Kamis, 30 September 2010

Kaum Nudis Yang Gemar Bugil Begitu Eksis Di Perancis


Kaum nudis atau kaum telanjang yang gemar bugil ternyata sudah merambah kemana-mana, terutama di negara perancis. Ketegangan di kota Cap d'Agde, sebuah kota yang dikenal sebagai Kota Bugil di Prancis kini mulai meningkat. Itu terjadi sejak populasi kaum nudis dan swinger (orang yang gemar bertukar pasangan seks) meningkat. Para penduduk lokal mulai mengeluhkan hotel-hotel di kota itu yang dikuasai oleh hotel cabul dan memanjakan orang yang gemar telanjang. atau kaum nudis tersebut. Demikian laporan dari Independen.

Penduduk lokal menyalahkan Libertini, kelompok swingger yang turun di kota itu dalam beberapa tahun terakhir. Libertini dianggap bertanggungjawab atas meningkatnya perilaku eksibisionis di kota itu.

Florence Denebeste, seorang anggota legislatif setempat, mengeluhkan hal tersebut. "Saat matahari terbit, ada sebuah wilayah di Cap d'agde yang berubah menjadi Ibu Kota seks bebas Eropa," katanya seperti dikutip Telegraph.

Wanita tersebut meminta walikota setempat segera turun tangan terhadap apa yang dia sebut "ledakan kaum Libertini di wilayah non nudis" di kota itu.

Bahkan, kaum nudis tradisional mendukung langkah itu. Salah seorang dari mereka mengatakan bahwa mereka telah pindah dari daerah itu karena mereka menginginkan "kehidupan yang alami". Kini yang ada di kota itu, kata dia, "seperti hidup dikelilingi binatang liar."

Walikota setempat mengatakan dia memahami keluhan tersebut. Dia mengaku sudah menjaga agar dua kelompok itu tetap terpisah.

Dua tahun lalu, masyarakat setempat marah, menyerang, dan membakar hotel yang digunakan untuk pesta kaum pecinta swinger.

Ternyata kemaksiatan di prancis sudah sedemikian parah sehingga kaun nudis atau kaum yang senang dengan perilaku telanjang dan bugil begitu merajalela disana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar