Senin, 25 Oktober 2010

Kucing Terpanjang Di Dunia


Anda pasti tidak asing lagi dengan hewan piaraan yang satu ini. Inilah seekor kucing, kucing adalah binatang yang biasanya sangat senang jika dibelai oleh majikanya. Tapi pernahkah anda sebelumnya melihat seekor kucing yang sangat panjang. Seekor kucing di Amerika didapuk sebagai kucing terpanjang di dunia versi Guinness world record, demikian lansir Orange.co.uk

Stewie, seekor kucing Maine Coon berusia 5 tahun, berhak mendapat sertifikat sebagai pemegang rekor baru dengan ukuran tubuh sepanjang 123cm mulai dari ujung hidungnya hingga ujung ekornya.

Sang pemilik, Robin Hendrickson dan Erik Brandsness dari Reno, Nevada, mengatakan bahwa mereka memutuskan mencoba mendaftarkan kucing itu ke buku rekor sedunia setelah mendengar kekaguman orang-orang mengenai panjangnya tubuh Stewie.

"Kami menyadari tubuh Stewie yang panjang sekitar tiga tahun lalu," tutur Mr Hendrickson kepada Reno Gazette-Journal. "Semua orang memuji dengan mengatakan, 'Panjang sekali kucing itu!' "

Stewie dianugerahi gelar oleh Guinness World Records sebagai kucing domestik terpanjang di dunia. Rekor sebelumnya dipegang oleh kucing lain dengan ukuran tubuh sepanjang 121cm.

Jumat, 22 Oktober 2010

Lebah Terbesar Di Dunia Berasal Dari Indonesia


Anda pasti pernah atau bahkan sering melihat yang namnya lebah. Hewan yang bernama lebah tersebut sering kita ambil madunya yang kaya akan manfaat. Tapi kali ini kita tidak akan membahas tentang khasiat dari madu lebah, melainkan membahas mengenai jenis lebah yang dianaggap sebagai lebah terbesar di dunia.

Tahukah anda jika lebah terbesar di dunia bernama Megachile Pluto dan terdapat di Indonesia. Lebah ini menggunakan resin untuk membuat kompartemen di sarangnya. Betinanya dapat tumbuh sebesar 3,9 cm dengan panjang lebar sayap 6,33 cm.

Megachile Pluto dianggap sebagai lebah terbesar di dunia, dan disebut juga sebagai Wallace's Giant Bee. Sedangkan pejantannya hanya tumbuh sekitar 2,3 cm.

Megachile Pluto pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1859 oleh naturalis Alfred Russel Wallace. Pernah dianggap punah sampai ditemukan kembali pada tahun 1981 oleh Adam C. Messer, seorang entomologi Amerika, yang menemukan enam sarang di pulau Bacan dan pulau-pulau terdekat lainnya.

Lebah ini membangun sarang mereka di dalam sarang rayap aktif, yang menjelaskan mengapa penduduk pulau tempat habitat lebah tersebut bahkan tidak mengetahui keberadaan lebah-lebah terbesar tersebut.