Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Januari 2011

Anak Usia 6 Tahun Masih Seperti Seorang Bayi

bayi
Masa kanak-kanak seharusnya merupakan yang yang sangat penting untuk bertumbuh kembang, tapi tidak demikian halnya dengan anak yang satu ini. Meski usianya sudah enam tahun, Gabrielle Williams atau Gabby adalah gambaran seorag bayi 'abadi'. Di usia yang normalnya dilalui dengan keceriaan kanak-kanak ia masih tetap memakai popok dan dirawat tiap tiga jam laiknya seorang bayi.

Gadis kecil asal Montana ini sungguh berbeda dari saudara-saudaranya yang lain. Normalnya, anak usia 6 tahun akan memiliki berat badan rata-rata 46 kilogram dan menjadi sekitar 100-120 cm. Namun berat Gabby hanya 10 kilogram dengan tinggi badan 60 cm.

"Catatan medis saat kelahirannya tidak menunjukkan kelainan apapun. Dokter tidak dapat mendeteksi gangguan yang dideritanya," kata ibu Gabby, Mary-Margret Williams, 37 mengenai anak keduanya. Dokter bahkan menyangka tidak akan bertahan lama setelah kelahirannya pada 2004.

Mary-Margret dan suaminya, John Williams memiliki tiga anak lain yaitu Sophia, 7, Anthony, 4, dan Aleena, 3. Dan, anak kelima yang lahir Maret 2010 belum menunjukkan tanda-tanda gangguan perkembangan seperti Gabby.

Kondisi Gabby, diduga sebuah kondisi yang sangat langka. Kasus Gabby akan ditayangkan pada sebuah program khusus, "My 40 Year Old Child".

Selain Gaby, seorang bocah laki-laki asal Australia, Nicky Freeman, terlihat seperti anak usia 10 tahun, padahal usia sebenarnya adalah setengah baya, sekitar 40 tahun.

Kehadiran anak-anak ini, menurut catatan medis hanya diderita sekitar 12 orang di seluruh dunia. Mereka yang berusia satu tahun dan menderita kelainan, akan terlihat seperti bayi empat bulan dalam ukuran manusia normal. Hingga kini dunia medis belum menemukan penyebab fenomena 'Benjamin Button' tersebut.

Berdasarkan penelitian, jumlah kromosom mereka normal, tetapi memiliki kekurangan kognitif. Gabby, didiagnosis menderita kebutaan dan tidak akan pernah berbicara.

"Dia menangis ketika sakit dan terkadang tersenyum," ujar Williams seperti dikutip ABC News. "Tidak terlalu banyak komunikasi."

Williams menambahkan, "Gabby memang sangat lambat, namun mengerti saat ibu dan nenek memeluknya. Dia merasa nyaman berada di sekitar orang dan senang mendengar saudara-saudaranya bermain."

Dr Richard Walker dari University of South Florida College of Medicine, mengaku terpesona pada para bayi abadi ini. Ia pun membandingkan kode genetik Gabby dengan seorang gadis 19 tahun, Brooke Greenberg Baltimore, yang memiliki kondisi yang sama.

Dari situ diketahui, tubuh penderita  mereka tidak berkembang sebagai unit terkoordinasi, tetapi independen dan tak sinkron. Hingga kini belum ada ilmu medis modern yang menjelaskan hal tersebut.

Di usia 16 tahun, Brooke masih punya gigi susu dan tulangnya diperkirakan sama seperti tulang anak usia 10 tahun. Hal tersebut mungkin terasa sedikit aneh bagi kita, namun keadaan ini benar-benar terjadi dan nyata dialami oleh manusia.

Selasa, 04 Januari 2011

Karakter Seorang Anak Berdasarkan Urutan Kelahiranya

urutan-kelahiran-anak
Setiap orang punya sifat yang berbeda-beda, namun tahukah anda jika setiap urutan kelahiran pada seseorang juga memiliki pengaruh terhadap pembentukan sikap dan kepribadian orang tersebut. Inilah beberapa sikap dan karakter seseorang berdasarkan urutan kelahiranya :

Anak pertama
Karena anak pertama umumnya selalu diminta untuk bertanggung jawab atas adik-adiknya, biasanya mereka akan tumbuh menjadi orang yang dominan, sangat bertanggung jawab, terorganisir, dan kompetitif.

Anak tengah
Anak tengah adalah tipe yang senang mencoba membuat orang lain bahagia (istilahnya, people pleaser). Anak tengah secara alami adalah tipe yang pandai berdiplomasi, dan sulit untuk membuat mereka mengambil sisi atau keputusan. Anak tengah juga cenderung pandai memanipulasi.

Anak bungsu
Anak bungsu adalah tipe yang mudah bergaul dan kreatif, serta lebih suka keadaan seperti apa adanya dan tak begitu menyukai perbedaan. Anak bungsu adalah tipe yang lebih suka berpetualang ketimbang saudara-saudaranya, meski mereka juga butuh bersandar dan manja sewaktu-waktu.

Anak tunggal
Anak tunggal biasa menjadi pusat perhatian di dalam keluarga, jadi ia cenderung haus perhatian. Menjadi anak tunggal kadang menandakan ketidaktahuannya akan lawan jenis. Ia sering kebingungan bagaimana menghadapi lawan jenis.

Kembar
Anak kembar memiliki ikatan yang kuat, dan sering bersandar satu sama lain saat akan memutuskan sesuatu. Mereka tipe yang terbiasa akan hadirnya partner, sehingga membuat mereka menjadi pasangan yang romantis.



Itulah beberapa karakter yang akan terbentuk berdasarkan urutan kelahiran seseorang, meskipun demikian pembentukan karakter seperti tersebut diatas tidaklah sepenuhnya benar tetapi hanya bersifat dominan.

Senin, 16 Agustus 2010

Sungguh Kasihan, Kepala Anak Beruang Terperangkap Dalam Botol


Entah apa yang ada dalam pikiran anak beruang ini hingga kepalanya bisa terperangkap dalam sebuah botol. Wadah plastik itu telah merepotkan beruang berusia 6 bulan itu, selama 10 hari

Beruang ini menjulurkan kepala ke dalam botol saat menggali sampah di wilayah pusat Florida.

Ahli biologi mengatakan bahwa anak beruang ini terancam kematian karena botol tersebut membuat beruang tidak mampu makan atau minum. Di sisi lain, tim keamanan hewan terpaksa harus menenangkan ibu beruang sebelum meraih tabung dari kepala beruang ini.

Ibu beruang yang telah tenang harus dimasukkan dalam sebuah perangkap agar anaknya bisa ikut masuk ke jeruji tersebut, seperti dikutip dari The Huffington Post.

Rabu, 11 Agustus 2010

Anak-anak Yang Pernah Di Besarkan oleh Hewan

Anda pasti pernah melihat film tarzan tau mowgli yang menceritakan tentang anak manusia yang tinggal di alam liar dan di besarkan oleh binatang. Ternyata hal tersebut tidak hanya terjadi dalam film, karena pada dunia nyata juga pernah ditemukan hal yang serupa. inilah beberapa anak yang diketahui pernah hidup di alam liar dan dibesarkan oleh binatang:

1. Amala & Kemala


Dua remaja putri ditemukan di dekat Calcutta 1926 oleh Wahyu Yusuf Singh, seorang pendeta lokal di panti asuhan.

Singh menulis dalam buku harian bahwa mereka telah lama mempunya gigi yang aneh dan benci kepada matahari, melolongi bulan, makan dari mangkuk di atas tanah, dan melihat dengan jelas di dalam gelap.

Ia mencoba untuk membudayakan kehidupan bersosialisasi Amala dan Kamala, tapi tampaknya sangat sulit untuk dilakukan.

2. Gazelle Boy

Pada tahun 1960, antropolog Spanyol Jean-Claude Auger menerima laporan dari nomads di gurunSahara bahwa ada seorang anak telah berjalan bebas di gurun. Ia pergi untuk melakukan investigasi, dan tentu saja, ia melihat seorang anak laki-laki bersama sekumpulan gazelles ( Kijang Gurun).

Antropolog tersebut kemudian memperhatikan anak tersebut, dan betapa kagetnya ia ketika melihat anak tersebut berkomunikasi dengan kawanan hewan tersebut sambil memakan akar-akaran, kadal, dan cacing.

Auger kembali dua tahun kemudian dengan tentara Spanyol untuk menangkap anak tersebut. Tetapi ketika mereka mencoba untuk mengejar, Jeep yang ditumpanginya terbalik. Tahun 1966, Auger membuat satu upaya terakhir untuk menangkap anak dengan helikopter dan jaring, tetapi juga tidak berhasil menangkap anak tersebut.


3. John Ssbunya

Pada tahun 1988,anak laki-laki berumur 4 tahun bernama John Ssebunya melihat ayahnya menembak dan membunuh ibunya.

Takut akan hidupnya, Yohanes berlari ke dalam hutan di negara Uganda dan bergabung dengan kumpulan monyet penghuni hutan tersebut, salah satu dari beberapa binatang menyusui lainnya menerima anak tersebut menjadi bagian dari kelompoknya.

Ketika Yohanes ditemukan lebih dari satu tahun kemudian, ia mempunyai rambut tebal meliputi tubuhnya, dia berjalan berlutut dan menekuk jari tangannya, dan dia tidak bisa memakan makanan yang dimasak.

Namun setelah diadopsi sebuah panti asuhan Kristen di kota Masaka, sisi kemanusiaannya mulai terlihat. Sekarang ia berumur 24 tahun, John telah belajar untuk berbicara dan berjalan tegak lurus.

Ia bahkan memutar musik dan gitar. Dan pada tahun 1999, dia bepergian ke Eropa dari Afrika dengan anak-anak paduan suara.

4. Ivan Mishukov

Pada tahun 1996, Ivan Mishukov yang berumur 4 tahun berada jauh dari orang tuanya dan menjadi salah satu dari 2 juta anak-anak tuna wisma hidup di jalanan di Rusia.

Setelah hidup terlunta-lunta dijalanan kota Moscow, akhirnya ia bergabung dengan kumpulan anjing jalanan untuk mencari makanan dan perlindungan di dinginnya langit malam kota Moscow, dan menjadikan dia pemimpin mereka.

Dua tahun kemudian, polisi menangkap anak tersebut di belakang dapur di sebuah restoran, ketika sedang mengais sisa-sisa makanan, kemudian ia dibawa ke sebuah panti sosial dan dengan cepat dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan dunia manusia. Sekarang Ivan hidup dengan normal, walaupun dia masih sering memimpikan tentang teman-teman anjingnya.

5. Victor

Ditemukan anak 12 tahun bernama Victor muncul di Aveyron, Perancis, ia tidak dapat berbicara, makan daging mentah, dan banyak cakaran diseluruh tubuhnya. Kejadian tersebut terjadi tahun 1799.
Seorang dokter bernama Jean Itard dikhususkan untuk menganalisa Victor, dan dirinya percaya bahwa jika ia dapat mengajarinya untuk dapat berbicara bahasa manusia dan menunjukkan rasa kasih sayang.

Penelitiannya dapat membuktikan, bahwa jika sesorang jauh dari pendidikan, sisi bintang / sisi liar dari sesorang tersebut akan lebih dominan. Sayangnya untuk Itard, Victor tidak pernah membuat banyak kemajuan.


6. Misha (Monique De)

Pada tahun 1997, seorang wanita bernama Monique “Misha” Defonesca mempublikasikan kisah hidupnya tentang Holocaust. Menurut buku nya, Nazi telah membunuh orang tuanya di Brussels ketika dia baru berusia 7 tahun. Setelah itu ia hanya hidup sebatang kara.

Misha melewati daratan eropa sendirian dengan sepasang serigala yang menemaninya selama berbulan-bulan, bahkan mungkin tahunan. Akhirnya tibalah ia di Ukraina.

Cerita sebuah kisah hidup yang menakjubkan, koran Belgia mewawancarainya dan memberitakan rincian dan menemukan bahwa Misha’s nama sebenarnya adalah Monique De.

Meskipun orang tuanya meninggal dalam perang, ia akhirnya dirawat oleh kakeknya. Misha kemudian datang dan menjelaskan ke pers Belgia cerita “kenyataan” dan “jalan hidup” yang telah ditempuhnya.

Kamis, 29 Juli 2010

Cerdaskan Otak Anak Dengan Tidur 11 Jam

Apakah anak anda sangat menyukai tidur? Jika iya mungkin anda patut sedikit bergembira. Hasil riset terbaru para ahli di Amerika Serikat menunjukkan, pola tidur yang teratur membuat anak-anak lebih cerdas. Dibandingkan anak yang tidurnya tidak teratur, mereka yang istirahatnya selalu terjadwal memiliki kemampuan bahasa, membaca dan matematika yang lebih baik di sekolah.

Ini adalah hasil penelitian independen para ahli di SRI International yang melibatkan 8.000 anak. Salah satu kesimpulan yang dipaparkan dalam pertemuan Associated Professional Sleep Societies itu juga menyebutkan, anak-anak rata-rata tidurnya kurang dari 11 jam setiap hari menunjukkan kemampuan yang kurang baik.

Dalam riset itu, peneliti menganalisis informasi tentang tidur anak-anak melalui wawancara dengan orang tua. Informasi ini dikumpulkan saat anak-anak berusia 9 bulan dan diulang saat mereka menginjak usia empat tahun.

Pimpinan riset Dr Erika Gaylor menyatakan, data riset juga mengungkapkan banyak anak di AS yang tidak memenuhi kebutuhan tidurnya. Alhasil, anak-anak ini mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan sulit mencapai prestasi di sekolah.

Ia merekomendasikan para orang tua untuk mengatur jadwal tidur yang tepat sehingga anak-anak dapat mencapai kualitas tidur yang sehat. Orang tua juga harus meluangkan waktu berinteraksi dengan anak di tempat tidur secara rutin seperti membacakan buku atau mendongeng.

Kamis, 22 Juli 2010

Bayi Kulit Putih Lahir Dari Pasangan kulit Hitam Di Inggris



Sekarang ini banyak sekali kejadian aneh yang sering terjadi. Termasuk yang terjadi pada pasangan suami-istri berkulit hitam asal Inggris dikagetkan oleh kelahiran bayi mereka. Bayi perempuan mereka terlahir berkulit putih, berambut pirang dan berbola mata biru.

Adalah Ben Ihegboro (44) dan Angela Ihegboro (35) yang mengalami hal itu. Bayi mereka yang dilahirkan di Queen Mary's Hospital di Inggris itu lahir layaknya seorang anak dari pasangan kulit putih.

"Hal pertama yang saya katakan 'Apa yang terjadi?' Kami berdua hanya duduk di sana setelah kelahiran bayi tersebut dan menatapnya lama," kata Ben menceritakan kekagetan mereka saat melihat kelahiran anaknya seperti dilansir daily telegraph, Rabu (21/7/2010).

Yang membuat keduanya semakin bingung adalah pernyataan dokter bahwa bayi yang mereka lahirkan bukanlah bayi albino yang mengalami kelainan pigmen warna kulit. "Dia tidak seperti albino. Dia tampak seperti bayi sehat berkulit putih," kata Ben.

Meski menerima kenyataan memiliki bayi berkulit putih, Ben tidak menaruh curiga sedikitpun terhadap istrinya. Dia yakin istrinya berkata jujur kepadanya. "Istriku jujur kepadaku. Seandainya tidak jujur pun, bayi itu tidak akan terlihat seperti itu," kata Ben

Ben dan Angela yang memiliki darah keturunan Nigeria pun memberi nama anaknya Nmachi Ihegboro. Dalam bahasa Nigeria, Nmachi berarti 'Keindahan Tuhan'.

Sebelum Nmachi, Ben dan Angela sudah memiliki dua anak yakni Chisom, 4 tahun, dan Dumebi, 2 tahun. Kedua anak tersebut lahir normal berkulit hitam seperti orangtuanya.

Sabtu, 17 Juli 2010

Televisi Bisa Timbulkan Gangguan Perilaku Pada Anak

Televisi merupakan jendela media yang mempunyai dua sisi manfaat, jadi kita harus benar-benar mengawasi apa yang menjadi tontonan bagi anak-anak kita. Berapa lama anak anda menonoton televisi dalam satu hari? Jika lebih dari dua jam, berhati-hatilah. “Bahaya” mengintai masa depan anak anda. Kok Bisa? Ya, Anak-anak yang terlalu banyak menonton televisi atau bermain video games lebih beresiko mengalami gangguan perilaku. Manifestasinya anak tidak mampu berkonsentrasi dan sulit menyelesaikan tugas. Gangguan perilaku ini bukan cuma berdampak di usia kanak-kanak, tapi juga bisa terbawa hingga dewasa.

Sulit berkonsentrasi adalah bila anak tidak fokus memperhatikan suatu hal atau perhatiannya terpecah dan mudah beralih. Untuk suatu pekerjaan, dia akan sulit menuntaskannya. Penyebab sulitnya konsentrasi pada anak bisa disebabkan karena faktor internal, seperti ada gangguan perkembangan otak, atau karena faktor eksternal, seperti terlalu banyak menonton televisi.

Dalam sebuah penelitian, Edward Swing, peneliti dari Iowa State University, membandingkan responden yang menonton televisi atau video games kurang dari 2 jam setiap hari dengan mereka yang menonton lebih banyak. Waktu menonton televisi untuk anak usia dua tahun ke atas yang dianjurkan oleh American Academy of Pediatrics adalah maksimal 2 jam setiap hari.

“Mereka yang tidak mengikuti rekomendasi para ahli dan menonton TV lebih dari 2 jam, memiliki risiko gangguan konsentrasi 1,6 hingga 2,2 kali lebih tinggi,” kata Swing. Anak-anak usia sekolah ternyata lebih banyak yang mengalami gangguan konsentrasi dibandingkan pada mahasiswa, meski mereka sama-sama kebanyakan nonton TV atau main video games.

Pada penelitian ini, Swing melibatkan 1.300 anak di kelas tiga, empat, dan lima sekolah dasar selama 13 bulan. Ia juga meneliti 210 mahasiswa mengenai kebiasaan menonton televisi dan pengaruhnya. Selain mewawancari si anak tentang durasi menonton TV, orangtua anak juga ditanya mengenai kebiasaan nonton TV anak mereka. Setelah itu, Swing dan timnya mewawancarai para guru di sekolah tentang perilaku anak.

Para guru melaporkan, gangguan perilaku yang kerap ditemui di sekolah antara lain anak sulit memusatkan perhatian atau sulit diam saat mengerjakan tugas-tugas sekolah, bahkan sering mengganggu anak lain. Jadi sebaiknya kita batasi secukupnya saja penggunaan televisi pada anak, agar tidak sampai menyebabkan gangguan perilaku pada anak.

Rabu, 30 September 2009

Bayi-bayi Yang Aneh Yang Pernah Dilahirkan

Apakah anda pernah menyaksikan hal-hal yang aneh, terutama pada bayi seperti berikut ini. Bayi-bayi ini memang ajaib. Karena berbagai macam penyebab bayi-bayi ini dilahirkan dengan kondisi yang tidak seperti biasanya. Dari yang beratnya cuma 10 ons sampai ada yang saat dilahirkan sudah memiliki berat hampir 8 kg! Ada pula yang dilahirkan dengan kelainan bawaan yang menyebabkannya memiliki cacat aneh dan bahkan memiliki ciri fisik yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.
1. Bayi Terkecil di Dunia

Tanggal 24 Oktober 2006, Amillia Taylor dilahirkan pada usia kandungan ibunya 21 minggu 6 hari. Tidak pernah ada bayi yang dilahirkan kurang dari usia kandungan 23 minggu bisa hidup, tapi Amilia yang hanya memiliki berat 10 ons bisa lahir sempurna, bahkan tubuhnya masih mampu untuk bernapas sendiri dan mencoba menangis. Bahkan rumah sakit sebenarnya bisa mengijinkan bayi ini dibawa pulang, hanya saja ibunya diminta tinggal beberapa hari lagi untuk bahan penelitian. Saat akan dibawa pulang beratnya sudah mencapai 18 ons (1,8 kilo).

2. Bayi 20 Kilogram




Bayi ini lahir di Iran, saat usianya 7 bulan beratnya sudah mencapai 20 kilogram. Menurut orang tuanya bayi mereka lahir dengan berat yang normal yaitu 3,6 kilogram, tapi setelah itu mereka menyebutkan bahwa bayi mereka ini tidak pernah berhenti makan tiap jam. Dokter-dokter Iran belum menemukan jawaban atas kenehan nafsu makan bayi ini.


3. Bayi Cyclop


Tahun 2006, bayi ini dilahirkan dengan hanya mempunyai satu mata. Staf medis yang membantunya lahir percaya bahwa kondisi bayi itu disebabkan oleh obat eksperimen anti kanker. Penyebab lainnya ditulis dalam laporan rumah sakit itu adalah bisa juga merupakan hasil dari kelainan kromosom. Bayi perempuan itu didiagnosa mengalami kelainan kromosom yang jarang, yang disebut cyclopia. Dia dilahirkan dengan satu mata di tengah kepala bagian depan, tidak memiliki hidung, dan otaknya berkumpul dalam satu belahan saja. Dengan segala kelainan ini, sungguh suatu mukjizat jika bayi perempuan ini bisa bertahan hidup. Bayi malang ini akhirnya meninggal beberapa hari kemudian.

4. Bayi Mirip Katak


Tahun 2006, bayi aneh ini terlahir di Charikot, pusat distrik Dolakha, dan menarik perhatian begitu banyak orang yang ingin sekedar melihatnya dan menjadi saksi keanehan ini.
Bayi tak berleher dengan kepala yang hampir seluruhnya tenggelam pada bagian tubuh atasnya dan bola mata yang ukurannya sangat besar seperti mau melompat dari kelopaknya ini terlahir dari pasangan Nir Bahadur Karki dan Suntali Karki di rumah sakit Gaurishnkar di Charikot. Pasangan ini adalah penduduk Birkhot VDC, Dolakha.
Ibu dari bayi ini menginformasikan bahwa bayinya akhirnya meninggal sejam setelah kelahirannya dan diserahkan ke rumah sakit setelah kematiannya. Kabar mengenai bayi ini cepat meluas sehingga ratusan orang memadati rumah sakit itu saat bayi malang ini dibawa. Polisi setempat sampai harus mengendalikan kumpulan massa ini.
Bayi yang dilahirkan dengan berat 2 kg ini dilahirkan pada usia kandungan normal yaotu 9 bulan. Suntali, yang sebelumnya sudah mempunyai dua anak perempuan normal, tidak merasakan keanehan apapun selama kehamilannya. Nir Bahadur, ayahnya, mengatakan bahwa diapun tidak memilili firasat apapun mengenai bayinya dan tegar atas kematian bayinya. "Saya cukup bahagia bahwa tidak terjadi apa-apa atas istri saya" ujarnya.
Ada yang mengatakan bahwa bayi ini mengalami kondisi yang disebut anencephaly, suatu kelainan syaraf dengan susunan otak yang cacat. Bayi seperti ini akan meninggal beberapa hari setelah kelahirannya seperti halnya bayi cyclops. Untuk mencegahnya seorang wanita dianjurkan mengkonsumsi sayuran di awal kehamilannya.

5. Bayi dengan Tiga Lengan


Bayi ini namanya Liu Junjie dari provinsi Anhui, China, terlahir dengan tiga lengan tahun 2006. Para dokter berhasil membuang lengan ketiganya yang sangat jarang dan berbentuk cukup sempurna. tetapi bayi malang ini membutuhkan terapi fisik yang lama untuk memfungsikan dua lengan sisanya yang tidak memiliki telapak dan susah digerakkan. "Kami berharap berbagi informasi dengan dokter-dokter yang pernah menemukan kasus ini dari seluruh dunia" ujar Chen, kepala departemen ortopedik di Shanghai Children's Medical Center. "Hal ini sangat jarang terjadi dan kami tidak banyak memiliki informasi untuk bertindak."

7. Bayi Terlahir dengan Berat 7,75 kg


Seorang wanita Siberia tahun 2007 melahirkan bayinya dan terkaget-kaget mengetahui anaknya yang ke-12 itu memiliki berat 7,75 kg. "Kami sekeluarga shock" ujar ibu dari Nadia, nama bayi itu. "Selama kehamilan, saya makan apa saja. Kami tidak punya uang untuk membeli makanan-makanan khusus, jadi aku hanya makan kentang, mie, dan tomat." tambahnya sambil mengungkapkan bahwa bayi sebelumnya juga dilahirkannya dengan berat lebih dari 5 kg.

Ternyata ada banyak hal unik yang pernah terjadi pada bayi-bayi yang terlahir ke dunia ini.

Selasa, 29 September 2009

Kebun Binatang Lujan Yang Unik Dan Kontroversial

Pernahkah anda berkunjung ke kebun binatang yang banyak berisi dengan berbagai macam binatang termasuk binatang buas. Kebun binatang yang satu ini mungkin terasa sangat unik dan lain dari kebun binatang lainya yang sering kita datangi. Kebun Binatang ini bernama Lujan, Kebun Binatang Lujan ini dianggap paling kontroversial karena mengijinkan turisnya untuk amat sangat dekat dengan beberapa binatang pemakan daging terganas di dunia.











Di Kebun Binatang Lujan pengunjung dapat merasakan bagaimana sensasi menunggang singa, beruang, macan dan memberi makan cheetah. Semua kandang binatang itu dapat dimasuki oleh pengunjung dengan membayar biaya $50 dan menandatangani perjanjian edan yang menyatakan bahwa jika anda dimakan atau dicakar ataupun terluka oleh binatang ganas tersebut maka pihak kebun binatang tidak akan bertanggung jawab. Edan banget ya... Jadi sama saja dengan anda menyerahkan keselamatan anda pada diri anda sendiri, jika sedang beruntung anda tidak akan dimakan oleh singa, namun jika anda sedang sial dan singa sedang lapar bisa saja anda dimakan dan tidak ada tanggung jawab dari pihak kebun binatang lujan dikarenakan anda sudah menandatangani perjanjian yang menyatakan anda akan menanggung resiko anda sendiri.. masih berani kesana??

Kebun Binatang Lujan terletak 50 mil dari Buenos Aires dan ongkos masuknya pun hanya sebesar $5.

Anak anak juga diijinkan untuk masuk ke kandang singa dan mendekat kepada binatang binatang buas yang berpotensi dapat memakan anak anak. namun amat sangat disayangkan informasi mengenai kebun binatang ini termasuk turis turisnya di internet masih sangat kurang.. tentang berapa orang yang sudah mati dimakan oleh binatang disana, tentang berapa orang yang selamat...

Born Free Foundation sebuah yayasan perlindungan binatang bahkan telah memberikan pernyataan dan menekankan agar jangan mengunjungi kebun binatang itu. Will Travers CEO dari yayasan tersebut berkata "Berdasarkan apa yang saya baca di situs Kebun Binatang Lujan saya menjadi takut bahwa akan ada peristiwa menakutkan disana"

"Dalam pandangan saya kebun binatang ini memberikan resiko keselamatan pengunjung pada dirinya sendiri dengan mengijinkan mereka untuk berinteraksi dengan jarak dekat terhadap Binatang Binatang Buas yang berbahaya"

Bagaiman dengan anda, apakah cukup punya nyali dan berminat berdekatan dengan singa dan harimau yang ada?

Jumat, 11 September 2009

10 Cara Yang Salah Dalam Mendidik Anak

Setiap orang tua pasti bangga jika anaknya menjadi orang yang baik dan berguna bagi nusa dan bangsa, tapi bagaimana jika anak di didik dalam kondisi yang terlalu keras, tentu ia akan mengadopsi cara-cara yang sering ia lihat ke dalam kehidupannya kelak. Meski tak selalu, lingkungan memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak selanjutnya, termasuk bagaimana orang tua mendidik mereka.



Anak yang dibesarkan dalam situasi keluarga yang nyaman tentu berbeda dengan anak yang selalu diberi hukuman fisik oleh orang tuanya. Sayangnya, tak sedikit orang tua yang tidak tahu bagaimana cara memberikan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan optimal anak. Akibatnya, anak pun tumbuh tidak sebagaimana yang diharapkan.

Nah, berikut ini adalah 10 hal yang harus dihindari dalam mendidik anak:

1. Terlalu lemah
Misalnya, selalu memenuhi semua permintaan anak. Anak tidak diajar untuk mengenal hak dan kewajiban. Akibatnya, anak menjadi terlalu penuntut, impulsif (gampang melakukan tindakan tanpa perhitungan), egois, dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.
2. Terlalu menekan
Misalnya, orang tua terlalu mengatur dan mengarahkan anak, tanpa memperhatikan hak anak untuk menentukan keinginannya sendiri, atau untuk mengembangkan minat dan kegiatan yang ia inginkan. Akibatnya, anak akan menjadi lamban, selalu bekerja sesuai perintah, tidak memiliki pendirian, dan suka melawan.
3. Perfeksionis
Orang tua menuntut anak untuk menunjukkan kematangan sikap atau target tertentu yang umumnya melebihi kemampuan yang wajarnya dimiliki anak. Akibatnya, anak akan terobsesi untuk meraih prestasi yang diharapkan orang tuanya. Ia juga akan menjadi terlalu keras dan kritis terhadap dirinya sendiri.
4. Tidak memberi perhatian
Orang tua hanya menyediakan sedikit waktu untuk memperhatikan setiap perkembangan anak, atau membantu anak menempuh tahap demi tahap perkembangannya. Akibatnya, anak tak mampu membina hubungan dengan lingkungannya dan akan tumbuh menjadi anak yang impulsif.
5. Terlalu cemas akan kesehatannya
Orang tua terlalu berlebihan mencemaskan kondisi fisik anak. Padahal, secara obyektif, anak sehat. Sakit sedikit saja, orang tua cemasnya minta ampun. Akibatnya, anak akan mudah merasa tak sehat dan ikut merasakan kecemasan yang sama. Enggan bermain, takut jatuh, dan sebagainya.
6. Terlalu memanjakan
Misalnya, terus-menerus menghujani anak dengan barang-barang mahal atau memberikan pelayanan istimewa, tanpa mempertimbangkan apa yang sesungguhnya dibutuhkan anak. Akibatnya, anak bisa menjadi anak yang gampang bosan, kurang inisiatif, dan tak memiliki daya juang.
7. Tidak pernah memberi kepercayaan
Orang tua selalu meramalkan kesalahan yang belum tentu dilakukan anak. Orang tua juga selalu mengritik anak, bahkan untuk hal-hal yang seharusnya tak perlu kritikan. "Kamu, sih, nanti kalau jatuh, bagaimana?" Akibatnya, anak akan menjadi seorang yang pesimis, rendah diri, dan cenderung mengembangkan hal-hal yang selalu dilarang orang tua.
8. Menolak kehadiran anak
Misalnya, jenis kelamin anak tak sesuai dengan harapan orang tua, sehingga orang tua cenderung menolak menjadikan anak sebagai bagian dari keluarga. Akibatnya, semua tindakan yang dilakukan orang tua selalu merugikan anak. Anak bisa rendah diri dan menunjukkan sikap bermusuhan terhadap orang tua.
9. Suka menghukum Orang tua bersikap agresif terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan anak, dan cenderung memilih memberikan hukuman fisik dengan alasan mengajarkan disiplin. Bisa-bisa anak akan menganggap kekerasan sebagai sesuatu yang wajar dilakukan dan akan melakukan hal yang sama terhadap keluarganya kelak.
10. Suka menggoda
Orang tua cenderung melecehkan keberadaan anak dengan sering mengolok-olok dan mengungkapkan kekurangan anak di depan orang banyak. Akibatnya, anak akan merasa tidak dihargai dan rendah diri.
Untuk para orang tua semoga tips ini dapat menjadi bahan pertimabangan dalam mendidik anak, agar anak tidak merasa di kekang dalam belajar sesuatu.

Jumat, 21 Agustus 2009

Garis Tangan Tunjukan Tingkat Intelegensi Seseorang



Inilah fakta terbaru yang ditemukan oleh para Ilmuwan tentang garis tangan manusia. Beberapa ilmuwan Universitas Barcelona, Spanyol melakukan penelitian terhadap garis tangan 140 anak-anak, dan diperoleh sebuah kesimpulan, bahwa garis tangan yang berbeda merupakan suatu pencerminan inteligensi otak besar. Orang yang cacat inteligensinya, garis tangannya sering kali menunjukkan perbedaan yang sangat jelas dengan orang yang normal.

Ilmuwan mengatakan, anak-anak yang mengalami cacat intelegensia, pada garis tangan serta sidik jarinya menunjukkan perbedaan yang jelas dengan orang normal, yang mencerminkan bahwa pada saat anak-anak ini masih dikandung dalam rahim ibunya, otak besarnya telah terinfeksi oleh virus.


Dalam penelitiannya ilmuwan menemukan, bahwa di antara 140 anak-anak tersebut di atas, anak-anak yang mengalami cacat intelegensia, kerut lengkungan dan bentuk lingkaran pada garis tangan serta sidik jarinya lebih banyak, selain itu, kerut-kerut yang abnormal di seluruh telapak tangan mereka juga lebih banyak dibanding dengan anak-anak normal lainnya. Ilmuwan mengatakan, bahwa garis atau urat simian di seluruh telapak tangan pada silang-silang telapak tangan adalah tanda yang paling menentukan tinggi rendahnya inteligensi seseorang.


Ilmuwan menyatakan lagi, bahwa melalui pengamatan garis tangan, dapat pula memastikan apakah seseorang mudah menderita penyakit jantung, Anxiety neurosis dan Schizophrenia. Percaya atau tidak dengan temuan para Ilmuwan ini, andalah yang menentukanya sendiri.