Tampilkan postingan dengan label sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sungai. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Januari 2011

Sungai Lima Warna Di Kolumbia, Cano Cristales

sungai-lima-warna-kolumbia
Inilah sebuah sungai yang memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan sungai-sungai yang lain pada umumnya. Sungai ini namanya Cano Cristales, terletak di Kolombia. Sungai ini memiliki 5 warna di bawah airnya. Dikenal juga dengan "Sungai Lima Warna" atau "Sungai Pelangi." Nah, yang bisa bikin airnya jadi berwarna itu adalah ganggang khusus yang ada pada bebatuan di sungai tersebut.

Arus air sungai mengatur jumlah matahari yang bisa mencapai ganggang, dan selama musim hujan, arus tersebut menjauhkan sinar matahari dari dasar sungai.

Pada musim kemarau, airnya terlalu dangkal jadi tidak akan mengeluarkan warna-warna tersebut. Tapi saat-saat diantara kedua musim tersebut merupakan waktu yang tepat bagi Cano Cristales untuk memamerkan warnanya.

sungai-lima-warna

Selama waktu-waktu tersebut, dasar sungai ditutupi oleh berbagai warna, mulai dari biru, hingga hijau dan merah, dengan banyak gradasi warna. Sayangnya keindahan ini hanya bertahan beberapa hari, antara musim hujan dan musim kemarau. Tapi hal itu yang justru membuat sungai ini menjadi lebih spesial.

Sayangnya, atau mungkin untungnya, sungai ini terletak didaerah yang terpencil, didekat kota La Macarena. Sungai dengan lebar 20 meter dan panjang 100 meter ini hanya bisa dicapai dengan menggunakan kuda atau bagal dan hanya sedikit agen perjalanan yang menawarkan perjalanan kesana. Apakah anda cukup tertarik untuk berkunjung ke Kolumbia untuk melihat keindahan sungai lima warna tersebut.

Sabtu, 10 Juli 2010

Seekor Kadal Mampu Bertahan Hidup Di Dalam Perut Ikan



Banyak hal-hal aneh yang bisa terjadi di dunia ini, salah satunya yang terjadi pada hewan kecil ini. Hewan ini telah ditelan oleh ikan di daerah terpencil sungai Cape York dan telah dicerna sebagian ketika ikan itu tertangkap oleh seorang nelayan. Tapi, untungnya bagi kadal ini, ikan Saratoga banyak dicari oleh pemancing olahraga karena kesediaannya untuk menyerang sesuatu yang bergerak dan kualitas perlawanannya.

John Berzins, seorang pemancing Amerika Serikat, sedang memancing dengan ditemani Al Simson di Sungai Doughboy di sisi barat bagian utara Cape York minggu ini ketika ia menangkap ikan ini.

Sementara mereka mengambil foto ikan mulai memuntahkan makanannya yang terakhir, seekor kadal yang jelas seharusnya sudah mati dan tampak mati dengan mata tak bernyawa.

Tetapi ketika Simson terus mengambil foto sebuah keajaiban terjadi. "Saat aku sedang melihat melalui lensa kamera saya melihat bahwa mata 'berlapis kaca' dari kadal tersebut berubah hitam sekarang," katanya.

Saya berkata, "Hei John, kadal ini masih hidup." Lalu John berkata, "Wow kawan, dia berkedip padaku, dan lihat, dia bernapas."

Kadal mulai berjuang keluar dan dengan sedikit bantuan dari pemancing, ia merangkak dari rahang pemangsanya. Ada beberapa bekas gigitan di punggung dan bagian ekor sebagian sudah dicerna, tapi ketika mereka meletakkan kembali di tepi sungai ia bergegas pergi.

"Kami menyaksikan keinginan kuat untuk bertahan hidup," kata Simson. "Kadal itu mungkin melambatkan detak jantung agar tetap hidup untuk jangka waktu tertentu di bawah air tanpa udara."

Selasa, 15 September 2009

Tanaman Unik Yang Dapat Menyirami Dirinya Sendiri

Inilah sebuah penemuan baru tentang tanaman yang sangat unik. Baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan bagaimana sebuah tanaman dapat menyirami dirinya sendiri. Tanaman tersebut berjenis rhubarb ( sejenis tanaman yang dengan daun panjang dan memiliki bunga berwarna kemerah-merahan serta beracun) yang terdapat di padang gurun Nagev, di sekitar pegunungan di Israel.

Di sebuah tempat yang hanya memiliki curah hujan rata-rata 3 inchi (75mm) dalam setahun, setiap tetesan air menjadi bermakna. Demikian juga tanaman yang hidup di padang gurun telah berevolusi untuk tetap mempertahankan kadar air yang diperlukan untuk bertahan hidup.

Gambar Tanaman Tersebut :



Tanaman jenis rhubarb ini, dengan nama latin “Rheum Palaestinum” memiliki keunikan tersendiri, yakni daun-daunnya yang panjang dapat menyalurkan air ke akarnya sendiri.

Namun terbesit pertanyaan, bagaimana caranya?
Begini cara kerja/mekanisme “penyiraman diri sendiri” tersebut :
Dengan satu atau empat daunnya yang terbentuk sedemikian rupa dalam bentuk patahan mirip bunga mawar, jika dilihat dari jarak yang jauh, maka tanaman ini akan kelihatan seperti semacam sayur-sayuran hijau yang biasa. Namun jika dilihat dari dekat dapat terlihat bahwa tiap daunnya, yang memiliki ukuran sekitar 28 inchi (70 cm), memiliki goresan yang cukup dalam menuju ke daerah daun yang lebih rendah.

Secara garis besar, fungsi dari daun-daun tanaman ini sama seperti layaknya permukaan pada sebuah bukit atau gunung, yang tentunya dalam skala yang kecil. Sama halnya dengan pegunungan atau lembah yang mengalirkan air ke sungai, daun dari tanaman ini mengalirkan air hujan tepat ke arah permukaan tanah di sekitar akar dari tanaman ini menggunakan goresan tersebut.

Uniknya, daun-daun pada tanaman ini juga dilapisi oleh wax (sejenis lilin), yang berfungsi untuk melicinkan dan kemudian mengalirkan dengan cepat air yang mengalir ke arah goresan yang terdapat pada daun dan kemudian mengalir ke akarnya. Kebanyakan tanaman jenis lainnya yang hidup di sekitar tanaman ini hanya bertahan dari air hujan yang turun secara langsung ke arah permukaan tanah di sekitarnya.

Simcha Lev-Yadun dan koleganya dari University of Haifa-Oranim di Israel menemukan fenomena ini di lapangan. Setelah menjalankan eksperimen di laboratorium dan melakukan analisa terhadap pertumbuhan tanaman ini, para peneliti menemukan bahwa tanaman ini dapat “memungut” sejumlah air dengan jumlah yang sama dengan tanaman yang tumbuh di sekitar laut tengah (Mediterranean), yang memiliki curah hujan mencapai 17 inchi (426 mm) per tahunnya.

“Kami sangat terkejut, karena fenomena ini sebelumnya tidak diketahui, dan ini sangat menakjubkan” ujar Lev-Yadun.

Kira-kira penemuan apalagi ya yang akan di temukan oleh para ilmuwan selanjutnya?

Rabu, 26 Agustus 2009

10 Migrasi Binatang Paling Extreme Yang Pernah Terjadi

Sejumlah satwa melakukan migrasi mengagumkan dan kerap misterius dalam mencari sumber makanan, pasangan hidup, dan tempat terbaik untuk membesarkan keluarga. Dari kesemuanya, ada hewan yang berekspedisi hanya berjarak beberapa inci dari rumahnya dan terdapat pula yang menempuh jarak ribuan kilometer. Berikut adalah daftar 10 migrasi hewan 2009 versi Livescience.

1. Tonggeret
Setelah menghabiskan 17 tahun di dalam tanah, serangga bersuara nyaring, tonggeret akan bermigrasi menuju dunia luar untuk berkumpul bersama, bernyanyi, dan kawin. Penampilan mereka yang sinkron, efektif menjauhkan tonggeret dari pemangsa selama lima minggu kehidupan dewasanya. Jarak migrasi tonggeret beragam, mulai dari beberapa inci hingga ribuan kilometer.

2. Lemming
Hewan pengerat mirip hamster dan tikus ini akan melakukan migrasi dengan kecepatan tinggi dari habitat asalnya, Kutub Utara. Sejumlah ilmuwan mengatakan penyebab migrasi besar-besaran ini terjadi karena populasi lemming membludak tanpa diiringi oleh persediaan pangan yang cukup. Lemming dapat bergerak sejauh 16 kilometer dalam satu hari.

3. Wildebeests
Hewan herbivora ini akan melakukan apa saja demi menemukan padang rumput yang lebih hijau. Serengeti wildebeest beserta zebra dan rusa mampu berkelana ratusan kilometer dalam sebuah rombongan untuk menghindari musim kering di Tanzania dan Kenya.

4. Kura-kura Hijau
Insting keibuan seekor kura-kura hijau memaksanya kembali ke tempat kelahiran untuk memulai kehidupan dengan keluarganya. Kura-kura hijau yang sedang hamil dapat berenang ribuan kilometer dari tempat berkembangbiak di Brasil menuju lautan Atlantik Selatan ke pulau Ascension.

5. Salmon
Setelah menghabiskan bertahun-tahun di lautan, ikan salmon akan kembali ke tempat kelahirannya di wilayah sungai air tawar untuk berkembangbiak dan mati. Demi mencapai tujuan, mereka rela berenang melawan arus deras sejauh ratusan kilometer, walaupun itu berarti tiba dalam keadaan menyedihkan.

6. Hummingbird Berleher Rubi
Sebelum terbang sejauh 804 kilometer menuju Amerika Pusat, burung hummingbird berleher rubi akan hinggap di bunga, memakan serangga, dan menghisap getah pohon. Burung yang memiliki kepakan supercepat ini akan mengkonsumsi dua gram lemak, hampir dua kali bobot tubuhnya untuk melakukan perjalanan tanpa henti dari Amerika Utara melintasi teluk Meksiko.

7. Kupu-kupu Monarch
Migrasi jarak jauh adalah ciri khas dari kupu-kupu Monarch. Setiap musim semi, ribuan kupu-kupu bersayap lebar ini terbang ke barat menuju California dan Mexico. Sedangkan pada musim panas, kupu-kupu Monarch berekspedisi sejauh 4828 kilometer melalui AS dan Kanada. Hingga kini, kekompakan kupu-kupu Monarch dalam bermigrasi masih menjadi misteri bagi kaum ilmuwan.

8. Bangau Whooping
Burung berkaki panjang yang satu ini terancam kepunahan. Para ilmuwan telah melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan spesies ini, termasuk mengajarkan pelajaran terbang. Dengan menggunakan mesin ultraringan menyerupai bangau dengan pengendali jarak jauh, bangau whooping dituntun menuju daerah perlindungan di selatan.

9. Belut Air Tawar
Belut yang satu ini sudah siap semenjak lahir untuk menghadapi kerasnya kehidupan di air. Setelah menetas di laut Sargasso, belut ini berenang menuju sejumlah sungai berair tawar di Inggris dan di pesisir timur Amerika Utara. Dalam perjalanan, ginjal mereka akan beradaptasi terhadap tingkat salinitas air. Saat tiba waktu untuk meletakan telur, ginjal belut air tawar akan kembali ke kondisi semula.

10. Paus Punggung Bungkuk
Humpback Whale atau paus punggung bungkuk mempertahankan rekor sebagai hewan yang berkelana dalam jarak terjauh di dunia. Beberapa kawanan paus berbobot 36.000 kilogram menghabiskan waktunya mengkonsumsi berton-ton makanan di semenanjung arktik. Saat musim dingin, mereka akan berenang sejauh 8046 kilometer menuju tempat berkembangbiak di dekat Kolombia dan di wilayah garis ekuator.

Ditemukan Fosil, Mega Piranha Diduga Pernah Hidup Dahulu Kala

090627berita_piranha


Benarkah ikan jenis piranha raksasa pernah hidup di bumi? Jika Anda berpikir ikan piranha sangat menakutkan, Anda akan senang mengetahui megapiranha tidak lagi ada. Pasalnya, piranha purba itu sangat menakutkan. Ikan tersebut mempunyai panjang tiga kaki atau sekitar satu meter. Jika dibanding dengan piranha modern, megapiranha empat kali lebih besar. Selain itu, megapiranha memiliki tiga gigi yang sangat besar. Diperkirakan piranha ini hidup sekitar 8 juta sampai 10 juta tahun yang lalu.

Fosil yang diberi nama megapiranha paranensis ini sebelumnya tidak diketahui sebagai fosil yang menghubungkan evolusi kesenjangan antara ikan pemakan daging dan pemakan tanaman.

“Dalam piranha modern, gigi tersebut diatur dalam satu file,” kata Wasila Dahdul, ilmuwan National Evolutionary Synthesis Center, Carolina Utara.

090626-02-mega-piranha-teeth-fossils_big


Fosil ini menunjukkan pola gigi baris selang-seling. Hal ini menunjukkan bahwa dua baris gigi dikompresi untuk membentuk satu baris dalam piranha. “Ini hampir mirip gigi yang bermigrasi dari kedua baris ke baris pertama,” kata John Lundberg, kurator di Akademi Ilmu Pengetahuan Alam di Philadelphia.

Jika analisa ini benar, megapiranha merupakan proses panjang yang menghasilkan piranha dari gigitan khusus. Pada awalnya fosil megapiranha dikumpulkan di tepi sungai jurang di timur laut Argentina pada awal 1900-an. Namun, fosil tersebut sempat terlupakan hingga paleontologis Alberto Cione dari Museum La Plata Argentina kembali menunjukkan sebuah rahang atas fosil dengan tiga gigi besar yang luar biasa. Pastinya sangat menakutkan jika ikan piranha yang ganas itu punya ukuran yang berkali lipat dari ukuran yang sekarang.

Minggu, 23 Agustus 2009

Holadeira Lumba-lumba ataukah Makhluk Misterius Dari Amazon


Siapa yang tidak kenal dengan nama Amazon, banyak cerita yang beredar mengenai Amazon.
Amazon adalah salah satu tempat paling misterius di dunia. Hutan lebat, sungai yang dalam dan panjang, makhluk-makhluk buas yang tidak terbayangkan. Adakah monster yang belum pernah diketahui muncul dari wilayah ini ? Mungkin ini salah satunya, monster aneh yang sering disebut Nessie dari Amazon.
Seorang pemancing ternama bernama Jeremy Wade dua kali menjumpai makhluk misterius yang dikenal dengan nama Holadeira ketika ia sedang mencari lumba-lumba merah jambu dari Amazon (Inia Geoffriensis). Pertama kali ia melihat makhluk itu adalah pada tahun 1993. Saat itu ia melihat sebuah bentuk badan yang bergerigi muncul diatas permukaan air sekitar 100 kaki dari perahunya.

Wade yang penasaran menanyai para penduduk lokal yang tinggal di dekat sungai mengenai makhluk itu. Herannya, tidak ada seorangpun yang mengetahui ada makhluk seperti yang dideskripsikan olehnya.

Wade lalu kembali ke Inggris beberapa minggu kemudian dan membawa foto-foto hasil jepretannya untuk diproses. Salah satu foto yang dibawanya ternyata memang menangkap sosok makhluk aneh itu. Apabila dilihat dari warna dan gerakan makhluk misterius itu, maka para peneliti percaya bahwa makhluk itu adalah lumba-lumba merah jambu Amazon. Namun mereka juga tidak tahu bagaimana hewan itu bisa memiliki bentuk sirip atas seperti itu. Jadi, Wade kembali ke Amazon tahun berikutnya untuk mencari tahu.

Di Amazon, Wade bertemu dengan seorang penduduk lokal yang mengaku bahwa ia melihat makhluk itu dua minggu sebelumnya di sungai. Ia menyebutnya "Holadeira", yang artinya "gergaji". Dari situlah asal nama Holadeira yang digunakan Wade. Ternyata tidak butuh waktu lama bagi Wade untuk melihat kembali makhluk itu. Ketika ia sedang merekam sekelompok lumba-lumba yang sedang muncul ke permukaan, ia melihat Holadeira, kali ini kepalanya terlihat, dan memang makhluk tersebut ternyata seekor lumba-lumba. Namun lumba-lumba jenis apakah yang memiliki sirip seperti itu?

Teori yang paling sering diajukan adalah sirip lumba-lumba itu rusak akibat jaring nelayan atau baling-baling perahu nelayan. Kemungkinan lain adalah kelainan genetika yang diderita oleh lumba-lumba itu. Sepertinya makhluk itu bukan spesies jenis baru karena hanya satu lumba-lumba yang pernah terlihat.

Namun ada kemungkinan lain, karena Wade terbiasa melihat lumba-lumba, Wade mengasosiasikan makhluk itu dengan lumba-lumba. Padahal mungkin makhluk itu memang adalah monster jenis baru dari Amazon. Lagipula, apabila siripnya rusak akibat jaring nelayan, maka bentuk kerusakannya terlalu rapi. Bagaimana menurut anda, apakan makhluk ini termasuk lumba-lumba atau seekor monster misterius jenis baru, tentukan sendiri opini anda.