Tampilkan postingan dengan label malaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label malaria. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Oktober 2010

Susu Tikus, Susu Termahal Di Dunia


Kita pasti sudah sangat sering mengkonsumsi yang namanya susu. Kita sering mengomsumsi susu karena susu mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi tahukah anda susu apa yang paling mahal? Mungkin anda berpikir susu kuda atau sejenisnya, tapi ternyata susu termahal adalah susu dari tikus.

Mengapa susu dari tikus bisa sangat mahal? Ternyata tidak gampang memperoleh "Susunya Tikus". Proses selama 30 menit cuma menghasilkan 0,25 kubik sentimeter alias seperseribu liter. Dibutuhkan 4 ribu ekor tikus untuk mendapatkan 1 liter susunya. Nilai 1 liter susu tikus ini seharga 23 ribu euro.

Susu tikus dipakai sebagai sarana riset. Genetika tikus diubah sedemikian rupa sehingga di dalam susunya terbentuk zat yang dapat membasmi bakteri malaria. Kalau gitu kenapa para ilmuwan memakai susu tikus dan bukannya susu sapi, yang jauh lebih murah?

Tikus adalah hewan kesukaan para periset genetika, karena DNA tikus sudah begitu banyak diketahui, jauh melebihi DNA hewan lainnya. Sehingga menjadi mudah menganalisis hasil percobaan. Ribuan hewan dibutuhkan untuk sekali percobaan. Sebab itu jauh lebih praktis memelihara ribuan tikus ketimbang ribuan sapi.

Jadi, soal harga, susu si tikus yang termahal. Kalau dari segi volume susu yang dihasilkan, siapa penghasil susu terbanyak?

Seekor sapi mampu menghasilkan sekitar 10 ribu liter susu dalam tempo setahun. Ini setara dengan 7 kali berat badannya. Kambing sanggup menghasilkan susu 12 kali berat badannya per tahun.

Rekor terbanyak dipegang oleh ikan paus biru. Dalam waktu satu hari dia mampu menghasilkan 600 liter susu. Yang begitu penuh lemak, sehingga bayi sang ikan paus mampu menambah berat badan sampai dengan 100 kg per hari.

Ternyata susu tikus yang telah dilakukan rekayasa genetikanya dapat menyembuhkan penyakit malaria dan sebagai bahan riset para ilmuwan, makanya mahal.

inilah menyebabkan susu dari tikus bisa memiliki haraga yang asangat tinggi, karena selain memperolehnya sangat sulit, susu dari tikus tersebut juga memiliki khasiat yang dapat mengobati penyakit malaria.

Jumat, 11 September 2009

Malaria jenis Terbaru Di Temukan

Saat ini banyak sekali di temukan berbagai jenis penyakit baru yang mengancam jiwa manusia dan sulit dicari penawarnya.
Satu penelitian baru menemukan bahwa satu jenis baru penyakit malaria berpotensi mengancam manusia.

Sebelumnya parasit Plasmodium knowlesi diperkirakan hanya menjangkiti kera.

Namun ternyata parasit itu menyebar secara luas pada manusia di malaysia, dan penyelidikan paling baru membenarkan bahwa parasit itu bisa menyebabkan kematian jika tidak diobati dengan cepat.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh satu tim internasional ini diterbitkan dalam jurnal Penyakit klinis menular.

Meski jenis baru penyakit ini hanya menyebar di Asia Tenggara, para peneliti memperingatkan bahwa akibat sektor pariwisata ke wilayah ini kasus di negara barat akan segera muncul.

Setiap tahun penyakit malaria menewaskan lebih juta lebih orang.

Penyakit ini disebabkan oleh parasit malaria yang masuk ke dalam aliran darah manusia oleh nyamuk yang terjangkit parasit itu.

Dari empat parasit malaria yang sering menyebabkan penyakit itu pada manusia, P. falciparum yang lebih umum ditemukan di Afrika adalah yang paling ganas.

Parasit lain, P. malariae yang berkembang di wilayah sub tropis dunia, memiliki gejala yang biasanya tidak begitu membahayakan.

P. knowlesi sebelumnya diduga hanya menjangkiti kera, khususnya makaka berekor panjang dan pendek yang ditemukan di hutan Asia Tenggara.

Akan tetapi penelitian yang dilakukan oleh Univeritas Sarawak Malaysia menunjukkan bahwa terdapat sejumlah besar kasus penyakit akibat parasit jenis itu pada manusia.

penelitian itu menemukan bahwa di bawah mikroskop P. knowlesi dengan mudah dikira P. malariae.

Berkembang biak dengan cepat

Akan tetapi tidak seperti parasit itu, P. knowlesi memiliki kemampuan berkembang biak di dalam darah setiap 24 jam - artinya berpotensi membahayakan.

Salah satu peneliti tim itu, Profesor Balbir Singh, mengatakan dengan kemampuan itu berarti diagnosa dan pengobatan cepat sangat penting.

Para peneliti memeriksa 150 pasien malaria yang masuk rumah sakit Sarawak, Malaysia, antara bulan Juli 2006 dan Januari 2008.

Mereka menemukan bahwa P. knowlesi menjadi penyebab dari dua pertiga kasus, dan menyebabkan spektrum penyakit yang luas.

Sebagian besar penyakit itu tidak menyebabkan komplikasi dan dengan mudah diatasi dengan obat seperti clhoroquine dan primaquine.

Akan tetapi, satu daru sepuluh pasien akhirnya menderita komplikasi seperti kesulitan pernapasan dan ginjal dan dua pasien meninggal.

Meski tingkat kematiannya dibawah 2%, P. knowlesi menjadi sama mematikannya dengan P. falciparum malaria.

Para peneliti itu menegaskan bahwa sangat sulit untuk mengukur akurasi tingkat kematian karena kecilnya jumlah kasus yang diteliti.

Jumlah platelet rendah

Seluruh pasien dengan P. knowlesi memiliki tingkat platelet darah yang rendah, jauh lebih kecil dibandingkan penderita penyakit malaria jenis lain.

Akan tetapi, meski platelet darah penting untuk pengentalan darah, tidak ada pasien yang mengalami pendarahan luar biasa atau memiliki masalah dengan kekentalan darah.

Para peneliti yakin tingkat platelet darah yang rendah ini bisa digunakan sebagai jalan untuk mendiagnosa penyakit malaria P. knowlesi.

Profesor Singh mengatakan: "Peningkatan sektor pariwisata ke Asia Tenggara bisa membuat jumlah kasus penyakit ini bertambah di masa depan, termasuk di negara-negara Barat.

"Petugas kesehatan yang memeriksa pasien yang baru datang dari satu wilayah yang diketahui atau kemungkinan memiliki kasus penyakit P. knowlesi harus mengetahui tingkat keseriusan penyakit malaria P. knowlesi.
Mulai sekarang sebaiknya kita harus lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan agar tidak terserang jenis penyakit baru yang belum ada penawarnya.