Tampilkan postingan dengan label dingin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dingin. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

Beruang Kutub, Penguasa Daratan Kutub

beruang-kutub
Beruang kutub adalah hewan yang memiliki habitat didaerah kutub yang memiliki iklim dingin yang ekstrim, mereka dapat juga disebut sebagai penguasa daratan dikutub. Mereka adalah predator sekaligus perenang yang handal, mereka menggunakan cakar depan mereka yang besar untuk mendayung saat berenang. Sebagian dari beruang kutub bahkan ditemukan berenang ratusan mil dari daratan.

Beruang kutub dapat hidup pada daerah kutub karena memiliki bulu yang sangat tebal, bulu tersebut bahkan tumbuh sampai pada ujung cakar mereka sehingga dapat melindungi pijakan mereka dari permukaan es yang dingin. Bulu dari beruang kutub yang berwarna putih juga berfungsi sebagai alat untuk berkamuflase dengan lingkungannya.

Beruang kutub hampir tidak memiliki musuh alami dihabitatnya. Beruang betina biasanya membuat sarang dengan menggali permukaan es. Dia biasanya melahirkan dua anak pada musim dingin. Anak-anak beruang kutub akan tinggal bersama ibunya selama kurang lebih 28 bulan. Selama itu pula sang anak akan belajar dari sang induk bagaimana cara bertahan hidup dilingkungan yang sangat ekstrim tersebut.

Induk betina beruang kutub akan terlihat lebih agresif dan buas jika sedang mengasuh anak-anaknya bahkan terhadap sang pejantan, karena sebagian beruang kutub jantan dapat membunuh anaknya sendiri. Beruang kutub bukanlah tipe hewan yang mudah takut terhadap keberadaan manusia, namun demikian ada baiknya jika kita bertemu beruang kutub, kita tidak perlu terlalu dekat dengan hewan tersebut karena dapat membahayakan keselamatan kita.

Senin, 11 Oktober 2010

Benarkah Air Hujan Dapat Menyebabkan Kita Sakit


Jika waktu hujan kita pasti merasa bahwa jika sering terkena air hujan maka kita akan menjadi mudah sakit. Entah itu terserang masuk angin, flu, atau bahkan deman juga bisa menyerang kita jika kita terlalu banyak kena air hujan.

Pernahkah anda berfikir sebelumnya kenapa hal tersebut dapat terjadi? Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena air hujan adalah kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada "kelainan" pada kepala kita. Kita lalu bilang "kepala kita pusing".

Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit.

Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain dibawah guyuran air hujan, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan tersebut.
Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur air hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal.
Tekanan udara yang rendah seperti hujan, mendung dan kelembaban tinggi terbukti menjadi pemicu sakit kepala pada anak-anak. Menurunnya tekanan udara telah ikut menurunkan kekebalan tubuh meski belum diketahui persis penyebabnya.

Dalam sebuah studi, peneliti melibatkan 25 anak-anak dan remaja yang memiliki riwayat penyakit migrain dan sakit kepala kronis. Peneliti menemukan, anak-anak cederung lebih sering sakit kepala saat cuaca hujan atau kelembabannya lebih tinggi dari biasanya.

Partisipan yang ikut dalam studi ini hampir 3 kali lebih memungkinkan menderita sakit kepala ketika cuaca hujan atau kelembaban tinggi dibandingkan saat kondisi udaranya kering.

Pada studi tersebut, peneliti memberikan anak-anak komputer genggam yang dapat merekam gejala sakit kepala selama dua minggu. Setelahnya peneliti membandingkan informasi tersebut dengan kondisi cuaca yang ada saat itu.

Studi yang dipimpin oleh Dr Mark Connely dari Children's Mercy Hospital and Clinics di Kansas City, Missouri ini melengkapi penelitian sebelumnya yang menggunakan metode kurang tepat. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Headache.

Hasil penelitian secara keseluruhan didapat selama periode hujan anak-anak memiliki kemungkinan menderita gejala sakit kepala sebesar 59 persen dibandingkan dengan cuaca kering yang hanya sebesar 21 persen.

Sedangkan pada kondisi kelembaban tinggi di atas rata-rata kemungkinan sakit kepala sebesar 58 persen dibandingkan saat kelembaban normal yang hanya 22 persen.

'Hasil ini memberikan pegangan bagi anak-anak agar dapat mencegah serangan sakit kepala saat musim hujan. Tapi kami belum mengetahui dengan pasti mengapa hujan dan kelembaban yang tinggi dapat memicu sakit kepala pada anak-anak,' ujar Dr Connelly, seperti dikutip dari Reuters.

Semoga setelah membaca artikel ini, kita semakin dapat menjaga kesehatan tubuh kita terutama saat musin hujan datang, sehingga kita tidak akan mudah sakit.

Senin, 12 Juli 2010

Es Batu Dari Batu Alam

Yang satu ini tergolong sangat unik dan aneh. Sebuah minuman segar rasanya tak sempurna tanpa adanya es batu.Tapi kamu pernah membayangkan jika es nya benar-benar terbuat dari batu?



Di Swedia orang memotong batu alam Nordik berbentuk kubus untuk digunakan sebagai es batu. Batu karang ini terkenal dengan kemampuannya untuk menyimpan dingin dengan cukup lama.

Cara penggunaannya pun cukup mudah, cukup masukkan batu-batu itu beberapa jam di dalam freezer lemari pendingin, maka anda akan mendapatkan batu-batu yang bisa mendinginkan minuman anda.

Ternyata ada banyak budaya unik yang tersimpan diseluruh belahan dunia y?