Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

Semut Ketahui Kematian Rekanya Dari Penciuman


Anda pasti sering melihat hewan kecil yang satu ini, mereka biasanya berada disekitar gula atau tempat-tempat yang berbau manis, dialah semut. Ketika seekor semut mati, teman satu sarangnya dengan segera mengevakuasi dan menyingkirkannya. Dengan begitu, risiko koloni semut tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit dapat diminimalisir.

Tetapi bagaimana se-ekor semut mengetahui rekannya sudah mati? Ada teori yang menyebutkan bahwa semut mati melepas zat kimia yang dihasilkan oleh pembusukan, semisal asam lemak. Bau zat kimia itu menjadi pertanda kematian mereka bagi koloni semut yang masih hidup.

Kini ahli serangga yang meneliti semut Argentine, serangga galak yang sangat teritorial, menyodorkan bukti adanya mekanisme lain di balik necrophoresis, pembuangan anggota koloni yang mati.

Semua semut, baik hidup maupun mati, memiliki "zat kimia kematian", namun semut hidup mempunyai zat kimia lain yang diasosiasikan dengan kehidupan, yaitu "zat kimia kehidupan." Ketika seekor semut mati, zat kimia kehidupannya memudar atau terurai, dan hanya zat kimia kematian yang tersisa.

"Itu karena semut mati tidak lagi tercium seperti semut hidup sehingga langsung diangkut ke kuburan, bukan karena tubuhnya mengeluarkan zat kimia unik baru yang terbentuk setelah dia mati," kata Dong-Hwan Choe, peneliti utama riset di University of California, Riverside, Amerika Serikat.

Temuan Dong-Hwan Choe dipublikasikan dalam jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences. "Memahami mekanisme yang tepat tentang necrophoresis semut dapat membantu para peneliti mengembangkan strategi manajemen hama yang ramah lingkungan sehingga mencapai hasil maksimal dengan jumlah insektisida lebih sedikit," kata Choe.

Studi terhadap semut Argentine yang dilakukan Choe dan timnya mengindikasikan bahwa sesama penghuni sarang mendistribusikan insektisida yang bekerja lambat dan non-repellent yang efisien di antara mereka lewat necrophoresis.

Ketika seekor semut yang terpapar insektisida itu mati di dalam sarang, semut lainnya akan menggotong jasadnya berkeliling, dan insektisida pun dengan mudah tersebar dari mayat semut kepada semut sehat, ujarnya.

Ternyata hewan yang sangat kecil seperti semut memiliki sebuah keunikan tersendiri, sehingga mendorong para ahli untuk menelitinya.

Senin, 26 Juli 2010

Pelajaran Yang Dapat Kita Ambil Dari Air



Kehidupan mengajarkan pada kita banyak ilmu dan pengalaman serta hikmah dari segala hal yang pernah kita lewati. Tetapi karena pelajaran hidup tidak selalu terjadi dalam peristiwa – peristiwa besar melainkan dalam peristiwa dan kejadian – kejadian kecil yang terjadi sehari – hari, maka kita perlu lebih peka dan banyak belajar dari lingkungan dan alam sekitar kita. Karena manusia adalah makhluk yang dikaruniakan otak dan pikiran serta naluri untuk senantiasa belajar baik secara alamiah maupun ilmiah, baik secara sadar maupun tidak sadar maka sudah sepantasnyalah kita mengkondisikan diri kita untuk senantiasa belajar dan belajar.


Dan kita manusia dikaruniakan naluri, insting dan akal untuk belajar secara otomatis, yang menurut banyak ahli disebut sebagai unconcious learning alias belajar secara tidak sadar. Kita bisa belajar dari mana saja, kapan saja, dengan siapa saja dan dari apa saja. Salah satunya ialah belajar dari air. Air ternyatadapat memberikan pelajaran yang mungkin akan berguna bagi kehidupan kita, diantaranya:

1. Menjadi pribadi yang terus belajar laksana air yang terus mengalir ke satu arah, tidak peduli apa yang terjadi

Ketika ada batu besar di tengah-tengah, apakah air akan menyerah dan berhenti mengalir? Apakah air akan berkata, "Ada batu besar di depan, lebih baik saya menyerah dan berbalik"? Air itu akan tetap mengalir melewati batu dengan mengalir ke sisi kiri dan kanan batu. Meskipun Anda menghalangi air dengan membuat penahan di sepanjang sungai, air akan tetap mengalir.

Seperti layaknya bendungan, meskipun air ditahan, ia akan terus mengalir dan dalam waktu lama akan berkumpul lebih tinggi dari bendungan dan berhasil mengalir keluar. Hebatnya, semakin ditahan, kekuatan air akan semakin besar sehingga dapat membangkitkan listrik. Air tidak pernah berpikir untuk berbalik arah. Air tidak pernah berhenti untuk mengalir hanya karena ada beberapa penahan di depannya.

Anda juga bisa belajar dari prinsip air yang mengalir. Anda harus terus maju dan berjuang demi impian Anda. Jika menemui rintangan yang berat, maka Anda bisa mengambil jalan lain dan melewatinya, seperti air yang mengalir melewati sisi kiri dan kanan batu. Air tidak pernah mundur, Anda juga tidak boleh mundur, karena mundur itu lebih mudah daripada terus maju.

2. Menjadi pribadi yang pemberani


Air juga tidak pernah takut jika sudah berada di tepi air terjun. Ia akan terus mengalir dan jatuh ke bawah dan kemudian terus mengalir maju ke depan. Begitu juga, ketika Anda menemui sesuatu hal yang sangat membuat gentar, maka Anda harus berani menghadapinya daripada menghindari dan memutuskan untuk menyerah. Semoga air yang mengalir ini bisa mengubah diri Anda dari yang pesimis dan mudah menyerah menjadi pribadi yang tegar, optimis dan selalu bangkit dari kegagalan untuk menuju tujuan akhir di mana Anda ingin berada.

3. Being unstoppable


Being unstoppable, menjadi manusia yang tidak terhentikan. Maksudnya? sederhananya seperti ini, anda selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri senti demi senti, inchi demi inchi sedikit demi sedikit setiap harinya. Masih ingat kan dengan pepatah lama, sedikit demi sedikit lama - lama jadi bukit? inilah inti dari menjadi pribadi tak terhentikan. Anda harus terus "memaksa" diri anda untuk terus berpikir, belajar, berinovasi dan berkreasi menciptakan sesuatu yang produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Anda harus memiliki tekad yang sangat kuat untuk berusaha sesungguh - sungguhnya untuk membuat impian anda menjadi nyata tak peduli ratusan ataupun kegagalan yang anda temui dalam perjalanan.

Ketika pada akhirnya satu impian anda sudah terwujud, belajar lagi untuk membuat impian dan pencapaian - pencapaian lain dalam hidup anda, sehingga anda terus menciptakan kesuksesan yang tidak terbatas dalam hidup anda. Inilah hakekat dari menjadi being unstoppable, pribadi yang tidak terhentikan.

Itulah beberapa filosofi yang dapat kita pelajari daria air, bahkan legenda kungfu seperti Bruce Lee juga berkata, jadilah seperti air karena dimanapun air berada dia akan selalu menyesuaikan diri dengan wadahnya.