Tampilkan postingan dengan label arkeolog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arkeolog. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juli 2012

Arkeolog Temukan Bra Tertua Di Dunia

bintangkarang.blogspot.com
Bra Tertua Di Dunia (Ilustrasi)
Sebuah Bra yang diklaim sebagai bra tertua didunia telah ditemukan. Bra tersebut ditemukan oleh Beatrix Nutz  seorang arkeolog yang berasal dari University of Innsbruk. Bra tersebut ditemukan bersama potongan kain lainnya yang merupakan bagian dari sebuah kemeja berkancing dan celana panjang di Kastil Lengberg, Timur Tyrol di Negara Austria.

Ada empat buah jenis bra yang ditemukan oleh arkeolog tersebut dan kesemuanya merupakan sebuah bra yang sudah berbentuh modern. Dari hasil sampel serat yang diteliti menunjukan bahwa bra tersebut berasal dari zaman pertengahan. Hal tersebut menunjukan bahwa bra modern telah ada sejak sekitar 400 tahun yang silam.

Bra tersebut memiliki kemiripan dengan jenis bra yang ada pada jaman sekarang, dimana memiliki dua cup yang terbuat dari kain linen dan dijahit secara vetikal. Berdasarkan keterangan dari University of Innsbruck kain linen yang menjadi bahan pembuatan bra tersebut agak kasar. Meluas ke bagian bawah tulang rusuk dengan deretan enam eyelet di sisi kiri tubuh agar bisa dikencangkan dengan renda.

Hiasan untuk bagian belahan dada berasal dari renda yang dijahit ke bagian cup dan kain di atasnya. "Di area segitiga antara dua cup kemungkinan ada hiasan tambahan," demikian isi rilis yang disampaikanoleh University of Innsbruck.

Sebelum bra dari Austria ini ditemukan, tidak ada bukti lain mengenai keberadaan bra dengan bentuk seperti ini sebelum abad ke-19. Namun diketahui sejak abak ke-16, kaum pwanita sudah berusaha menutup, mengekang, atau mengangkat bagian dada mereka. Tindakan tersebut terkadang dilakukan atas permintaan dari kaum pria.

Rabu, 11 Agustus 2010

Arkeolog Temukan Rumah Tertua Di Dunia Di Daratan Inggris


Inilah salah satu hasil penemuan para arkeolog untuk mengungkap sejarah manusia. Sebuah rumah tua yang berhasil ditemukan peneliti dibangun saat Inggris masih jadi bagian benua Eropa. Struktur melingkar itu diperkirakan berasal dari zaman batu 8.500 tahun sebelum masehi dan ada di dekat danau.

Rumah yang dianggap rumah tertua Inggris ada di Howick, Northumberland setidaknya berusia 500 tahun.

Dr Chantal Conneller dan Barry Taylor dari University of Manchester telah bekerja dengan Dr Nicky Milner dari University of York di Star Carr sejak tahun 2004. Rumah itu pertama kali digali oleh tim dua tahun lalu.

Menurut arkeolog, situs ini dihuni oleh pemburu-pengumpul setelah zaman es terakhir. Mereka bermigrasi dari daerah bawah Laut Utara dan memburu hewan sepeti rusa, babi hutan, kijang dan ternak liar besar yang disebut auroch.

Dr Milner mengatakan,“Ini merupakan penemuan sensasional dan banyak memberitahu kita mengenai orang-orang zaman itu. Dari penggalian ini kita mendapatkan gambaran jelas tentang bagaimana orang-orang hidup.

Rumah itu mungkin sudah dibangun kembali melalui berbagai tahap. Kemungkinan ada lebih dari satu rumah dan banyak orang tinggal di tempat yang terbuat dari kayu itu, di mana merupakan bukti awal dari jenis pertukangan di Eropa.

Dr Conneller mengatakan,”Hal itui akan mengubah gagasan kita mengenai kehidupan para pemukim pertama yang kembali ke Inggris setelah berakhirnya zaman es. Kami berpikir mereka hidup berpindah-indah dan meninggalkan sedikit jejak. Sekarang kami tahu mereka membangun struktur besar dan melekat pada tempat tertentu.”

Taylor menambahkan,”Danau kuno itu merupakan lansekap arkeologi penting. Bagi mata yang belum berpengalaman, daerah itu terlihat biasa-biasa saja.Namun, dengan menggunakan teknik khusus saya bisa merekonstruksi lanskap itu.

Sabtu, 31 Juli 2010

Arkeolog Temukan Terowongan Rahasia Di Makan Firaun


Baru-baru ini para arkeolog berhasil mengungkap fakta baru tentang raja Mesir yang terkenal yaitu Fir'aun. Arkeolog menemukan terowongan kuno yang belum selesai. Terowongan ini diduga menghubungkan makam Firaun yang berusia 3.300 tahun dengan situs penguburan rahasia.

Kepala arkeolog asal Mesir, Zahu Hawass mengatakan membutuhkan waktu 3 tahun untuk menggali terowongan sepanjang 570 kaki (174 meter) di makam Firaun Seti I yang terletak di selatan Mesir pada Lembah Para Raja.

Menurut arkeolog itu, Firaun meninggal sebelum proyek pembuatan terowongan tersebut selesai. Seperti diberitakan dari Huffington Post, penemuan pertama terjadi pada 1960. Terowongan ini telah diamati dan arkeolog kemudian menemukan patung-patung kuno, pecahan gerabah dan petunjuk yang ditinggalkan oleh arsitek untuk para pekerja.

“Memindahkan kusen pintu dan membuat lorong yang lebih luas” merupakan kata-kata pada tulisan di pintu palsu dekoratif di bagian ini. Tulisan tersebut dalam bentuk hieratic, bentuk sederhana dari hieroglif.

Di tempat lain di dalam terowongan ada sketsa awal dekorasi yang direncanakan, kata Hawass. Firaun Seti I (1314-1304 SM) adalah salah satu pendiri Kerajaan Dinasti Baru ke 19 yang dikenal karena eksploitasi militer dan dianggap sebagai penguasa puncak Mesir kuno.

Makamnya terkenal dengan lukisan dinding yang penuh warna. Putera Seti, Ramses II, membangun candi megah dan patung-patung dirinya di seluruh Mesir. Hawass berspekulasi bahwa terowongan dan makam rahasia belum selesai karena kematian Firaun ini tapi mungkin juga telah mengilhami struktur serupa di makam Ramses II.

Selanjutnya apalagi ya, yang akan di ungkap para arkelog tentang raja Mesir yang Melegenda tersebut.

Sabtu, 28 November 2009

Misteri Jam Swiss Dikuburan Dinasti Ming


Sipa yang belum pernah mendengar negara yang satu ini. Kalau mendengar kata "Swiss", apa yang spontan ada dalam benak anda? Jam!? ya, mungkin rata-rata orang juga akan berkata "Jam" mengapa? karena Swiss memang terkenal dengan jam-jamnya.
Berbicara jam Swiss, ada suatu kejadian yang cukup menarik dan sampai saat ini masih jadi misteri "penemuan jam tangan Swiss di Kuburan Dynasti Ming ".
penemuan jam misterius yang diperkirakan berumur 100 tahun itu, bermula saat para arkeolog -yang sedang memindahkan tanah yang menutupi peti mati yang ada di kuburan Dynasti Ming (yang sudah berumur 400 thun) di daerah Shangsi, China Selatan- menemukan sebuah benda dari logam yang bentuknya menyerupai cincin. pada awalnya mereka mengira barang itu memang sebuah cincin, namun setelah dibersihkan mereka baru tahu kalo itu bukan cincin tapi jam kecil berbentuk seperti cincin dan tertera tulisan "Swiss". Saat ditemukan, jam itu dalam keadaan mati dan dapat diyakini kalo jam itu mati pada pukul 10:06 a.m. (pada saat ditemukan jam menunjukkan pukul 10.06 a.m.)
para arkeolog ini tidak habis pikir darimana asal jam tangan itu, saat Dinasty Ming berkuasa (mulai 1368 sampai 1644) jam belum dikenal dan negara Swiss belum terbentuk (demikian dilansir oleh dailymail). kemisteriusan semakin menjadi setelah mereka yakin bahwa sejak upacara penguburan dilangsungkan, merekalah orang yang pertama datang ke kuburan itu.

Rabu, 26 Agustus 2009

Ditemukan Piramid di Wilayah Bosnia

Penemuan ini mungkin cukup mengejutkan. Seorang Arkeolog Bosnia, Mr Semir Osmanagic, telah memberi konfirmasi bahwa sejak pertengahan April 2006 lalu penggalian sudah mulai dilakukan. Kini beberapa terowongan yang diperkirakan merupakan pintu masuk dari Piramida telah terbuka. Rata-rata ruangan-ruangan pada piramida kini sudah dapat dimasuki beberapa pekerja dan para arkeolog. Tim Gabungan dari beberapa Arkeolog Australia, Austria, Skotlandia, dan Slovenia juga turut bagian dalam misi penggalian atas ketiga Piramida.



Para Tim Arkeolog yang bertanggung jawab penuh atas penggalian telah memutuskan untuk memberi nama pada piramida-piramida tersebut. Bukit Visocica yang merupakan tempat piramida utama diberi nama "Bosnian Sun Pyramid", sedangkan dua bukit yang lebih kecil disekitarnya, masing-masing diberi nama "Bosnian Moon Pyramid" dan "Bosnian Dragon Pyramid". Total di areal perbukitan ini terdapat tiga buah Piramida yang keseluruhan bangunannya telah ditutupi oleh lebatnya vegetasi disekelilingnya. Mengutip Pernyataan dari seorang Kepala Penggalian, Philip Coppens, Surat Kabar lokal Dnevni Avaz menyebutkan bahwa mungkin Piramida-Piramida ini dibuat oleh Perdaban Illyrians antara periode 12.000 S.M sampai 500 S.M. Didalam Argumennya, Coppens juga menjelaskan bahwa ia bersama rekan-rekannya belum bisa menemukan sisa-sisa Organik, kayu dan batu bara disekitar areal Piramida, sehingga penelitian masih sulit untuk dilakukan dan mungkin beberapa analisa yang telah kami lontarkan belumlah sepenuhnya benar.

Jika benar Piramida-Piramida tersebut dibuat antara periode 12.000 S.M sampai 500 S.M, maka dimungkinkan pada ahir zaman es, peradaban manusia zaman dulu telah mampu membuat bangunan Kolosal semegah itu. Dari beberapa informasi penggalian diareal Perbukitan Visocica, penggalian atas situs purbakala tsb telah mengalami banyak perkembangan yang pesat. Para Tim Arkeolog kini telah berhasil menemukan beberapa trowongan lain disekitar areal lereng bukit, ruangan-ruangan didalam Piramida juga sudah banyak ditemukan, namun tidak ada satu mummi-pun ditemukan di Sun Piramid. Nampaknya Bosnian Sun Piramid memang bukan dibangun sebagai areal pemakaman Raja-Raja.







Para arkeolog percaya,bahwa penemuan Piramida di Visoko ini akan mempunyai implikasi lebih lanjut terhadap perubahan pengetahaun sejarah didunia. Dengan membandingkan teknik arsitekturnya, Bosnian Piramid mungkin saja dibangun oleh orang-orang sama yang juga telah ikut terlibat dalam pembuatan The Great Piramid Giza, dan mungkin saja Bosnian Piramid menjadi Piramid terakhir yang dibuat. Tetapi, perkiraan tsb mungkin saja salah, mungkin saja Bosnian Piramid malah lebih dulu dibangun dibandingkan Piramid di Giza. Bosnian Sun Piramid sendiri ditaksirkan memiliki tinggi 220 meter dengan lebar 70 meter, masih kalah besar dengan Piramid di Giza.

Tim Arkeologis yang tergabung dalam Yayasan Bosnian Sun Piramid telah mengagendakan rencana-rencana penelitian mereka terhadap tiga buah Bosnian Piramid antara tahun 2006 sampai 2010 nanti. Ditargetkan pada akhir 2007, sebagian besar penggalian terhadap Sun Piramid telah rampung dilaksanakan. Kemudian akan diteruskan dengan penggalian terhadap dua buah Piramid lainnya yaitu Moon Piramid dan Dragon Piramid. Untuk pertengahan tahun 2007 ini, Sun Piramid telah dibuka untuk umum. Kini,Piramid tersebut telah banyak dikunjungi oleh para wisatawan manca negara. Kelihatanya piramid ini juga akan menjadi saingan piramid yang ada di Mesir.

Kapal Bangsa Romawi Kuno Yang Tenggelam Ditemukan

http://erabaru.or.id/images/stories/sejarah/kapal_kuno.jpg

Inilah temuan para arkeolog yang berharga. Pejabat Departemen Kebudayaan Italia hari Jumat (24/7) lalu mengatakan, Arkeolog menemukan lima kapal karam Romawi Kuno yang masih utuh di pantai barat di perairan dekat sebuah pulau kecil di lepas pantai Italia, kapal tersebut tenggelam sekitar abad pertama sampai abad ke-4 SM, kapal tersebut membawa sejumlah barang-barang seperti porselen dan kontainer yang penuh dengan isi. Berita yang menarik adalah bahwa kapal ini termasuk barang-barang bawaannya masih dalam kondisi baik, tidak rusak oleh pemburu harta karun atau alam, seperti sebuah museum arkeologi di bawah laut.

Kapal yang tenggelam ini terletak di wilayah barat dekat sebuah pulau kecil Ventotene di antara Roma dan Napoli. Sejak dahulu kala perairan di kawasan tersebut merupakan rute terusan komersial yang penting, karena wilayah tersebut sering diserang oleh badai dan aliran air laut yang tidak stabil, maka sering juga ditemukan reruntuhan sejumlah bangkai kapal kuno. Tetapi kapal ini berbeda dengan reruntuhan kapal karam masa lalu, ini ditemukan oleh para ahli di laut yang lebih dalam, dengan kedalaman sekitar 100-150 m, sehingga terhindar dari pengaruh badai dan aliran air laut yang berbahaya dan masih tersimpan utuh.

Pada awal saat penemuan kapal oleh arkeolog ini masih menghadapi persaingan pemburu harta, sebagai akibat dari kemajuan teknologi, kedalaman yang dapat dicapai oleh pemburu harta semakin dalam, Annalisa Zarattini dari Departemen Kebudayaan yang bertanggung jawab atas arkeologi dalam laut berkata: "Suatu hal yang terpenting dari arkeologi ini adalah kita terlebih dahulu menemukannya dibandingkan dengan para pemburu harta karun. " Kapal yang tenggelam ini ditemukan oleh Departemen Kebudayaan Negeri tersebut yang bekerja sama dengan Aurora Trust perusahaan eksplorasi laut Amerika Serikat, prosesnya adalah setelah team peneliti melalui teknologi sonar melukis gambar dasar laut, kemudian menggunakan kendaraan remote control tanpa awak lebih lanjut mengkonfirmasian keberadaan kapal yang tenggelam tersebut.

Berdasarkan penelitian kapal karam sekarang dan barang antik yang telah diangkat, sejarah barang antik tersebut adalah sekitar dua ribu tahun. Dalam kapal memuat banyak kontainer, sebagian besar adalah porselen, di dalam terisi banyak barang seperti anggur, minyak zaitun, kecap ikan dan komoditi lainnya, masih terdapat sejumlah logam dan peralatan dapur, ini membutuhkan penelitian lebih lanjut. Saat ini, beberapa bagian benda kuno kecil telah dikeluarkan dan diberikan kepada laboratorium penelitian dan di pamerkan di pulau kecil Ventotene.

Secara umum, penemuan kapal karam di Mediterania bukan berita yang khusus, tetapi sebagian besar reruntuhan kapal yang ditemukan merupakan bangkai, dan kapal yang masih utuh ini kelestariannya sangat langka, salah satu kapal yang paling panjang adalah sekitar 20 meter, itu termausuk kapal berukuran medium saat itu. Di sisi lain, badan kapal mendarat secara lurus di dasar laut, tidak terdapat keterbatasan penelitian karena perahu terbalik, oleh sebab itu memberi kesempatan yang paling baik bagi para tenaga ahli untuk melakukan penelitian terhadap seluruh kapal dan semua barang muatannya. Zarattini berkata: "Di sini seperti sebuah museum dasar laut. Selanjutnya apalagi ya, yang akan ditemukan para arkeolog dari bawah laut.