Tampilkan postingan dengan label ular. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ular. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Agustus 2010

Hewan Dengan Berbagai Kemampuan Yang Unik

Anda pasti sudah tidak asing dengan nama-nama hewan di bawah ini. Tapi tahukah anda bahwa hewan-hewan ini punya kemampuan unik yang berbeda-beda yang tidak dimiliki oleh manusia. inilah beberapa penjelasan tentang keunikan hewan-hewan tersebut:

Kucing.
Kucing mempunyai sebuah membran yang mirip cermin dibelakang mata mereka yang memungkinkan bagi mereka untuk berburu didalam kegelapan yang sangat pekat. Membran ini di sebut “tapetum lucidum”.
Membran ini memantulkan kembali cahaya setelah cahaya tersebut melewati retina yang mana memberikan kesempatan lagi untuk mengambil photon cahaya saat cahaya lewat lagi untuk kedua kalinya. Ini memberikan penglihatan yang sangat tajam bagi kucing.

Burung
Banyak jenis burung, khususnya yang suka bermigrasi, bisa memanfaatkan medan magnetik bumi agar tetap pada jalur/arah yang tepat dalam penerbangan yang jauh.
Para Ilmuwan masih bertanya-tanya bagaimana mereka melakukannya, akan tetapi salah satu penelitian terbaru mengatakan bahwa mungkin mempunyai semacam kemampuan yang membuat mereka bisa “melihat” garis magnetik bumi sebagai sebuah pola warna atau cahaya yang melapisi penampakan di daerah sekitarnya.

Ikan Drum
Beberapa jenis ikan sperti ikan drum “mendengar” menggunakan “air bladders”. Ia mendeteksi getaran suara dan menghubungkan getaran tersebut ke telinga bagian dalam melalui satu set tulang di tengah telinga yang disebut “Weberian apparatus.”
Sel-sel rambut dalam telinga bagian dalam merespon getaran tersebut dan mentransfer informasi suara ke otak ikan drum.

Tikus
Kebanyakan tikus penglihatannya tidaklah tajam, tapi mereka mengatasi kekurangan tersebut dengan sungut pada moncongnya. Para tikus mempunya rambut yang panjang yang juga di sebut “vibrissae” laykanya tongkat bagi orang yang buta.
Dengan menggetarkan sungut mereka pada benda di depannya tikus dan hewan pengerat lainnya mencitra bentuk dan keadaan di sekelilingnya.

Ngengat
Bagi banyak ngengat, istilah “love is in the air” atau cinta itu di awang-awang adalah sesuatu yang nyata bukan hanya kata para pujangga
Serangga berbulu lembut ini bisa mendeteksi “sinyal cinta” yang disebut “pheromones” yang dipancarkan dari lawan jenis dari jarak hingga 7 mil atau kurang lebih 11 kilo meter. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manusia bisa juga mendeteksi “pheromones”, tapi spertinya hal ini masih memerlukan pembuktian.

Ular
Ketika seekor ular sedang “melet-melet” atau menjulurkan lidah “garpu”nya mungkin tampak konyol bagi manusia, akan tetapi sebenarnya itu ada gunanya karena ular tersebut sebenarnya sedang mencium atau merasakan sekelilingnya. Seekor ular menggunakan lidahnya untuk mengumpulkan partikel yang melayang di udara.
Lidah yang berlapis tersebut kemudian ditempelkan ke suatu lubang istimewa di langit-langit mulutnya yang di sebut “organ Jacobson’s”. Disana kemudian bau-bauan dari partikel yang di masukkan di proses dan diterjemahkan kedalam sinyal listrik yang dikirimkan ke otak ular sehingga ular mampu mengetahui keadaan sekelilingnya.

Burung Penghisap Madu
Burung kolibri yang biasa menghisap madu pada bunga sambil terbang mampu menyesuaikan diri dengan panjang gelombang cahaya di luar daya lihat manusia.
Burung yang nampak berwarna kuning bagi kita sering memancarkan atau berpendar dengan warna cahaya yang kita tidak punya nama untuk warna tersebut, yang lebih dekat kepada cahaya ultra violet.
Teleskop semisal teleskop Hubble membuat gambar dengan ultraviolet yang kemudian di beri warna oleh para ilmuwannya sehingga kita bisa menikmati gambarnya.

Hiu
Jangan pernah mencoba bermain petak umpet dengan seekor hiu karena kemungkinannya besar sekali anda akan kalah. Ikan hiu mempunyai sel-sel istimewa di dalam otaknya yang sangat sensitive terhadap medan listrik yang terdapat pada tubuh makhluk lainnya.
Kemampuan seperti ini sangat hebat pada beberapa jenis hiu hingga mereka bisa menemukan ikan yang bersembunyi di bawah pasir dengan sinyal listrik yang dipancarkan urat gerak mereka.

Kelelawar
Kelelawar menghindari rintangan dengan memancarkan cuitan ultrasonik dan menterjemahkan pantulan yang disebabkan gelombang ultrasonik setelah memantul dari benda disekelilingnya. Sonar biologis ini yang disebut “echolocation” juga di pergunakan oleh ikan lumba-lumba untuk berenang pada kadalaman laut yang gelap.

Sangat unik bukan kemampuan tiap-tiap hewan tersebut? Manusia tidak memiliki kemampuan tersebut, tapi hewan-hewan tersebut punya untuk tetap bisa bertahan dalam hidup, mengejar mangsa atau menghindari pemangsanya.

Sabtu, 10 Juli 2010

Black Mamba Raja Ular Berbisa Dari Afrika



Nama ular yang satu ini mungkin tidak se-tenar Cobra. Tapi Black Mamba merupakan salah satu ular yang paling ditakuti oleh semua orang yang pernah mendengar namanya. Mereka yang tinggal di benua Afrika pasti tidak asing dengan ular ini. Ular ini sangat berbahaya karena di dalam bisa ular ini terdapat bisa paling berbahaya di antara ular-ular lainnya. Bisa yang seukuran sendok teh dapat mematikan lebih dari 10 orang dalam beberapa menit.

Jika seseorang terkena racun bisa ular ini dan sekitar 20 menit-an ia tidak diberi anti-bisa maka hampir dipastikan ia akan tewas. Racun bisa ini dapat membuat darah dalam tubuh kita menggumpal dan hal ini membuat darah kita tidak lagi membawa oksigen sebagaimana mestinya.

Akan tetapi, meskipun ular ini merupakan ular yang memiliki bisa paling beracun diantara ular-ular lainnya, tetapi ular ini masih kalah dalam jumlah menewaskan manusia dengan ular Viper atau biasa disebut ular Derik.

Selain bisa yang berbahaya, black mamba juga terkenal karena kegesitannya dalam bergerak. Ular ini dapat bergerak seperti seseorang yang sedang berlari menggunakan sepatu roda. Selain itu, ular ini berbeda pula dalam hal kepribadian dia antara ular-ular berbisa lainnya. Kecepatannyabisa mencapai 20 km/jam.

Ular ini sangat agresif saat ia berada dalam situasi yang tidak menyenangkan baginya. Beda dengan King Cobra yang terlihat defensif jika berada dalam situasi tersebut.

Panjang tubuh seekor Black Mamba yang banyak tersebar di Pulau Afrika ini dapat mencapai lebih dari 4.5 meter. Ular ini biasa tinggal di pohon-pohon. Oleh karena itu, banyak orang asli Afrika yang menyebut ular ini sebagai “tree snake“.

Alasan kenapa ular ini disebut Black Mamba karena mulut dari ular ini berwarna hitam. Sedangkan warna tubuhnya sebagian besar berwarna coklat muda. Makanan dari ular ini adalah hewan-hewan kecil seperti burung, tikus, dan bahkan burung di atas pohon.

Jumat, 13 November 2009

Predator Yang Dimakan Oleh Mangsanya, Ular Di Makan Katak



Hal yang satu ini sangat janggal dan baru kali ini terekam dalam sejarah fauna, dimana seharusnya se ekor ular yang menjadi predator malah menjadi mangsa dari buruanya yaitu sang katak. Seekor katak tertangkap kamera sedang memakan seekor ular di China. Fenomena alam luar biasa langka yang dapat ditangkap oleh kamera. Pasalnya, yang umum terjadi adalah ular memakan katak dan bukan sebaliknya.

Foto katak gunung yang sedang memakan ular berbisa Jerdon, berhasil diabadikan oleh seorang wisatawan yang berkunjung ke Qingcheng Mountain Park di Sichuan, China tengah.

Ran Longzhong, yang berasal dari Chongqing, mengungkapkan kepada IC Media bahwa ia nyaris tak dapat mempercayai penglihatannya dan ia senang dapat mengabadikan fenomena alam tersebut dalam bentuk foto.

“Saat itu saya sedang berjalan-jalan di gunung, tiba-tiba saja saya melihat seekor katak sedang memakan ular dan ular itu ternyata masih hidup dan meronta-ronta,” tukasnya.

“Dalam waktu lima menit saja, katak itu dapat memakan habis ular tersebut. Sulit dipercaya seekor ular predator dapat dikalahkan oleh mangsanya.”

Keheranan yang sama pun dilontarkan oleh ahli hewan. Mereka mengakui bahwa fenomena alam katak memakan ular itu tak pernah terdengar sebelumnya.