mendapat perhatian adalah badak. Badak mungkin terlihat tidak terlalu cerdas dan tidak semenarik hewan lain semisal gajah. Namun badak adalah salah satu hewan yang terancam mengalami kepunahan lebih cepat bila dibandingkan dengan hewan-hewan lainya. Untuk menghindari berbagai hal yang tidak di inginkan maka perlu segera dilakukan tindakan pencegahan untuk melindungi populasi badak Afrika yang saat ini masih tersisa.

Meskipun badak terlihat seperti hewan yang bodoh namun jika kita sedang berada didekat se ekor badak ada baiknya jika berhati-hati karena kita tidak pernah tau kapan badak akan menyerang manusia yang ada disekitarnya.   Namun pada masa sekarang populasi badak sudah jauh menurun karena semakin banyaknya perburuan liar terhadap badak afrika. Badak-badak tersebut diburu untuk diambil tanduknya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah badak Afrika dari kepunahan adalah dengan melakukan penangkaran. Beberapa badak dipindahkan dari habitat aslinya untuk ditangkarkan dan untuk menghindari ancaman dari para pemburu liar. Badak yang telah ditangkarkan dalam kurun waktu yang lama namun tidak dapat menghasilkan keturunan akan dikembalikan ke alam liar dengan harapan bisa kembali berkembang biak. Hal tersebut menjadikan pengawasan terhadap badak menjadi lebih lebih sulit, namun hal itulah satu-satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari badak afrika dari kepunahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar