Tampilkan postingan dengan label model. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label model. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Agustus 2010

Pengemis Elit dari China Yang Sekarang Menjadi Model

Masih ingatkah anda dengan gelandangan elit dari china beberapa waktu yang lalu. Setelah kemunculan fotonya di internet yang berpakaian trendi sambil mengisap rokok dengan tatapan mata yang tajam,”Brother Sharp” seorang pengemis keren kita tampil di dunia nyata dengan pakaian jas dan rambut yang sudah di potong. Ya, Brother Sharp kini bukan lagi seorang pengemis melainkan menjadi seorang model dan publik figur. Seperti yang dikutip dari sumber terpercaya, pada awal Mei lalu Brother Sharp sempat tampil dibeberapa fashion show di beberapa desa di Shunde, Cina.

Dengan penampilan barunya Brother Sharp mampu membuat para penonton terpesona dan menarik perhatian banyak orang. Mereka tidak menyangka bahwa seorang pengemis yang telah hidup di jalan-jalan kota sekian lama bisa juga menjadi seorang model. Walaupun awalnya Brother Sharp masih sedikit canggung dan gugup ketika berada diatas panggung, tapi dengan dorongan keluarganya membuat dia semakin percaya diri. Dan hasilnya pun lumayan, dari aksi panggungnya tersebut dia dapat mengantongi 30.000 Yuan.
Walaupun demikian Brother Sharp masih perlu belajar banyak untuk bisa menjadi seorang model yang profesional dan untuk mencapai itu diperlukan waktu yang lama.

Rabu, 07 Juli 2010

genk narkoba terbesar di dunia ternyata di ketuai seorang model cantik



Siapa yang akan pernah mengira, bahwa dibalik dunia mafia narkoba di ketuai seorang model yang cantik.
Di balik paras menawan dan keseksiannya, Angie Sanselmente Valencia, model pakaian dalam, sukses menyembunyikan peran sentralnya sebagai dedengkot geng narkoba terbesar di dunia. Kini wanita 30 tahun tersebut menjadi buron interpol. Daftar cekal internasional telah diterbitkan untuk mengejar wanita yang lihai berpose syur ini.
Valencia disinyalir merekrut wanita-wanita cantik untuk dimanfaatkan sebagai kurir narkoba ke Eropa dan Amerika Utara. Sebagian dari mereka diyakini berprofesi sebagai model pakaian dalam dan model kelas atas yang pernah menjadi peserta kontes ratu kecantikan. Valencia menyebut kurir-kurir itu sebagai “para malaikat cantik yang tidak pernah dicurigai”. Para kurir cantik itu dibayar GBP 1.300 (Rp18,6 juta) untuk membawa tas berisi kokain dari Kolombia ke Cancun, Meksiko, setiap hari.
Berbekal pesona lahiriah dan beberapa di antaranya dikenal sebagai publik figur, dengan mudah mereka lolos dari pemeriksaan di bandara. Saat ini peredaran jaringan narkoba Valencia telah mencapai Eropa. polisi menduga Valencia bersembunyi di suatu tempat di Meksiko atau Argentina. Sindikat narkobanya baru terungkap tahun lalu setelah orang suruhannya tertangkap dan bernyanyi kepada polisi karena ketahuan membawa 55 kilogram kokain di Bandara Buenos Aires. Kurir 21 tahun itu baru mengaku setelah diinterogasi selama 12 jam.
Dari keterangan wanita muda tersebut, polisi kemudian menangkap tiga kurir lain yang juga direkrut Valencia. Polisi saat ini menyelidiki keterlibatan oknum petugas bandara dalam jaringan narkoba Valencia. Setelah penangkapan itu, Valencia dilaporkan menghilang dari sebuah kamar hotel bintang empat di Buenos Aires. Tapi dia tetap diyakini berada di wilayah Amerika Selatan.
Polisi meyakini pemenang kontes kecantikan itu berhenti dari dunia model dan menanggalkan kewarganegaraan Kolombia dan beralih menjadi warga Argentina demi membangun jaringan narkobanya tahun lalu. Polisi mencoba mengikuti jejaknya melalui anjing Pomeranian miliknya. Namun, jejak tersebut hanya menuju ke sebuah gudang kosong yang sudah ditinggal penghuninya. Valencia pernah dianugerahi mahkota sebagai Putri Kopi Kolombia pada 2000. Dia diketahui pecah kongsi dengan bos geng narkoba Meksiko yang biasa dikenal dengan sebutan The Monster. Kini geng lamanya itu menjadi rival jaringan narkoba pimpinan Valencia.