Tampilkan postingan dengan label penguin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penguin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Agustus 2010

Ayam Unik Yang Berjalan Seperti Penguin


Ayam yang satu ini sangat aneh bila dibandingkan dengan ayam-ayam yang lain. Inilah Mumble, ayam dari China yang mengira dirinya adalah seekor penguin. Alih-alih mengorek tanah mencari makanan dan bertengger di kandang, dia malah berjalan layaknya seekor penguin.

Pemiliknya Lu Xi, membesarkan ayam itu dari kecil. "Dia memiliki sayap yang kecil, mirip seperti penguin, gayanya juga seperti penguin pada saat mengepakkan sayap dan berjalan," ujarnya seperti diberitakan Orange. Media lokal di Jiangsu pun menamainya Mumble, seperti karakter seekor penguin yang tak bisa menyanyi tapi jago menari dalam sebuah film animasi di Happy Feet.

Lu Xi mengaku tak masalah ayam uniknya diberi nama Mumble. Meski ia mengaku belum pernah menonton 'Happy Feet'. "Aku tidak pernah liat filmnya, tapi aku suka nama itu, walaupun dia tidak bisa menari dan juga mungkin tidak akan bisa berenang," lanjutnya. "Mungkin karena itu dia tidak bisa terbang," kata Lu Xi seperti diberitakan situs media, Orange.co.uk.

"Tapi ayam itu seharusnya bahagia, semua keluarga saya menyukainya jadi kami memutuskan untuk tidak membuatnya menjadi sebuah masakan," pungkasnya. Tak hanya fisik yang mirip penghuni kutub, perilaku ayam Mumble juga tak seperti rekan-rekannya, sesama ayam. Dia tidak menggunakan dua cakarnya untuk mengais tanah. Mumble juga tidak berkokok. Keunikan fisik Mumble adalah pada sayapnya yang kecil dan badannya yang tegak lurus saat berjalan sehingga mirip seekor penguin.

Sabtu, 31 Juli 2010

Ratusan Penguin Ditemukan Mati Karena Kelaparan


Nasib penguin kelihatanya benar-benar berada pada tingkat yang kritis. Penguin-penguin tersebut kini terancam kepunahan dengan adanya ratusan penguin yang mati akibat kelaparan di sepanjang pantai Brazil. Para ilmuwan yang khawatir terus melakukan penyelidikan mengenai penyebab kematian tersebut.

"Sekitar 500 hewan bertubuh hitam-putih ini ditemukan mati dalam kurun 10 hari terakhir di kawasan Peruibe, Praia Grande, dan pantai Itanhaem di kawasan Sao Paulo," ujar Thiago Do Nascimento, ahli biologi di Peruibe Aquarium.

Seperti dikutip dari Yahoo News, sebagian besar penguin Magellan ini berimigrasi ke utara dari Argentina, Chile dan Kepulauan Falkland untuk mencari makanan di perairan hangat. Namun, kenyataannya banyak penguin tidak menemukan lokasi yang diinginkan.

"Otopsi yang dilakukan pada beberapa burung mengungkapkan bahwa perut mereka sama sekali kosong sehingga kemungkinan besar penguin ini mati kelaparan," kata Nascimento.

Para ilmuwan sedang menyelidiki apakah kehadiran arus yang kuat dan air dingin melebihi normal telah menyakiti populasi atau menggangu pola makan penguin. Tidak hanya itu, aktivitas manusia diperkirakan memiliki peran dalam kematian pinguin ini.

"Penangkapan ikan melebihi batas telah membuat jumlah ikan dan cumi-cumi menjadi langka," kata Nascimento.

Nascimento mengatakan bahwa penguin memang memiliki kebiasaan berenang ke arah utara setiap tahun. Namun mereka kemungkinan tersesat di sepanjang jalan atau kelelahan dan mati kelaparan, sehingga berakhir di pantai Brazil yang nyatanya jauh dari tempat hidup mereka.

Jumlah ini, menurut Mascimento, sangat aneh karena biasanya hanya 100-150 penguin yang muncul di kawasan itu setiap tahun dan sekitar 10 penguin yang mati.

"Apa yang mengkhawatirkan bagi kita,” kata Nascimento, "adalah jumlah yang sangat tinggi dari kematian penguin dalam jangka waktu yang pendek.

Mari kita mulai selamatkan hewan-hewan lanka dari kepunahan dengan tidak mengekploitasi sumber daya yang ada secara besar-besaran.