Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

Kulit, Ternyata Lebih Berat Dari Organ Lain Di Tubuh Manusia

kulit-manusia
Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh manusia. Kebanyakan orang hanya membahas tentang organ-organ yang berada didalam tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan sebagainya. Tapi hanya sedikit sekali orang yang tau tentang fakta dari kulit manusia.

Kulit terdiri dari tiga lapisan. Yakni epidermis, dermis dan jaringan subkutan. Ketebalan kulit pun sangat bervariasi di seluruh tubuh. Misalnya, kulit halus sekitar mata hanya setebal beberapa lembar kertas dan lutut di kaki hanya setebal penghapus pensil.

Kulit memiki karakteristik berbeda di banyak daerah, tapi kulit merupakan satu organ dan tak semua kulit ‘berdaging’. Sebagai organ, kulit membungkus tubuh manusia, termasuk kuku dan rambut. Secara total, sekitar 16% total berat badan adalah kulit.

Kebanyakan kulit orang dewasa kulit seberat 10 kg atau lebih. Tentunya berat kulit bervariasi tergantung pemiliknya, semakin kurus seseorang, semakin ringan berat kulit. Jika rata-rata kulit dewasa dibentangkan, kulit mampu mencakup dua meter persegi.

Setelah kulit, organ tubuh manusia terberat adalah usus (3,75 kg), paru-paru (2,5 kg), hati (1,6 kg), otak (1,5 kg) dan jantung (0,3 kg). Mungkin selama ini kita menganggap bahwa kulit kita sangat ringan karena bentuknya yang terlihat tipis, tapi tanpa kita sadari kulit manusia merupakan organ yang paling berat yang ada dalam tubuh manusia.

Rabu, 04 Agustus 2010

Kenapa Kaki Dan Ketiak Kita Mudah Geli


Jika kita digelitik pada bagian telapak kaki atau ketiak, kita biasanya merasa geli. Tapi tahukan anda kenapa dua bagian ini paling sensitif dan tidak tahan jika digelitik atau disentuh?

Beberapa orang mungkin memiliki bagian sensitif yang berbeda, karena pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin memiliki daerah sensitif dimana orang lain tidak merasakan apapun.

Telapak kaki dan ketiak merupakan dua daerah dalam tubuh yang paling sensitif bagi kebanyakan orang. Hal ini karena pada telapak kaki memiliki konsentrasi Meissner's corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan membuat telapak kaki memiliki kadar geli yang lebih tinggi daripada bagian tubuh lainnya, seperti dikutip dari health, Kamis (13/8/2009).

Biasanya tempat yang paling geli adalah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bagian atas tubuh. Pada bagian ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan akses leluasa ke jantung karena tulang rusuk sangkar tidak lagi memberikan perlindungan kepada rongga dada di sekitar ketiak.

Hal yang sama juga berlaku pada bagian tubuh yang geli lainnya seperti leher. Karena tidak ada perlindungan dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika daerah tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang dekat dengan permukaan kulit akan membuat sensitifitasnya makin tinggi.

Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher.

Peneliti juga menunjukkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan menunjukkan aktivitas yang lebih saat diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah bisa mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan membuat saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri.

Senin, 02 Agustus 2010

Kebiasaan Yang Membuat Kita Cepat Menjadi Tua


Tahukah anda bahwa ada banyak kebiasaan yang mengganggu kesehatan kita dan menyebabkan kita menjadi cepat tua. Berikut ini beberapa jenis kebiasaan yang membuat tubuh tampak lebih tua tanpa kita sadari.

1. Melihat dengan menyipitkan mata
Seringkali kita mengamati sesuatu yang menarik dengan berjinjit dan menyipitkan mata. Sebenarnya, kebiasaan ini menjadikan kerutan di sekitar mata semakin jelas.

Untuk meningkatkan elatisitas kulit sekitar mata, gunakan krim kolagen, lalu urut daerah sekitar mata dengan arah kanan-kiri dan atas-bawah. Lakukan beberapa kali sehari. Pastikan juga Anda memakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan atau pakailah kacamata jika memiliki gangguan penglihatan.

2. Memakai bodi scrub
Secara rutin kita memang harus membuang sel-sel kulit mati agar kulit terlihat lebih bercahaya. Tetapi jangan menggosok tubuh terlalu keras atau terlalu sering. Luluran dengan scrub lebih dari sekali dalam seminggu, bisa menyebabkan kerusakan lapisan kulit dan melemahkan fungsi alami kulit sebagai pelindung. Terlalu keras dan terlalu sering melulur tubuh, juga bisa menimbulkan luka dan infeksi jaringan kulit. Pada akhirnya, kulit akan rentan terhadap proses penuaan.

Bagi pemilik kulit sensitif atau alergi, hindari lulur berbahan buah dan gel. Setelah melulur tubuh, jangan lupa gunakan pelembab. Produk yang mengandung minyak zaitun dan lidah buaya sangat dianjurkan bagi kulit kering. Bagi kulit berminyak, gunakan produk bebas minyak, atau produk dengan kandungan asam hyaluronic yang cocok untuk kulit berminyak.

3. Minum menggunakan sedotan
Walaupun terlihat seksi, minum menggunakan sedotan tidak baik bagi kesehatan kulit. Gesekan antara kulit bibir dengan sedotan menimbulkan kerutan di sekitar mulut yang sangat sukar dihilangkan saat facial atau pengencangan.

4. Merokok
Menyelipkan rokok di sela-sela bibir bisa menimbulkan kerutan pada bibir. Para perokok biasanya akan terlihat lebih tua daripada orang yang tidak merokok, bukan hanya karena penuaan kulit, tetapi akibat kerutan sehingga menimbulkan efek menua.


5. Postur tubuh
Selain menjaga kesehatan kulit, penampilan kita juga sangat dipengaruhi postur tubuh. Punggung yang bungkuk, bahu yang jatuh dan dada yang turun akan membuat gadis 20 tahun terlihat sangat tidak menarik.

6. Kebiasaan mengunyah
Kebiasaan mengunyah permen karet atau makanan ringan bukan hanya berbahaya pada luka lambung, tetapi juga menyebabkan kerutan dan penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah akan meningkat dan adanya penonjolan pembuluh darah.

Jadi ada baiknya sebisa mungkin kita hindari kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan kita tersebut supaya kita tidak cepat menjadi tua.

Jumat, 30 Juli 2010

Payung Pantai Tidak Efektif Tangkal Radiasi Ultraviolet Matahari


Apakah anda termasuk orang gemar berlibur ke pantai? jika iya, mungkin ada baiknya anda membaca artikel ini terlebih dahulu. Berlindung di bawah payung pantai agar terhindar dari sengatan matahari, ternyata tidak cukup efektif. Hasil penelitian menunjukkan, meskipun berlindung di bawah payung, radiasi ultraviolet masih bisa menembus kulit hingga 34 persen.

Sinar ultraviolet atau UV yang dipancarkan matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan sel DNA. Hal ini bisa memicu kanker kulit, seperti melanoma. Menurut peneliti, payung dapat menyerap sebagian besar sinar matahari yang turun, namun radiasi masih bisa lewat dari samping.

Penelitian ini dilakukan dengan memposisikan sensor sinar ultraviolet di bagian bawah kanvas payung berwarna biru dan putih. Radiusnya yaitu 31.5 inci atau sekitar 80 sentimeter dan tingginya 4,9 kaki atau sekitar 1,5 meter.

"Payung memang memotong langsung radiasi matahari, tetapi bagian dari radiasi tersebar, yang membuat sampai sekitar 60 persenya menyentuh sensor," kata José Antonio Martínez-Lozano, dari University of Valencia di Spanyol, seperti dikutip dari Live Science. Jadi sebaiknya kita pakai juga lotion anti UV meskipun kita sudah berlindung di bawah payung pantai.

Senin, 19 Juli 2010

Mengapa Orang Kulit Hitam Dominasi Terhadap Atletik Dan Orang Kulit Putih Domonasi Renang

Tahukah anda bahwa kebanyakan juara lari adalah kulit hitam sedangkan juara renang didominasi kulit putih. Tetapi hal ini bukanlah sebuah kebetulan semata, ternyata rahasia besar tersebut saat ini telah diteliti oleh para ahli. Para ilmuwan tersebut menemukan hasil yang cukup mengejutkan. ternyata rahasia keberhasilan itu terletak pada pusar.

Peneliti menemukan bahwa posisi pusar terhadap bagian tubuh lainnya mempengaruhi kemampuan atletis. Hal ini karena pusar adalah pusat gravitasi tubuh.

Pusar lebih tinggi berarti pusat gravitasi tubuh juga lebih tinggi – sehingga tubuh lebih cepat terdorong ke depan.

Pusar lebih rendah berarti badan yang lebih panjang, yang artinya lebih bagus untuk perenang.

Para peneliti mengatakan temuan mereka membuktikan bahwa orang kulit hitam lebih cenderung untuk lari lebih cepat sementara orang kulit putih akan berenang lebih cepat.

Andre Bejan dari Universitas Duke sekaligus peneliti utama studi itu mengemukakan “Yang penting bukanlah tinggi total tetapi posisi pusar yang merupakan pusat gravitasi.”

Studi yang dipublikasikan dalam “International Journal of Design and Nature and Ecodynamics, menjelaskan: ” Memang ‘sudah dari sana-nya’ arsitektur tubuh pelari asal Afrika Barat, pusat gravitasinya secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan pelari asal Eropa. Ini memberi mereka keuntungan dalam sprint di lintasan.”

“Orang asal Afrika Barat-memiliki kaki lebih panjang daripada atlet asal Eropa, jadi pusar mereka lebih tinggi tiga cm daripada kulit putih. “

Itu berarti para atlet kulit hitam memiliki tinggi “tersembunyi” sebesar tiga persen lebih besar dari kulit putih, yang memberikan mereka keuntungan signifikan untuk lari di lintasan.

Profesor Bejan menambahkan: “Locomotion pada dasarnya adalah proses jatuh terus-menerus ke depan, dan massa yang jatuh dari ketinggian lebih tinggi, jatuhnya lebih cepat. “

Di kolam renang, kulit putih memiliki keuntungan karena tubuh mereka lebih panjang, sehingga pusar mereka terletak lebih rendah pada tubuh.

“Berenang adalah seni berselancar pada gelombang tercipta dari gerakan renang ,” kata Prof Bejan. “Para perenang yang membuat gelombang besar akan lebih cepat. Tubuh lebih panjang berarti gelombang yang lebih besar. Bangsa Eropa memiliki tubuh tiga persen lebih tinggi dari Afrika Barat, yang memberikan 1,5 persen keuntungan kecepatan di kolam renang, ” katanya.

Bangsa Asia memiliki torso panjang yang sama dengan Eropa, artinya ada potensi yang sama untuk menjadi pemecah rekor di kolam renang tapi mereka sering kalah dengan kulit putih karena kulit putih lebih tinggi, kata Prof Bejan.

Para peneliti itu memetakan dan menganalisis hampir 100 tahun rekor lari 100 meter maupun renang gaya bebas juara laki-laki dan perempuan.

Kalau atletik di dominasi orang kulit hitam, renang di dominasi orang kulit putih, terus orang berkulit sawo matang memdominasi apa ya?, jadi bingung.

Rabu, 14 Juli 2010

PUNGGUNG BOCAH DI CINA BERKULIT SEPERTI PENYU

Seorang bocah di Cina delapan tahun dikenal sebagai anak penyu atau ksejenis kura- kura menjalani operasi pada awal Juni memiliki patch shell seperti kulit keras diekstraksi dari punggungnya.

TurtleBoySurgery Chinas Turtle Boy Cured of Conspicuous Shell  picture

Maimaiti Hali , 8 , adalah seorang anak yang normal , kecuali bahwa punggungnya tercakup dalam pertumbuhan shell seperti mengingatkan kura-kura ninja .Yang mengapa Hali cepat memperoleh julukan ‘ Turtle Boy ‘ dari rekan-rekan sekolahnya .

” Orang-orang diintimidasi dia , ” ayah Hali ‘s , Maimaiti Musai , kepada The Sun. ” Kami diberitahu operasi tidak mungkin ketika ia masih sangat muda sehingga kami menunggu . Namun pertumbuhan semakin besar dan menjadi seperti tempurung kura-kura . “

TurtleBoy MaimaitiHali Chinas Turtle Boy Cured of Conspicuous  Shell picture

Setelah menunggu lama , akhirnya keluarga Hali disampaikan dia ke Rumah Sakit Umum Militer Urumqi , di mana ia menjalani operasi dua – jam di mana pertumbuhan dihapus dan kemudian diganti dengan cangkokan kulit dari kulit kepala dan kakinya .

” Kami menggunakan kulit kepala rambut pada gratifikasi karena tumbuh kembali dengan sangat cepat , ” kata Kepala ahli bedah Ye Xiangpo .

Ketika ditanya oleh wartawan , sebuah Maimaiti antusias menjawab, ” Itu agak menyakitkan , tapi aku tidak akan khawatir tentang anak-anak lain menertawakan aku lagi. “